Tips Berkenalan Kemudian Berhubungan Via Dating Site/Internet, Sampai Pertemuan dan Kencan Pertama Kali

odsumber gambar: www.itindiana.com

Judul yang panjang!!!!^^

Sama sekali tidak ada rencana untuk memposting yang kayak begini sebenernya, he he. . . Hanya saja, tiba-tiba aku teringat masa lalu di saat aku mengetik kan judul tersebut, namun di kolom pencarian. Yang artinya kalimat itu menjadi kata kunci pencarianku.

Mengapa begitu? Karena aku tahu betapa riskan nya hubungan dan situasi yang aku akan lalui tersebut.

Ada banyak cara untuk mengenal bule, misalnya dari dating site (klik di sini untuk mendapatkan dating site terbaik menurutku!), berjalan-jalan ke tempat yang banyak mereka (klik di sini untuk mengetahui sarang bule di Indonesia), bersekolah/bekerja/whatever ke sarang mereka (luar negeri), dll. Namun yang akan aku bahas di sini adalah via dating site/internet *sesuai judul*

Ok, mari kita mulai dengan tips berkenalan via dating site menurut aku:

Lihat tampang nya!

Uderstand what I mean?

Ok, yang aku maksud bukan *ada lesung pipit atau tidak*, *mata nya biru apa hijau*, *tinggi nya 180 apa 190*, dll yang menyangkut ciri fisik bawaan lahir. Maksudnya maybe itu masuk pertimbangan, maybe kamu memang harus melihat itu untuk menyesuaikan selera mu, tapi itu bukan yang aku bicarakan di sini.

Yang aku maksud di sini dengan tampang adalah; adakah yang unusual dari dia?

Misalnya:

Apakah dia beranting di telinga, hidung, lidah, leher, kepala, pundak, lutut, ka. . .#stop

Apakah dia mewarnai rambutnya menjadi pink, orange, ungu, merah, kuning, hijau, di langit yang bi. . .#please

Apakah dia mengenakan pakaian dengan gambar tengkorak, alis di ukir, kepala botak, ada tanda panah nya. . .#GOD

Ok, begitu kira-kira. . . mungkin sebaiknya kamu harus mempertimbangkan sedikit untuk berhati-hati dengan orang seperti itu. Maksudku, kita memang tidak seharusnya men-judge seseorang dari penampilan, karena menurut pengalaman, aku juga ada berteman baik dengan seseorang berinisial BC yang gondrong dan blangsak, tapi kita nyambung dan bertean baik, (aku menceritakan interaksi kami di sini) tapi ada baiknya untuk orang-orang yang tampang nya saja unusual begitu, jangan terlalu berharap.

Lihat background nya!

Ok, selanjutnya setelah kamu yakin bahwa tampang dia sudah memenuhi syarat, lanjutkan dengan melihat background nya.

Background? Yang kek gimana itu?

Mari kita ambil contoh kamu mengenalnya di Asian Dating. Di saat kamu mendaftar di sana, kamu di minta mengisi form untuk data diri secara lengkap mulai dari pendidikan, status hubungan saat itu, bahkan sampai ada pertanyaan yang menanyakan tentang film favorite. Nah, si dia juga di beri form yang sama lho^^

Baca dan teliti pelan-pelan form tersebut!

Ah Val, itu mah bisa aja dia isi bo’ong. Bisa aja dia scammer yang lagi memasang strategi untuk mencari mangsa.

Ok, ok, I am fully aware on that posibility. Itulah kenapa kalian harus melatih insting kalian dalam mencocokan yang dia tulis dengan bagaimana interaksi dia dengan kalian. Maksudku, pernahkah kalian mendengar istilah:

Hidup dalam kebohongan, ibarat hidup di kelilingi api. Kamu tidak akan pernah tenang. Kamu akan sibuk untuk mencari ide kebohongan baru, untuk menutupi kebohongan lama.

Itu berlaku untuk para scammers. Se handal-handal nya scammers, pasti ada celah yang terbuka seiring berjalannya waktu. Percaya deh!

Baca di sini untuk ciri-ciri love scammers!

Lihat chemistry nya denganmu!

Sebenernya nggak yakin apakah aku harus memasukan tahap yang ini atau tidak toh sebenernya semua orang juga tahu ini, tapi aku berujung memasukannya pula.

Apakah ada spark terasa di balik dada mu?

Apakah kamu dan dia bisa berkomunikasi dengan baik dan nyaman?

Apakah kamu bisa melihat dan membayangkan ‘kalian duduk minum kopi dan mengobrol’ dengan bibir tersenyum bahagia?

Banyak lagi apakah yang pastinya kamu lebih tahu.

All done and checked Val.

  1. Tampang
  2. Background,
  3. Chemistry

Semuanya udah top markotop.

Ok. . . . Berarti kenapa tidak melanjutkan ke tahap pertemuan?

Ini dia tips untuk pertemuan pertama kali pasca perkenalan via dating site:

Bertemu di waktu siang, tempat ramai, dan terbuka.

Beh beh beh. Yang kamu bilang itu udah sebelas dua belas sama yang di bilang nenek ku Val.

Jangan remehin nenek-nenek! Mereka mengatakan itu berdasarkan pengalaman.

Umm, nggak perlu se-detail itu kan aku menjelaskan ini? Udah pada ngerti kan? Pinter!

Bawa logika, tapi tinggalkan perasaanmu di rumah.

Wuiidih, begimana cerita? Begimana bisa ninggalin perasaan?

BISA!

Perasaan adalah bagian yang paling lemah dari manusia. Dia sangat mudah di takhlukan hanya dengan kata-kata manis, kata-kata sedih, kata-kata cinta, dll. Jadi, dia sama sekali tidak cocok untuk di bawa ke pertemuan pertama kamu.

Karena sekalipun tampang, background, dan chemistry udah top, bukan berarti semuanya sudah aman. Bisa saja penilaianmu melalui internet tadi salah. Jadi pertemuan pertama ini masih sangat riskan.

Bawa temen kalo bisa.

Well, yang ini agak sedikit bukan hal yang sangat aku anjurkan. Menurutku tidak terlalu sah untuk membawa teman di pertemuan pertama. Maksudku itu adalah ‘your’ time. Kenapa mesti di share?

Tapi buat kamu yang nggak bisa membawa logika dan meninggalkan perasaanmu, kamu bisa membawa teman untuk alternatif. *banyak jalan menuju Roma^^*

Umm, dalam kasus ini kudu temen yang berpendirian kuat, netral, dan pastinya dia harus seseorang yang membawa logika nya. Ok?

Pastikan seseorang tahu kamu menemuinya.

Pokoknya udah ngerti kan? Jangan sampe orang rumah panik nyariin kamu yang nggak ada kabar, eh ternyata ketemuan pertama kali sama kenalan dari dating site. Itu tidak benar.

Mending aja kalo misalnya si dia orang baik yang tepat sebelum maghrib udah nganterin kamu ke pintu pager. Gimana kalo dia adalah cowok yang membungkam mulutmu dengan lakban, mengikat kaki dan tanganmu dengan nilon, lalu memasukanmu ke bagasi mobil dan menjalankan mobil ke pedesaan, menempatkanmu di rumah kosong, dan memasang baner ‘Rp.50.000 sekali pake’ di depan pintu rumah kosong itu?

Siapa yang bisa menolong jika tak ada yang tahu? Mungkin saja kamu akan di laporkan hilang terlebih dahulu, lalu poslisi akan melacak apapun yang berkaitan denganmu, kamu di temukan sudah menjadi mayat, atau lebih buruk baru di temukan setahun kemudian sudah sebagai wanita yang sangat menyedihkan.

Nggak mau kan?

Pastikan kamu tahu yang kamu mau.

Allright. . . .

  1. Jadwal siang ku padet banget 7 hari dalam seminggu, nggak ada longgar sama sekali bahkan untuk jam 12.00-13.00 pun aku sibuk. Pokoknya yang bisa muat me-time itu ya ba’da maghrib. Terus, aku nggak alergi deket-deket sama orang atau diam satu ruangan dengan lebih dari dua orang. Di ruangan terbuka orang bisa ngeliatin kami. Aku bisa gatel-gatel terus bentol kalo di liatin orang. Alergi nya mematikan Val. Gimana dong?
  2. Terus logika ku lagi flu, yang available cuma perasaan. Aduh, pusing banget jadinya.
  3. Temen juga pada sibuk. Ada yang enggak, eh, malah bilang gini ‘langkahi dulu mayat ku, baru aku mau jadi obat nyamuk’.
  4. Terus aku nggak bisa ngasih tau siapa-siapa karena kalau sampai aku kasih tau, Rusia bakal langsung menekan tombol untuk menjatuhkan bom di Indonesia.

Apa yang harus aku lakukan Val?

Maka jawabanku adalah KAMU HARUS MEMASTIKAN BAHWA KAMU TAHU YANG KAMU MAU.

Dengan mengetahu yang kamu mau, maka apapun yang kamu alami, apapun yang kamu lakukan, kamu tidak akan menyesalinya. Percaya deh!

Mau kamu di jadiin mistrees sama dia, di tinggalin setelah one night stand, di tipu jutaan dolar, di cambuk dan di jual, semuanya akan FINE saat kamu tahu yang kamu mau, dan hanya melakukan yang kamu mau itu.

Tentunya kamu tidak akan MAU di tipu dan di cambuk, bukan?

In case misalnya kamu di tinggali setelah one night stand, setidaknya kamu orgasme, kan? ha ha. (NO JUDGE)

Setelah hubungan internet lancar, bertemu juga lancar, adakah niatan untuk melanjutkan ke tahap berikutnya?

Tips untuk berkencan setelah hubungan internet dan pertemuan pertama:

Hanya ada satu tips dariku: Biarkan semuanya mengalir seperti air!

Baca diskusi ku dengan seorang teman tentang hubungan yang ideal menurut dia dan aku di sini!

Baca juga pengalaman ku dari plan one night stand, hingga berubah menjadi long term relationship dengan NB, di sini.  Atau dengan mantan ku MJ dulu, di sini atau dengan CM di sini!^^

Teu teu teu teu. . . akhirnya kita sampai ke penghujung kegajean ku ini. Semoga membantu, sekecil apapun itu, walaupun bentuk bantuannya adalah: mengeluarkan pikiran ‘ah, what a joke. this post is nonsense’ dan kemudian menimbuklan tawa mu, aku tetap bersyukur kamu membaca nya:)

Semoga semuanya di lancarkan bagimu, dan jika ada yang salah atau kurang dari post ini menurut kalian, bisa di kemukakan di kolom komentar.

Advertisements

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s