Are You OK? Bombs in Jakarta!

IMG_20160115_002855

Seperti yang kalian lihat di gambar, aku dapet pesan seperti itu dari NB jam 1.45-an sedangkan aku waktu itu masih tidur siang dan baru bangun pas udah sore jam lima-an. Artinya aku emang baru baca jam segitu.

Terus Val kamu capek-capek mosting ini gegara itu doang? Gegara dia nge-WA nanyain keadaan mu? Kurang kerjaan banget sih!

No! I’m not that kurang kerjaan. Aku posting ini karena aku pengen nge-share seberapa panik nya aku tadi (or should i say kemaren soalnya sekarang udah lewat jam 12?) sore pas bangun-bangun dan ngedenger berita itu. Boms (pake s artinya plural) di Jakarta.

Lalu aku membalas bahwa aku baik-baik saja tapi tidak masuk. Maksudnya centang nya cuman satu doang, yang artinya udah kekirim dari HP aku tapi masih lengket di operator dan belum nyampe ke dia. Lalu aku minggat dari WA dan langsung ke Google, nyari berita.

Bom dan baku tembak terjadi enam kali di berbagai titik dan salah satunya di Jakarta Pusat dekat Embassy. Dan dua WNA menjadi korban. What? WNA? Dekat embassy? Aku bahkan tidak cukup konsentrasi untuk mengetahui ternyata itu embassy nya Amerika bukan Canada :P.  Soalnya seperti yang aku beri tahu di postingan ini, bahwa NB akan ke embassy siang itu.

Lalu aku berbalik ke WA dan last seen nya dia itu sekitar waktu nya ngirim pesan ke aku. Oh my! Aku terkena serangan panik. Serius. Benar-benar terkena serangan panik karena saking takut nya setelah tiga kata yang di otak ku berkaitan dengan NB; embassy, WNA, korban.

Jujur aku menangis di saat itu. Itu benar-benar pertama kalinya aku sangat panik dan cemas akan keselamatan nyawa seseorang. Maksudnya itu WNA meninggal di Starbuck dan dunia tahu NB suka kopi.

But terimakasih atas penyertaan Tuhan, dia baik-baik saja.

Aku baik-baik saja dia pergi dari Indonesia, tinggal di bagian dunia lain yang berbeda 12 jam denganku, aku tidak peduli yang penting dia masih bernapas.

Well, sebenernya ‘jahat’ banget gegara setelah mendapat konfirmasi bahwa dia baik-baik aja, aku langsung mengucap syukur dengan sangat pada Tuhan. Maksudnya ku juga bersorak gembira karena itu bukan dia. Walau bagaimanapun, korban tersebut tetaplah korban. Turut berduka buat korban dua orang tersebut dan 25 orang lain yang luka-luka. Semoga di terima di sisi Tuhan dan yang di tinggalkan di beri ketabahan serta ketenangan dan bagi yang luka-luka segera di pulihkan.

Serta terakhir pada para terorist semoga mereka sadar bahwa yang mereka lakukan itu apapun alasannya, adalah SALAH BESAR. Baik untuk alasan agama, pengalihan freeport, atau apapun itu, membunuh dan melukai orang lain adalah SALAH BESAR.

Dan masalah banyak sekali argumentasi yang berkoar untuk hal ini yang mengatakan bahwa Indonesia akan menjadi Suriah yang lain karena Freeport, menurut pandanganku sendiri, tidak perlu terlalu terhasut. Maksudnya memang sangat aneh itu terjadi tepat di hari terakhir penjualan saham freeport, but jika kita terlalu menyalahkan West untuk hal itu tanpa memiliki sedikit kecurigaan bahwa itu ISIS yang sebenarnya, maka bagaimana jika itu benar-benar terorist ISIS seperti yang mereka akui?

Ah entahlah, aku sudah cukup pusing dengan Fisika dan penelitian untuk berpikir masalah ISIS atau freeport. Semoga yang di atas-atas (pemerintah dan semacamnya bisa mengatasi ini), dengan bantuan dari yang di atas (Tuhan). Amen.

 

 

Advertisements

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s