7 Step Penting Dalam Dunia Percintaan

549352b9ccdc11b4703ab196f7fcba23sumber gambar: www.pinterest.com236 × 158Telusuri pakai gambar

Step kehidupan percintaan. Bagaimana sih yang benar nya?

Well, beda kepala tentu beda ide, tapi silahkan baca lebih lanjut jika ingin tahu isi kepala saya:)

  • Stranger

Baiklah. Apa sih yang tidak di mulai dari stranger? He he. Ini memang tahap dasar dan yang pertama.

You have no idea who is he. But you know he is ‘real’ on there, somewhere.

Maybe Mr Stranger ini adalah dia yang selalu mengantre di belakang mu saat di Dunkin Donut. Atau yang sering berbarengan masuk ke lift menuju kamar mu. Bisa jadi siapa saja.

Waktu cerita ke temen:

Kamu: “Eh tau nggak sih tadi gue telat gegara apa?”

Temen: “Napa emang? Paling juga molor lagi kan, kayak kemaren.”

Kamu: “Ih sotoy lu. Tadi gue nggak molor. Emang sih rada molor tapi nggak bakal telat juga kalo misalnya cowok depan gue nggak order banyak banget dan belibet dan kasir ya ggak ngerti bahasa Inggris.”

  • Inceran

Belakangan Mr Stranger kok sering muncul sekilas di kepala sewaktu mau tidur ya?

Di saat makan batagor menunggu jam kuliah selanjutnya, kok kamu keceplosan secara nggak sadar mention dia ke temen mu ya?

Mr Stranger berubah nama menjadi ‘Si mata biru dari lantai 11’, atau ‘Si donut triple chocholate’.

Widih, sadar ataupun enggak, sekarang dia sudah naik pangkat tuh di hati mu!^^

Waktu cerita ke temen:

Kamu: “Eh eh eh eh eh. Tau nggak sih? Tau nggak sih?” As soon as duduk di kelas sambil keringetan abis naik tangga.

Temen: “Apaan? Kucing pembantu lo hamil lagi? Lu udah PR belum? Di kumpul hari ini tau.”

Kamu: “Selow, bilang aja lupa bawa usul entar sore aja ngambil dulu dari rumah. Pe’ak lu.”

Temen: “Tumben lu pinter, he he. Emang apaan yag mau lo kasih tau?”

Kamu: “Tau nggak sih cowok yang kemaren gue ceritain bikin gue telat gegara kebanyakan order di dunkin, ternyata di green regency juga.”

Temen: “Really? Tau dari mana? Lo langsung tanyain? Gelo anjir!!”

Kamu: “Iya keleus. Gue ketemu dia lagi di lift, dan dia turun di lantai sebelas. Tau nggak sih pas gue perhatiin makin deket cowoknya adeeeeeeem banget. Tinggi, cakep, putih, tegap, laki, harum pula. Anjir gue kek kesetrum tau deket dia. Mati rasa.”

Teman: “Alay lu.”

Kamu: “Biarin. Alay kan sebagian dari iman :P”

  • Kenalan

Eh, ternyata dia temen nya- temen- pacar nya- sepupu-pacarnya- saingan mu. Aduh ruwet pokoknya gitu lah. He he.

Kamu bertukar nama, bahkan maybe if you lucky juga bertukar sesuatu untuk bisa saling menghubungi. Skype ID misalnya.

Waktu cerita ke temen:

Kamu: “Eh Sar, tau nggak sih tadi gue ketemu siapa di loby pas mau naek?”

Temen: “Siapa?”

Kamu: “Tara.”

Temen: “Ngapain tu bangke di mari? Dia kan tinggal di DC.”

Kamu: “Au bodo amat. But its not the point. He he. Tau ggak sih ternyata Nico itu temen nya- temen- pacar nya- sepupu-pacar nya Tara.”

Temen: “What?”

Kamu: “Yap. Ironic. But best of it is i know who is he….my soulmate candidate^^”

Temen: “Jiiiahhh.”

  • Teman

Aii yang semalem video call an! Cuit cuit. He he

Komunikasi mulai terjalin, bahkan ada suatu saat dia mengajakmu makan siang bersama. Kalian akan berbicara banyak hal, mulai dari telur cicak sampai dengan telur tyranosaurus. But, belum sampai ke topik semisal: ‘Apa rahasia di balik trauma nya menjalin hubungan.’

Waktu cerita ke temen:

Temen: “Mane lu kemaren abis Zadat (Fisika Zat Padat)?”

Kamu: “Nongkring Starbuck bareng Nico.”

Temen: “Really? Nggak takut apa abis teror Thamrin?”

Kamu: “Apasih Sar-_-. Nasib di tangan Tuhan, ngapain gegeloan gegara teroris. Whatever. Oh iya, kemaren Nico cerita kalo Utrecht University tiap tahun nya ngadain beasiswa buat Summer School. Dia nawarin gue buat apply di sana.”

  • Sahabat

Dia menceritakan perceraian kedua orang tua nya. Dia menampakkan kekurangannya padamu. Pip pi pip pipiiip. . . Selamat level anda sudah naik setingkat lagi.

Persahabatan.

Itu yang memberi dia rasa pede dan rasa percaya untuk men-share yang terburuk dalam hidupnya dengan orang lain.

Waktu cerita ke temen:

Kamu: “Gue sedih nih.”

Temen: “Kenapa?”

Kamu: “Nico lagi ada masalah.”

Temen: “Masalah apa?”

Kamu: “Ah, susah gue nggak mungkin nyeritain ke elo. Pokoknya masalah yang bikin gue sakit ati T.T”

  • Pacar

Kyaa,, Cukhae… He he.

Well, jika si dia orang Indonesia maka pasti tahap ini di awali dengan I Love You. But jika si dia bule, maka kadang kala dan mostly nggak terlalu banyak yang manis-manis di mulut begitu. He he

Tapi jelas sekalipun tanpa ada ‘I Love You’, mister bule di tahap ini akan berlaku berbeda dari tahap sebelumnya.

Kalian akan semakin romantis maksudku dalam perlakuan. Dia ada menunjukan keprotektifan sekalipun nggak terlalu kelihatan. Maybe jika kamu fine kalian akan berhubungan seks.

Waktu cerita ke temen:

Kamu: “Tau nggak sih kita kemaren maen ke Semeru. Di puncak dia tiba-tiba narik gue semakin deket lalu nyium abis gitu bilang Thanks for being you.”

Temen: “Cinca cinca cinca? Oh my God deadly romantic.”

Kamu: “Nggak cuman itu, dia masakin kita makan malem terus bilang I will serve you like a princess tonight, dont bother to touch anything.

Temen: “Haaaaaaaaaaaaaaaahhhhhh? Mampus Val. Gelo. Pengen…..”

  • Pasangan Hidup

“Aiii yang udah di berkat berdua. Celamat menempuh hidup baru ^^”

Itu kalimat yang akan saya sampaikan ke kamu jika sudah sampai tahap ini:)

Ini adalah tahap akhir namun juga tahap ter-berat dan ter-panjang dari setiap tahap.

Di sini akan keluar yang terburuk dan lebih buruk daripada sewaktu kalian mengeluarkan keburukan di persahabatan. Namun di sini juga akan keluar yang baik dari segala terbaik dari diri kalian masing-masing.

Di sini kalian tidak hanya berjanji pada satu sama lain melainkan di hadapan Tuhan sebagai saksi utama.

Waktu cerita ke temen:

Temen: “Butek gue tidur serangjang bareng Drew (suami). Ngorok nya urgh.”

Kamu: “Lu pikir Nico kagak? Dia ngorok as soon as kepala nya nyentuh bantal.”

Wokkeh. Itu dia step-step kehidupan yang saya susun secara berurutan mulai dari step awal sampai dengan step akhir.

Kenapa harus melalui step-step panjang itu? Karena yang instan idetik dengan tidak sehat. Memang tidak semuanya tidak sehat, hanya saja 9 out of 10 bukan?

Percaya dan praktekanlah. Step panjang tersebut sangat membantu untuk mengatasi badai di step akhir yang biasanya kalau di ibaratkan dengan gempa bisa mencapai puluhan skala richter. 🙂

Bagaimana menurut kalian? Setuju? Mangga di like, share, reblog:). Ada sanggahan atau tanggapan? Sok tinggalkan di kolom komentar. Untuk tulisan-tulisan menarik lainnya bisa di lihat di archives. Kemudian untuk tulisan lain yang akan terbit di masa mendatang, sok subscribe!^^ Semuanya gratis tis tis tis 😛

Wish you luck^^

 

 

 

Advertisements

4 thoughts on “7 Step Penting Dalam Dunia Percintaan

  1. winona571

    Baru lihat artikel ini juga….

    3 bulan lalu memang berasa instan gitu. Karena kenal di Dating site, dalam 5 hari langsung janjian kopdar tamasya berdua ke pegunungan. Dalam seminggu (pertemuan ketiga) dia langsung bilang suka dan ngajakin in relationship. Dan setelah itu ya sudah pasti macam – macam yang dilakukan. Dari sekedar ngobrol sandaran dan dibelai rambutnya sampai yang lain – lain. Dari tahap 1 langsung loncat tahap 6 dalam seminggu.
    Biarpun dia memang cakep, tapi Yang aku rasakan adalah… hatiku kayak dipaksa jadi saklar listrik. Bisa di on kan dalam sekali klik… Perasaan suka (dan makin mendalam begitu tahu detail hidup dia) memang makin bertumbuh. Tapi tetap saja, kalau mau ketemuan itu ada perasaan “wah, hari ini diajakin ngapain lagi?” Mana dianya tiap hari nanya, hari ini bisa ketemuan lagi nggak? Duh… nggak sempat bernafas rasanya. Gak heran kalau dalam sebulan mendadak bubar.
    Ya entah yang sekarang, bisa rasain bedanya sih… kurasa SVR juga evaluasi knp yg kmrn “didn’t work”, ada bedanya sekarang. Dia lebih slow… lebih memberi ruang buat aku, dengan tidak ngajakin ketemuan tiap hari. Kurasa dia juga sadar kalau terlalu “push” aku kmrn…

    Liked by 1 person

    1. Ha ha ha ha. . . Mulailah dari awal sesuai step. Or kalau loncat pun jangan jauh2. . . Aku juga lagi begitu. He he

      Kita cewek berhubung dia cakep ya pasti lah kayak rasanya pengen juga. Rasanya suka juga. Rasanya ya kayak semuanya magic. But kalau kita bener2 belum siap dalemnya, ya bakal kacau. He he

      Syukurlah ternyata tulisan ini terbukti. (Oleh Kezia dan Vallendri-ARL)

      Semoga lembaran yg baru ini berjalan mulus deh. Amen😄

      Like

      1. winona571

        Yup… dalemnya belum siap. Kacau jadinya…. dicium sama orang yang seminggu sebelumnya masih completely stranger. Padahal sampai usia 33 tahun ini belum pernah dicium sama sekali.

        Hahaha… tapi kalau ulang tahap 2,3,4 dan 5 juga lucu… org kmrn sdh tahap 6 kok. Makanya yang bisa dilakukan sekarang mmg sedikit melambat. Frekwensi pertemuan jadi normal lah… bukan mcm kemarin dikejar tiap hari… mulai diskusi tentang banyak hal seperti sama teman…

        Sukses juga buatmu… 😉

        Liked by 1 person

      2. He he he he iya itu Kez…

        Mode berbeda…yg banyak tertinggal kemaren mulai lah sekarang baru lg.

        Hmmph tapi kok saya kayaknya masiih aja ya rasanya kayak kemaren2.. cuman I love you nya aja yang ga ada sekarang… ha ha #terancam #iriKeziaSVR

        Like

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s