Tiga Checklist Inti Untuk Menikmati ‘Pecah Perawan’

728px-651845-intro
Gambar dari wikihow

Aduh judul nya, ajib.^^

Begitulah tingkah saya setelah mendapat ilham tentang cara pintar membuat judul yang SEO friendly dari PanduanIM (lihat artikel nya di sini). Semoga tidak hanya ajib di judul ya:) he he

Alright girls, saya merasa wajib men-share ini sebagai tanda terima kasih saya kepada Mbak Senior yang empat tahun lalu artikel nya saya baca.

Yang pertama ter-pikirkan oleh saya dulu sebelum melakukannya adalah: rasa sakit dan darah. Hal itu semakin di perburuk oleh cerita dari beberapa teman saya tentang pengalaman mereka.

Sebut saja HL menceritakan bahwa dia sampai menangis berteriak-teriak melebihi suara musik full pakai speaker tambahan, darah nya membanjir sampai mengganti seprai dan bed cover. Kemudian YS menceritakan bahwa ia menahan rasa sakit sambil mencakar punggung pacar nya sampai luka. Darah seperti M hari pertama dan berlangsung beberapa hari.

Lah yo, horor sekali!

Seketika nyali saya menciut waktu itu. Ketakutan setengah mati untuk apa yang akan terjadi. Tapi kemudian jiwa ‘Google’ saya muncul dan kemudian saya berakhir dengan menemukan sebuah artikel tips melakukan malam pertama tanpa rasa sakit dari seseorang yang mohon maaf tidak tahu sumber nya sekarang ini.

Apa saja checklist yang harus di pastikan sebelum d-day?

  • Kesiapan minimal 80% baik fisik maupun mental.

Ini yang pertama. Don’t rush it!

Kamu boleh melakukannya saat tubuhmu sudah memenuhi syarat. Keadaan fisik mu sudah ranum kalau perlu matang. Untuk wanita yang tumbuh dengan normal menurut saya minimal enam belas tahun.

So, jika kamu yang nyasar ke sini adalah anak SMP, nasehat saya tunggu dulu sebentar lagi!

Kemudian mental tidak boleh ‘kuyu’. Pastikan itu adalah yang kamu mau. Bukan yang HANYA pacar mu apalagi yang ‘om-om’ mau. ๐Ÿ™‚

  • Partner yang tepat.

Setelah siap lahir dan batin, jangan berekspektasi terlalu tinggi jika kamu salah memilih partner.

Pengalaman dua teman saya yang di atas tersebut tidak bisa di katakan bohong atau dramatis, tapi itu bisa saja terjadi.

Di sini saya akan menyarankan kamu untuk melepas keperawanan pada yang berpengalaman di bidang ya *wehh*. Maksudnya yang se-enggaknya lah sudah nggak perjaka.

Kenapa?

Karena cowok perjaka 90% clumsy. Mereka kebanyakan masih belum terlalu mengerti tubuh wanita dan melakukannya seadanya saja.

Seks dengan wanita perawan tidak bisa seadanya jika ingin meminimalisir rasa sakit. Foreplay harus maksimal dan jika di perlukan harus memiliki persediaan sarana pendukung seperti lubricant dan vibrator. Persiapan kudu maksimal.

Pokoknya partner yang tepat akan menghasilkan malam yang tepat ๐Ÿ˜›

  • The moment.

Finally kunci terakhir yang juga tidak kalah penting menurut saya adalah ‘moment’ nya.

Untuk merangsang pria, mudah sekali. Pakailah lingerie atau berdandan dengan konsum cat women, mereka langsung terancam ‘keluar’ di celana. Tapi bagaimana dengan kita para wanita? Apakah semudah itu? Apakah pria dengan kostum batman membawa kita ke edge?

No no no no. I dont know bout you, but me, , , absolutely not that easy.

Butuh chandelier, buket bunga, lagu mellow, hembusan angis sepoi-sepoi, bisikan kata romantis, cahaya bulan dan kerlip bintang, dan hal-hal absurd lainnya.

Enggak? Masak? Ngaku aja lah!:)

Baiklah itu dia tiga checklist inti yang harus di perhatikan demi mendapatkan malam pertama yang ajib.

Saya juga men-share pengalaman saya di postingan ini.

Setuju? Mangga like, share, reblog. Ada sanggahan atau tambahan? Terima pendapat di kolom komentar^^

Gumawo sudah mampir ke sini:)

Ciao

Advertisements

8 thoughts on “Tiga Checklist Inti Untuk Menikmati ‘Pecah Perawan’

  1. winona571

    Baca ini, bukannya tenang… malah makin ketakutan. ๐Ÿ˜ฆ
    Gara – gara pengalaman horor yang diceritakan…

    Barangkali kamu orangnya pede ya? Sampai bisa menikmati dengan mudah.

    Liked by 1 person

    1. Heol. . . Itu pengalaman anak-anak waktu SMA dulu Kez. . .

      Aku emang orangnya pedean banget sih, ha ha ha ha. . . But pertanyaannya “kenapa mesti nggak pede?”. . .

      Dan kalo SVR sih aku optimis dia akan bisa mengurangi ketidaknyamanan itu . . . Dia berpengalaman, dan dia sepertinya tidak seegois itu sampai nggak merhatiin kamu yang baru pertama kali. . .

      Like

      1. winona571

        Whoaaa… straight forward banget…. Ini blog yang semua orang bisa baca, loh. Hahaha….
        Mungkin kalau saya ya, bukan hanya masalah ga pede. Tapi karena banyak pikiran sih ya…. Karena nilai – nilai yang dianut, rasa takut dan rasa bersalah, sekaligus memperhitungkan berbagai macam konsekwensi yang mungkin terjadi. Sudah pasti nggak bisa relax, apalagi pede…

        SVR yaa… well… memang demikian, dia memohon untuk memberi “pleasure” ke saya (banyak kali), tapi saya nya ogah. Hahaha…. Dan dia sangat sabar… ๐Ÿ˜› Bagi saya, kesabaran dan perhatian dia akan hal – hal kecil itu mmg jadi nilai plus.

        Liked by 1 person

      2. Iya juga ya. . . Ha ha berasa email. . . Yaudah ntar ku edit lagi. . . Ada pesenan buat di buang? #pesenan๐Ÿ˜…

        Iya itu dia sih yang bikin banyak pikiran dan nggak yakin. Btw kalo blum yakin ya nanti dulu. Takut nyesel segala macem kan. Yang kebih buruk daripada nggak enak di malam pertama kan penyesalan itu.

        Ya itu dia makanya saya prediksikan SVR adalah great partner untuk melepas keperawanan.

        Like

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s