8 Alasan Kita JANGAN Mendiskriminasikan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgeder)

sumber gambar: hanyatauaja.blogspot.com500 × 250Telusuri pakai gambar

Ada yang masih ingat dengan foto di atas? Atau, , , baru lihat?

Hmm, , , bagi yang ingat, jadi mungkin ‘nyambung’ dengan topik yang akan saya bahas ini. Bagi yang tidak, mungkin bisa mengikuti sambil jalan, atau terlebih dahulu mencari tahu tentang foto itu yang saya jadikan latar belakang ide tulisan ini.

Jutaan komentar membanjiri pasangan berbahagia tersebut. Sayangnya sampai saat ini, saya masih belum menemukan yang positif. . .

Saya ada men-screenshoot beberapa komentar dari sebuah website ternama. . . mangga di lihat. . .

Screenshot - 2_26_2016 , 3_00_41 AMScreenshot - 2_26_2016 , 3_03_24 AM

Ada yang speechless, sampai ada juga yang mengutuk menyuruh mati saja, atau pergi ke neraka. . . ekstrim bukan?

Well, saya NORMAL, perfectly. . . dan akan terus seperti itu ke depan nya, dalam nama Yesus. But, , , di samping itu, saya juga tidak ada keinginan untuk mendeskriminasi mereka yang mengalami hal itu. Atau dalam hal ini, mereka yang lesbian, gay, trasgender, dan biseksual.

Kenapa?

Umm, , , ini dia tujuh alasan saya>>>

1. Itu bukan kehendak mereka

Guys. Itu bukan kehendak mereka lho. Siapa coba, yang ingin di lahirkan sebagai gay? Siapa yang ingin di lahirkan dengan miss V, namun juga menyukai miss V?

Dan pula, itu di luar kendali mereka. Itu sama saja seperti orang yang terlahir dengan sebelas jari tangan.

Well, jika lahir dengan sebelas jari tangan, mungkin masih bisa di sempurnakan dengan operasi. Tapi LGBT bagaimana mengoperasi nya?

2. Melanggar Hak Asasi Manusia (HAM)

Screenshot - 2_26_2016 , 3_22_13 AM.png

Begitu kira-kira defenisi hak asasi manusia (saya dapat dari http://www.zonasiswa.com/2014/07/pengertian-hak-asasi-manusia-ham.html dan bisa di kunjungi untuk mengetahui tentang HAM lebih lanjut) yang kita langgar saat mendiskriminasi-kan kaum LGBT.

Lho, bagaimana Vallen bisa mengatakan mendiskriminasi-kan kaum LGBT sebagai pelanggaran?

Ok, let me ask you a few questions. . .

  • Apakah kaum LGBT manusia?
  • Apakah mendiskriminasi-kan mereka bisa di katakan ADIL dan BERADAB?
  • Apakah hak mereka untuk menjalin hubungan bisa di hapuskan karena mereka SEDIKIT berbeda?

3. Mereka TIDAK NORMAL karena kalah jumlah

Saat Anna berpakaian lengkap di antara 1000 orang bugil, , , apa yang Anna rasakan? Bagaimana kamu akan menyebut Anna? Siapa yang tidak normal, Anna, atau 1000 orang tersebut?

Ok, , , well, , , in that case, , , Anna is the weirdo^^

Uhuh:)

Nah, , , sekarang, , , mari kita ganti Anna menjadi heteroseksual, dan 1000 orang bugil menjadi LGBT.

Apakah hasilnya akan berubah?

4. Itu masalah selera

Hmm, , , saat beli martabak manis, , , si penjual pasti akan menanyakan rasa apa yang kita mau. Mau isi keju apa kacang? Pakai gula, apa tidak. dll.

Well, kembali lagi kita ganti martabak tadi, menjadi orientasi seksual. . .

Apakah wajar jika kita pelanggan lain ini, menentang RASA yang di pilih oleh pelanggan tertentu?

Bagaimana bisa kita memaksa mereka mengunyah isi keju sedangkan mereka lebih prefer ke kacang?

5. Basic nya juga CINTA, kan?

Mari lihat foto di bawah ini>>>

Screenshot - 2_26_2016 , 3_09_02 AM

Saat melihat senyum cerah mereka, apa yang kamu pikirkan?

Hmm, , , hayo lho. . . pikirkan dengan hati, jangan dengan kepala dan segala ke-egois-an pemikiran mu itu!

Jelas sekali terlihat bahwa mereka sangat bahagia dan saling mencintai.

Saya yakin, , , jika vas bunga itu bisa berbicara, maka dia pun akan ikut bersaksi dan bersorak karena kebahagiaan dan cinta Joe Tully dan Tiko Mulya berpendar sekitar nya.

6. Mereka tidak merugikan kita, bukan?

Saya tanya, , , apakah perusahaan anda segera mengalami defisit pasca pernikahan mereka? Apakah ginjal anda tiba-tiba hilang? Saya rasa tidak.

So, kenapa anda ‘sewot’? Toh, anda tidak rugi apa-apa.

Iseng? Well, lebih baik pikirkan topik skripsi dan metode penelitian yang belum cocok-cocok dari semester lalu itu neng, dari pada ngurusin urusan yang tidak ada hubungannya dengan kamu!^^

7. Dosa? Itu urusan MEREKA dengan TUHAN MEREKA

Hmm, , , saya tidak tahu di agama lain. .. tapi di alkitab Kristiani,  kita di ajarkan untuk tidak saling menghakimi.

Melalui Matius 7:1-5  dengan perikop “Hal Menghakimi”, sewaktu Khotbah di Bukit, Yesus mengatakan:

Screenshot - 2_26_2016 , 3_54_37 AM

Jelas sekali bagaimana seharusnya kita tidak saling menghakimi, dan apa yang akan terjadi saat kita tidak mematuhi-nya.

Anyway, , , saya belum mencari tahu ayat tentang Sodom dan Gomora, yang sepertinya menceritakan murka Tuhan pada kaum LGBT di masa itu.

But kalau tidak salah mereka di masa itu menerima hujan api sebagai ganjaran dosa mereka, bukan?

So, Tuhan sepertinya lebih bijaksana dan merupakan satu-satunya pemegang hak veto untuk menentukan hukuman bagi manusia. Apa hak kita mencampuri urusan Tuhan?

8. Mereka sudah cukup menderita

Mendapat diskriminasi dari kita-kita yang SOK ini, , , berperang pada diri sendiri, pada PERBEDAAN itu dan akhirnya terpaksa menerima kekalahan, , , apakah menurut kalian itu tidak sulit?

Di mana nurani kita, saat jelas-jelas mereka sudah cukup sulit, namun harus kembali menerima penghakiman dari kita?

Nah ini dia akhir dari cecuap panjang dan saya rasa MASIH kontroversional ini. . .saya akan sangat berbahagia jika setidaknya para pembaca bisa mempertimbangkan 8 argumen yang saya berikan di atas. . .

Bagaimana menurut kalian? Setuju? Berguna? Mangga di like, share, reblog:). Ada sanggahan atau tanggapan? Sok tinggalkan di kolom komentar. Untuk tulisan-tulisan menarik lainnya bisa di lihat di archives. Kemudian untuk tulisan lain yang akan terbit di masa mendatang, sok subscribe! Semuanya gratis tis tis tis 😛

Have a nice day^^

Advertisements

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s