Butuh Sebuah Alasan. . . Saya Terlalu Berharga Untuk Menjadi Benalu

sumber gambar: jualbenalu.blogspot.com800 × 400Telusuri pakai gambar

“Hijau, subur dan cantik.”

Bukankah kalian setuju dengan komentar itu saat mengamati hasil jepretan benalu di atas?

Tapi, sekali-pun si hijau subur itu suatu ketika berbunga indah dan mahal, saya tidak akan memandang dia sebagai tanaman bermartabat. Apa sih? 😛

Pokoknya intinya saya tidak akan memandang dia sebagai tanaman yang menakjubkan. Kenapa? Karena dia hanyalah benalu.

Well, dalam konsep ‘tumbuhan’ mungkin tidak terlalu memengaruhi, toh tidak ada martabat dan harga diri dalam dunia mereka. Maybe *rolling eyes*

But di dunia manusia, menjadi benalu adalah satu hal yang memalukan. Setidaknya menurut saya.

Saya lupa entah saya pernah menceritakan tentang NB yang akan pergi ke Rusia, atau belum? Yang pasti dia sekarang di Rusia.

Yep! Memang, si mister gila nature itu (baca cerita ke’gila’an nya di sini!) memang tidak bertahan lebih dari satu bulan di negara nya sendiri. Dan well, dia sudah dari dulu memiliki goal untuk tinggal di setiap penjuru dunia.

Tidak seperti yang direncanakan di awal dulu, sepertinya hubungan kami bagi dia sudah sampai ke tahap ingin menjadikan saya sebagai teman menjelajahi dunia tersebut.

Sebenarnya dia memang mengungkapkan perasaan cinta sebelum berangkat dari Indonesia dulu, memang. Tapi saya masih tidak menyangka dia serius akan semua itu. Maksudnya, hubungan kami bukanlah jenis hubungan yang bisa di jadikan hubungan LDR. Tapi kami menjalaninya.

Well, bukan hubungan yang manis seperti yang kamu bayangkan. Masih hubungan penuh argumen seperti yang dulu. Hanya saja, kadang terasa sangat romantis.

IMG_20160229_161049.jpg

Itu dia sepenggal percakapan kami seminggu yang lalu guys.

Dia sedang dalam masa merayu saya untuk menyusul nya ke Rusia. Dia bahkan mengatakan akan menanggung saya.

Sangat manis dan menjanjikan, apalagi saat dia mengatakan itu sewaktu kami melakukan video call. Dengan suara nya yang bossy namun membuat kangen itu, jujur saya sempat tergoda.

S2 di luar negeri, tinggal bersama pacar yang cocok, wah, menakjubkan. Bahkan di bayangkan saja sudah sangat menakjubkan. Di tanggung, lagi! Seakan dua hal yang sebelumnya tidak cukup membuat saya bersyukur ter-lahir sebagai saya.

Saya bisa langsung terbang setelah saya lulus, dan tumbuh hijau berbahagia di sana.

But, bukankah itu menjadikan saya sebelas-duabelas atau bahkan excatly the same with benalu yang kita bicarakan sebelumnya.

Membayangkan diri saya sendiri sebagai benalu yang tumbuh subur dengan menghisap orang lain, segala bayangan indah tinggal bersama NB di Rusia yang tadinya sembat bertumbuh, seketika kering dan mati. Asek^^

Well, dia sama sekali tidak mengatakan saya sebagai benalu atau sebagainya. Saya tahu dengan jelas bahwa dia bukan jenis orang yang seperti itu. Tapi saya hanya sadar diri.

Dan misalnya, mengikuti NB ke sana tidak masuk ke dalam kategori benalu, tetap saja itu terasa salah.

Maksudnya for God sake! Saya, Vallendri Arnout yang special dan berharga, berangkat menempuh jarak lebih dari 7000 km demi mengejar seorang pria? Dan berencana hidup di bawah ketiak pria itu? HA!

Ok, itu ego saya yang tinggi yang sejak kapan saya miliki. Mari abaikan. Mari kita katakan bahwa itu sama sekali bukan benalu, dan juga bukan suatu hal yang memalukan, hidup di bawah ketiak seorang pria, mari katakan seperti itu.

Anggap saja saya pergi ke sana dan menyusul dia, kami hidup bersama berbahagia seperti sepasang manusia yang ditakdirkan oleh Tuhan, sampai suatu ketika, di titik tertentu semuanya berubah dan kami memutuskan untuk berpisah. Apa yang akan terjadi? Adakah jaminan bahwa saya tidak akan menyesal pergi ke sana?

Banyak pemikiran yang mengganggu akhir-akhir ini. Heeh. . .

Bagaimana saya menjelaskan semuanya kepada NB? Dia dengan argumen terkutuk nya yang kuat itu susah sekali di tembus-_-

NB, , , saya butuh alasan untuk pergi. . . dan alasan yang saya sebutkan ini, lebih kuat dari sekadar seorang pria. . .beri saya waktu untuk menemukan alasan itu. Please!

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .  . . . . .

 

 

 

Advertisements

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s