Hati-hati Ber-AKU-KAMU di Jabodetabek! (Kisah Hancurnya Cinta Saya Karena Aku-Kamu)

Via Ahok.org

Sudah tiga malam berturut-turut saya terbangun sekitar jam 3-4 subuh (Senin-Selasa-Rabu), dan bleh! enggak bisa tidur lagi sampai pagi!

Tahu apa hobi saya kalau sudah begitu? Yeah, apa lagi kalau bukan nyampah nge-stalk orang. Dear mantan: berhati-hatilah! ha ha ha ha

Nah kebetulan siangnya saya ngobrol sama main hommie nya Mein Catalog, Mbak Asti tentang beberapa hal termasuk mantan.

Salah dua dari beberapa mantan yang saya punya, usut punya usut ternyata adalah orang Indonesia. Salah satu dari dua itu berasal dari ibu kota negara kita tercinta: Jakarta. Dan malam ini, dialah yang kebagian hobi gelap saya tersebut.

Kami bertemu saat ESQ (menurut jawaban di Yahoo Answer ESQ itu adalah. . . baca sendiri di sini!)

Whatever, intinya di ESQ orang lagi nangis-nangis jejeritan sibuk dengan apalah itu, saya dan (maaf selalu hanya mencantumkan inisial, saya tidak ingin mengumbar privasi orang lain terlebih mantan, dan saya juga memiliki sedikit trauma dalam urusan privasi) EP malah sibuk makan di barisan belakang.

ESQ memang di pisah cowok sama cewek, tapi kebetulan karena saya datang terlambat (yang juga bersamaan dengan EP), kamu jadi duduk masing-masing di sisi pertemuan antara sisi cowok sama sisi cewek nya.

Singkat cerita, besok nya kami bertemu lagi! (Takdir? Entah lah!) Di pertemuan kedua dia ternyata tidak menyia-nyiakan kesempatan lagi. Akhirnya kami bertukar pin BB (zaman semester 1 kan zamannya BB^^).

Lebih saya persingkat lagi ceritanya, , , jadian lah kami!

Yeah, sebetulnya saya sangat ingin men-sahre tentang foto kami kali ini soalnya dia adalah satu-satunya yang saya pikir paling saya cintai sepanjang hidup saya (sejauh ini). Dan satu-satunya pacar yang hanya akan mencium saya setelah janji pernikahan. Sumpah pegangan dan bersandar di bahu dia saja rasanya seperti orgasme sepanjang malam. #apasih?

Pokoknya kami (saya pastinya) benar-benar gila satu sama lain. Ke kampus, makan, minum, olah raga, mengerjakan tugas MPKMB (masa perkenalan kampus mahasiswa baru), dst, semuanya kami lakukan berdua.

Oh, I think I still miss him. . . (What? WAKE UP VALL!!!)

Tahu penyebab awal kenapa saya dan EP putus?

Yeah, you right. Itu karena topik kita pada dini hari ini! Karena kalimat yang saya kapital kan, bold di kata kunci, dan juga tidak lupa dengan dramatis saya susun sebagai kutipan.

ITU KARENA PANGGILAN AKU-KAMU DI UCAPKAN DENGAN SEMBARANGAN.

Which is (on my case) I still have no idea about that. Itulah kenapa saya memposting tulisan ini. Harapannya nanti tidak ada lagi yang menginjak jejak naas saya ke depannya.

Ceritanya sebelum kenal EP entah bagaimana saya lupa saya memiliki seseorang yang memang selalu chat dengan saya IDB.

IDB ini ternyata satu lorong dengan EP (Asrama. IPB mewajibkan asrama untuk satu tahun). Kenal lah mereka.

Ya, saya tidak terlalu melihat masalah dari itu sih. I mean pacar dan teman saya kenal satu sama lain, kenapa tidak?

Sampai suatu ketika, IDB menceritakan tentang saya (accidentally) ke teman-teman lorong nya. Tentang makan ayam goreng kalau enggak salah.

Nah di sanalah EP mulai drama cemburu-cemburuan-nya.

Puncak pertengkaran adalah suatu ketika dia mengecek BB saya dan membaca BBM saya dengan IDB yang ternyata menggunakan AKU-KAMU.

I know. . . jika kamu adalah orang luar Jabodetabek seperti saya, kamu tidak akan mengerti apa yang menjadi masalah dari itu. Tapi bagi pacar kamu yang berasal dari Jabodetabek, ITU MASALAH!

Usut punya usut, anak muda Jabodetabek menggunakan AKU-KAMU itu sebagai panggilan akrab ke pasangan atau teman dekat saja. Selain dari pada itu mereka akan menggunakan SAYA-KAMU, menggunakan NAMA (Misal: Vallen aja bae yang nyamperin. Erin nya mending tunggu diem di stasiun daripada ribet pake google map segala.), atau GUE-ELO.

Lah di Kalimantan Tengah mana ada yang GUE-ELO (ada sih tapi yang alay teing!). Di Jogjakarta juga mana ada coba! (Asal IDB dari Jogjakarta)

Lalu mulailah keretakan hubungan kami dari sana. Saya juga entah mengapa semakin di cemburui semakin menjadi, dia juga semakin hari bukannya sadar, malah semakin menggila.

Akhirnya sampailah kami pada satu titik di mana saya entah bagaimana merasa lelah, dan dia di puncak cemburu gila nya.

Waktu itu kami sedang makan ayam bakar (masih sering ada PANG! rasa di hati setiap saya makan di tempat itu. Saya selalu menempati meja yang sama dan posisi yang sama yang selalu kami duduki setiap di sana.), beberapa waktu sebelumnya IDB mengirim pesan menanyakan apakah saya sudah makan atau belum, dan apakah saya ingin makan dengan da atau tidak yang ajaib nya saya jawab saya sedang makan, dan SENDIRI.

Seperti biasa, saat inspeksi, EP menemukan itu, dan di sanalah hubungan kami berakhir.

Well, sebenarnya beberapa hari setelah itu sih, tapi menurut saya di sanalah.

I know its my fault. Totally. But yeah, everyone make mistake dont they? Dan sebenarnya belakangan saya meyadari bahwa IDB hanyalah jalan saya melepas stress dari EP. Dari hubungan kami yang sudah tidak terlalu sehat sejak dia rutin menginspeksi HP saya.

Entah lah, saya tidak terlalu mengerti harus bersyukur atau menangis atas hancur nya hubungan kami tersebut. Enggak kebayang rasanya selalu hidup dalam tekanan. Tapi jujur juga, saat di mana saya benar-benar membuka hati saya untuk seseorang, sejauh sepertinya baru saat itu saja.

Sampai saat ini (kecuali dengan EP), saya (menurut pacar dan teman-teman saya) selalu memasang perisai perlindungan diri yang sangat sulit membiarkan orang lain masuk.

(Entah lah saya tidak begitu menyukai gagasan ini tetapi semua orang sepertinya mengatakan itu. *rolling eyes* -_-)

Salah satunya>>>

Screenshot - 6_1_2016 , 4_40_11 PM

Di atas pesan saya yang isi nya “ME?” (which is tidak ikut terscreenshoot karena tidak muat) itu dia mengatakan: “You are a strange woman.”

Hmm, , , maaf semuanya. . . saya tidak pernah menyadari bahwa saya selalu memperlakukan orang seperti itu sekali pun saya sudah sering di katakan seperti itu.

Kalau seperti di film-film sih saya teh hanya sedang menunggu sang pangeran yang bisa menaklukkan saja intinya. Adakah?^^

Advertisements

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s