Mati Lampu Itu Enggak Banget Kalau Lagi. . . Wellcome Banget Kalau Lagi. . .

https://i2.wp.com/cdn.morguefile.com/imageData/public/files/q/quicksandala/05/l/143199383693kjg.jpg

Via Morguefile

Sumpah judul nya enggak jelas gaje banget, iya enggak sih? Ya, that’s how Miss Vallendri dalam membuat judul. So, jika ada ide judul yang lebih cool, sexy, free, and simple, please beritahu saya di comment session down bellow!^^

Anyway, this is about mati lampu.

Mungkin bukan hal yang terlalu familiar di pulau Jawa (di banding dengan pulau Kalimantan), khususnya di Jabodetabek, tapi ‘ada’ saja masih. Di Bogor, saya mengalaminya beberapa kali.

Dan justru yang ‘hanya beberapa kali’ ini yang rasanya lebih menyebalkan jika di bandingkan pemadaman bergilir atau mati lampu tiba-tiba dan lama di Kalimantan Tengah. Dan lebih menyebalkan lagi saat ‘mati’ nya itu di situasi-situasi tertentu seperti:

1. Lagi pakai provider 3

Ajib deah! Ha ha

Pada pernah so saya enggak harus menuliskan detail nya? Ho, ada tuh yang beruntung hidupnya dan belum pernah merasakan. So, saya akan tetap mendetail. :p

Entah bagaimana kaitannya, tapi provider 3 akan tidak memiliki jaringan sama sekali saat listrik mati. I’m not sure maybe signal nya di transfer melalui jaringan listrik, maybe signal nya takut gelap (which is should back if we turn the ‘genset’ on, but its actually not), mungkin. . . dia hanya lelah. Menurut saya sepertinya kemungkinan nomor tiga *innocent face*

2. Memasak di bulan puasa

Syarat yang harus di penuhi di sini adalah: a) Kamu adalah orang yang bukan beragama Muslim. b) Kamu Muslim tapi sedang berhalangan. c) Intinya adalah kamu sedang tidak berpuasa.

Mungkin di beberapa kota yang tidak terlalu Muslim seperti Jogja, Palangka Raya dan sebagainya kalian masih dengan mudah menemukan warung tenda. Tapi di Bogor, khususnya di wilayah IPB, tidak mudah. Setahu saya sih ada tiga. Soto di depan BNI, warteg depan telkom (ujung Bara), Warnas Barokah yang di Berlin.

Nah dengan hanya memiliki tiga pilihan tersebut, yang kebetulan bukan tiga tempat yang paling saya sukai, saya tidak di beri pilihan selain memasak sendiri.

Tapi di saat kalian sudah kepanasan, sangat lapar, enggak ada warung, memasak nasi sendiri, mati lampu pula! God. . . *rollig eyes*

3. Lowbate!

Siapa yang suka kena kejadian mati lampu pas HP lagi lowbate? Ha ha. . . Ow, ternyata banyak sekali pemirsa. Iya, kamu yang sudah mengangkat tangan sampai-sampai berdiri di atas meja itu, ceritakan pengalaman mu!^^

4. Ada ide menulis

I don’t know bout you, but i will crazy in this situation. Soalnya, Miss Leppie saya sudah berumur dan baterai nya, , , yeah, , , begitulah. So, sepanjang waktu saya harus menghidupinya sambil mengisi daya. Kalau tidak, si baterai 100 persen tidak akan cukup untuk satu jam. Seriously, kecuali untuk mendengarkan musik melalui winamp yang setelah beberapa saat memungkinkan layar menjadi gelap namun tetap menjalankan sang pemutar musik.  Lebih cepat lagi kalau dia terus disambungkan dengan WiFi, dengan firefox yang lengkap terbuka seluruh tab nya. *shrugs*

5. Baru balik dari kampus

Or in this case bagi kamu yang bekerja bisa jadi: baru balik dari kantor. (Note: kamu menaiki kendaraan umum, bukan di antar oleh pacar dengan sebuah mobil sport keluaran terbaru, apalagi helikopter ala Christian dan Anna <Fifty Shades of Gray>, apalagi apalagi jet pribadi ala Paris Hilton)

So, degan udara seperti Indonesia yang secara rata-rata sekitar 30-32 derajat setiap harinya. Kamu, pasti akan membutuhkan AC atau paling tidak kipas angin setelah bergelut di luar ruangan. So, bagaimana rasanya datang-datang tapi mati lampu? Pasti sebal!

6. Belum mandi dan M

Air di kost beda sekali dengan air di rumah. Di rumah maybe butuh ‘mati lampu’ selama beberapa hari baru kehabisan air (note: rumah kalian adalah rumah dengan dua penampungan air 1200 liter, satu khusus untuk kamar mandi, satu untuk keperluan dapur dan mencuci). Tapi di kost, mati dalam hitungan jam bisa menghabiskan air. Khususnya kost ukuran besar (62 kamar) seperti kost saya ini, namun persediaan airnya adalah dua penampung 600 liter.

Apa yang terjadi saat tiba-tiba mati lampu dan di susul oleh mati air saat kalian belum mandi dan sedang menstruasi. Itu gila! I know that feeling. Saya menghabiskan setegah galon gara-gara hal itu. I mean khususnya bagi wong ndeso seperti saya yang merasa tidak cukup dengan tisu basah.

7. Pengin minum jus

Seharian mendengarkan dosen yang terus mengoceh tidak peduli para mahasiswa nya ini hampir gila, kalian pastinya akan merasa haus. Nah, berhubung saya mengikuti pola hidup sehat dan salah satu yang saya percaya untuk itu adalah one glass of juice everyday, maka saya suka membeli jus.

Tapi, saat kita bilang “Mbak, jus nangka campur kiwi nya satu ya.” Si mbak-mbak nya senyum minta maaf sambil mengatakan “Maaf mbak lagi mati lampu.” itu rasanya. . . God, pengin nimpuk orang deh!

Nah untuk situasi-situasi di atas saya sih hampir gila rasanya kalau tiba-tiba mati lampu. Tapi, jika untuk situasi-situasi di bawah ini, kayak nya sih, hayu hayu wae da!

1. Lagi kuliah, dan genset cadangan sedang bermasalah

Beberapa waktu lalu ada kejadian sewaktu kita lagi kuliah Nuclear Physics tiba-tiba ‘blep’ lampu mati, proyektor juga, dan laptop pak prof yang kebetulan -senasib-sepenanggungan (bahkan lebih parah) dari Miss Leppie kesayangan saya- juga ikut mati.

Biasanya, listrik IPB akan tiba-tiba hidup kembali dalam waktu kurang dari satu menit.. Tapi hari itu, kita menunggu tiga menit, masih saja gelap. Apa yang terjadi? 😮 Hah? Sepertinya sang genset lagi merajuk! Setelah sepuluh menit kelas menjalankan sesi tanya jawab di dalam gelap, akhirnya pak prof yang baik hati mengizinkan kami pulang ke rumah (kost) masing-masing.

Nah, part terakhir itu yang ajib banget!^^

2. Pengin tidur

Khususnya bagi orang-orang yang seperti saya: tidur harus dalam keadaan gelap total tanpa ada cahaya apa pun sekali pun hanya remang-remang di kejauhan. #asek

So yeah, itu dia beberapa keadaan yang ‘enggak banget’ kalau harus tiba-tiba mati lampu. Dan lengkap juga dengan keadaan ‘wellcome banget’ nya. Kurang apa lagi coba?^^

Uhm, di antara kamu ada yang ingin menambahkan? Sok saya ingin tahu, silakan saja taruh di kolom komentar. Merasa tulisan saya keren dan ingin membagikannya kepada dunia? Sok mangga, like, share, saya sama sekali enggak mind ha ha. Dan, kalau pengin menjelajah tulisan saya yang lainnya, sok cari di archieve atau di categories. Terakhir jika kamu penasaran dengan tulisan-tulisan saya yang selanjutnya, kamu tinggal subscribe saya via email. Gratis kok!^^

 

Advertisements

2 thoughts on “Mati Lampu Itu Enggak Banget Kalau Lagi. . . Wellcome Banget Kalau Lagi. . .

  1. Elisa

    Kalo lagi tidur/mau tidur mati listrik itu juga nyebelin. Soalnya AC mati dan jadi gerah, hasilnya susah mau tidur.
    Btw aku juga pernah pake 3 dan kalo mati listrik sinyalnya hilang, aneh banget 😂

    Like

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s