Chit-chat Tentang Dan Bagaimana Keluar Dari Friend Zone

https://i2.wp.com/www.hipwee.com/wp-content/uploads/2014/06/boy-ove-win-girl.jpg

Via www.how-to-do

Ok, belakangan istilah friend zone sudah mendunia dan sedang booming-boomingnya guys. Kalau kamu tidak ketinggalan informasi, maka kamu pasti pernah mendengarnya, dan maybe bahkan sekarang kamu menyadari bahwa kamu sedang berada di sana dan agaknya bisa jadi sudah nge-kost di sana. What? Kamu sudah mulai berpikir untuk membeli rumah di sana? Gaswat! Seharusnya kamu bilang dari tadi, itu emergency dan seseorang secepatnya harus menyelamatkan kamu dari sana!

Apa sih itu friend zone?

Friend zone itu girls, adalah suatu keadaan di mana kalian yang awalnya teman dan terus berteman sekali pun kamu menginginkan dan membayangkan lebih.

Contoh keadaan:

Kamu adalah dia yang selalu dia hubungi saat dia sakit, dia kesusahan mengerjakan tugas kuliah, dia kelimpungan mencari kaos kaki nya di antara tumpukan pakaian, atau bahkan saat dia sudah kehabisan pakaian bersih dan butuh cuci ekspres. Mulai bertanya-tanya apakah situasi ini adalah friend zone atau babu zone? Ha ha Excatly sometime me too but that is how it is! Dan kamu yang di hubungi ini selalu datang dalam waktu kurang dari lima menit dan mengerjakan semuanya dengan wajah bahagia. Ajaib memang, tapi begitulah berbahayanya friend zone.

Dan suatu ketika, dia menghubungi kamu untuk shopping bahan makanan untuk dinner besar-besaran. Kemudian mengajak kamu ke toko perhiasan untuk memilih kan sebuah cincin berlian. Cincin berlian!

Di tahap ini kamu akan dengan senang-senangnya karena berpikir bahwa bahan makanan besar-besaran yang dia beli itu adalah untuk menjamu kamu makan malam. Dia akan mengirim seseorang dengan tux mulus dan rapi untuk mengantarkan box dress impian semua wanita kepadamu. Kemudian mendekati jam makan malam dia akan berada di depan pagar pintu rumah kamu dengan pintu limusin yang terbuka menunggu kamu berjalan ke sana bak bidadari. Dan di saat menikmati hidangan penutup di saat kamu hampir kecewa karena dia tidak ada tanda-tanda akan memberikan cincin yang tadi kamu coba di toko perhiasan, kamu mengunyah sebuah cincin!

But the ugly truth is: handphone mu berdering dan kamu membaca WA dia;

Pal, aku akan melamar Alicia malam ini. Terima kasih sudah membantu aku menyiapkan the big day.

What? Alicia? Si cewek berambut pirang sialan yang pernah mengembalikan kado valentine karena dia tidak menyukai warnanya? NO way. They not mean for each other! Si cowok taksiranmu ini akan terluka jika bersama si bitchy. Kamu merasa tidak bisa membiarkan itu dan kamu tidak akan menyerah. Kamu akan menunggu hari putusnya mereka untuk melihat dirimu sendiri menertawakan Alicia dan menangis terharu karena akhirnya si cowok taksiranmu ini sadar seberapa dia salah selama ini karena hanya menganggap kamu sebagai teman.

Tapi, beberapa bulan kemudian kamu menemukan bahwa mereka semakin baik-baik saja dan sama sekali tidak ada tanda-tanda kamu akan segera menertawakan Alicia. Tapi kamu tetap dengan sekuat tenaga mengabaikan peringatan keras dari hati kamu dan menuruti suara kecil 0.1 persen yang menjadi minoritas. Kamu tetap setia menunggu.

Itulah yang terjadi saat kamu sedang dalam friend zone akut! YAP, KAMU SEDANG DI DALAM FRIEND ZONE AKUT. Thats the ugly truth.

Kenapa bisa masuk ke friend zone?

Masuk ke friend zone bisa di akibatkan oleh berbagai sebab. Banyak sekali sehingga membutuhkan seumur hidup (maklum ke-alay-an saya) untuk menguraikannya satu per satu. Jadi, di sini saya hanya akan menyebutkan tiga saja ya^^

1. Terlalu baik

Seperti kejadian yang sudah saya jabarkan sewaktu memberi contoh keadaan di atas girls. Intinya kalian itu terlalu baik dan selalu ada buat dia.

Dari point of view nya dia, kalian itu sudah ‘dalam tangan’. Bagi cowok, yang seperti ini tuh enggak ada greget, enggak ada buble-buble yang bisa menggugah hati mereka. (Seringnya!)

2. Terlalu tidak seksi

Di dalam sebuah drama Korea Ex Girlfriend Club episode 3 menit ke sepuluh menit 10-11 si pemeran utama wanita Song Ji Hyo dan kakak ipar nya membicarakan tentang topik yang sama dengan kita.

Intinya adalah si Ji Hyo menanyakan pada kakak iparnya yang cowok:

Kapan sih seseorang bisa di anggap berkencan? Dan kapan yang hanya sekedar teman (friend zone)?

Si kakak ipar menjawab:

Mereka berkencan jika si wanita itu cantik dan seksi, tapi mereka berteman jika si wanita itu tidak cantik dan seksi.

Uhm, lately that is the ugly truth!

3. Terlalu mengetahui satu sama lain

Kalian sudah merupakan tipe yang misterius dan selalu membuat semua pria penasaran siang dan malam, kalian juga membuat pak Ustad terancam batal puasa saking sexy dan cantik nya, tapi kalian tetap berada di zona berbahaya yang sedang kita bicarakan ini. Mengapa?

Sepertinya itu karena kalian memang benar-benar sudah terlanjur jauh dalam pertemanan kalian. Kalian sudah mengetahui A-Z satu sama lain, dan untuk memulai sebuah hubungan berpacaran di titik ini menurut saya pribadi juga agak. . . Ehen! *batuk ringan*

Kenapa bisa ‘menetap’ di friend zone?

Menurut saya sih itu simply karena kamu terlalu tidak memperhatikan sekitar dan terlalu fokus pada perasaanmu saja.

Yeah, I mean bisa jadi kamu mengatakan itu karena kamu tidak peka, atau bisa jadi karena dia terlalu bersikap ambigu. Tapi, di suatu titik, se-tidak peka apa pun kamu, kamu pasti peka saat dia bilang “aku berpacaran dengan Alicia” tidak ada yang ambigu juga kan di sana?

So, if you are on friend zone and keep on there for years like the imaginary girl on my example. Its  simply karena kamu TERLALU FOKUS DENGAN DIRIMU TANPA MEMPERHATIKAN SEKITAR.

Now, this is a wake up call! Pick it! *evil grin*

Bagaimana untuk menghindari friend zone?

Berhenti terlalu baik, berhenti terlalu perhatian, dan berhenti terlalu mudah di dapatkan!

Jangan pernah mengangkat teleponnya di dering pertama, jangan pernah membalas SMS “Hi” nya dengan pesan beruntun yang terdiri atas jutaan paragraf aneh nan abstrak yang kamu kutip dari kumpulan cerpen romantis. Jangan pernah melakukan lebih dari yang sewajarnya seseorang lakukan.

Tunjukkan padanya bahwa kamu pantas di kejar, tunjukkan padanya bahwa kamu bukanlah si gadis sebelah rumah yang akan terjun dari Monas saat dia menginginkan nya.

Kamu, adalah si cantik, manis dan seksi yang diinginkan banyak orang sehingga jika dia tidak menjaga kamu dengan baik dan berhati-hati dengan kamu,  dia yang akan menyesal sendiri nantinya!

Because you are! Because you are! ONCE AGAIN: BECAUSE YOU ARE!

Dan jika dia tidak melakukan apa-apa setelah kamu berusaha memberi umpan? Yeah, kamu harus move on! (Baca 9 Tanda Kamu Seharusnya MOVE ON dari Sebuah Relationship.)

Bagaimana untuk keluar dari friend zone?

Nah, bagi kamu yang sudah terlanjur berada di situasi ini, yang bisa kamu lakukan hanyalah: MEMBUKA MATA!

Buka mata dan juga dirimu untuk dunia luar. Stop menganggap bahwa dia adalah pria terakhir di dunia yang mungkin kamu temui. Girls, it is so wrong! Move on! (Baca Susah MOVE ON? Ikuti 10 Steps Briliant Ini!)

Selama ini kamu terlalu fokus pada dia dan lupa melirik sekitar. Girls, saya sarankan kamu menonton 500 Days of Summer dan belajar dari Tom Hansen yang diperankan Joshep Gordon-Levitt setelah di tinggalkan oleh Summer aka Zooey Deschanel.

Bagi kamu yang kebetulan sudah menonton mungkin sekarang sedang mengangguk-angguk menyadari kebenaran akan perkataan saya ini, dan bagi kamu yang belum menonton saya sangat meminta maaf karena memberitahukan akhir cerita (saya sangat benci jeis orang seperti ini: spoiler) tapi ini untuk kepentingan move on, jadi please adakan satu pengecualian, please!

Satu hari setelah Tom menerima keadaan bahwa dia dan Summer sudah berakhir dan wanita itu adalah bagian dari masa lalu, Tom bertemu dengan Autumn yang di perankan oleh Minka Kelly.

Girls, mungkin si dia yang selama ini menjebak mu dalam friend zone adalah Summer versi kamu. Dan apakah kalian tidak ingin mengikuti jejak Tom dan menemukan Autumn lain versi kamu juga? *wink*

Anyway, apakah ada di antara pembaca sekalian yang berpikir bahwa tulisan saya ini menarik? Mangga di kutip, like, share, maupun reblog. Atau, ada yang ingin memuji secara langsung, menambahkan atau pun menyanggah? Kolom komentar terbuka untuk kalian. Bodo amat sama feed back, yang kamu mau adalah straight to another amazing post? Ok its fine, you can go to archieves for it or categories so you can search the article by its category.

Ciao:)

Advertisements

One thought on “Chit-chat Tentang Dan Bagaimana Keluar Dari Friend Zone

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s