7 Alasan Kenapa Masturbasi Tidak Seharusnya Tabu

Mirror Masturbation is a helpful way to study oneself, one's body, and one's own reactions to pleasure. I had never done this before, and it was strange at first, but it changed my life. I learned alot about myself. I have since done this on a semi-regular basis, as well as guided more than one friend (both male and female) through the process, with positive results.:

Masturbasi memakai cermin Via Pinterest

Menurut Abang Wikipedia Si Ensiklopedia Bebas:

Masturbasi (istilah lainnya onani atau rancap) adalah perangsangan seksualitas yang sengaja dilakukan pada organ kelamin untuk memperoleh kenikmatan dan kepuasan seksual. Perangsangan ini dapat dilakukan tanpa alat bantu atau pun menggunakan suatu objek atau alat, atau kombinasi dari keduanya. Masturbasi merupakan suatu bentuk autoerotisisme (aktivitas seksual yang di lakukan terhadap diri sendiri) yang paling umum, meski pun hal tersebut dapat pula dilakukan dengan bantuan orang lain.

Belakangan LINE semakin sering iseng-iseng mem-PHP-kan saya dengan berbunyi namun ternyata hanya sebuah pemberitahuan berita saja. Ya, dia mengirim pesan yang berisi link-link berita terpilih versi dia.

IMG_20160622_161055

Kadang saya abaikan, tapi kadang saya klik juga. Nah tadi pagi, kebetulan ada sebuah berita yang menarik perhatian saya. Tepatnya berita yang judul nya “Ini Alasan Taylow Swift & 185 Artis Serang YouTube” yang lengkap dengan foto Taylor nya di sana. Maklum, saya kan fans berat nya Taylor Swift.

Anyway, siapa sih yang setelah ‘klik pertama’ tidak langsung memulai dan menetap dengan ‘klik-klik selanjutnya’?

So, setelah selesai membaca tentang sang idola, saya terus membaca banyak berita random hingga sampailah pada berita tentang seorang wanita yang orgasme seribu kali dalam waktu satu hari. Kata berita itu, si wanita ini full masturbasi.

Saya kemudian berpikir-pikir tentang ‘keaslian’ berita itu ataukah berita itu hanya kealayan si penulis atau pun kebohongan si sumber info pertama. Whatever, saya kemudian teringat seorang teman saya yang pernah bertanya tentang masturbasi kepada saya. Lebih tepatnya dia bertanya; “apa itu masturbasi” yang sedang di bicarakan anak-anak.

Mungkin karena waktu itu saya menjelaskan nya dengan kalimat yang kurang intelijen kali ya, sehingga teman saya ini berteriak panik kemudian meloncat dari kursi nya untuk membungkam mulut saya.

But really? Why? Why it so taboo in Indonesia sehingga membicarakannya saja menjadi hal yang ajaib?

Kemudian seharian ini selama saya menjalankan aktivitas saya yang tidak jauh-jauh dari leppie since I just working around my paper and scientific journals lately, saya terus menerus terganggu dengan suara di kepala saya yang keukeuh meminta saya untuk membuat postingan ini. #apasih?

So, di sinilah saya, mencuri waktu untuk menulis (lagi!).

Kenapa masturbasi tidak seharusnya tabu?

1. Masturbasi tidak melanggar hukum

Hayo, kumpulkan para pengacara, hakim, jaksa, bahkan para mahasiswa hukum apa pun jenisnya dan tanya: Adakah pasal dan ayat di dalam hukum pidana maupun perdata yang di langgar jika seseorang melakukan masturbasi?

Jika ada, , , um, , , tolong beritahu agar saya mengubah point yang ini ya! Ha ha

2. Tidak merugikan kesehatan

Banyak sekali mitos tentang masturbasi merugikan kesehatan. Padahal, itu hanya sekadar mitos yang tidak berlandasan. Masturbasi itu girls, adalah aktivitas yang malahan sering di sarankan oleh banyak therapist. Khususnya untuk masalah stres dan susah tidur begitu-begitu.

Alih-alih merugikan kesehatan, masturbasi malah memberikan banyak manfaat bagai kesehatan. Sehatki.com bahkan berhasil  merangkum 17 manfaat masturbasi bagi kesehatan yang dapat kamu baca di sini.

3. Membantu kamu lebih dekat dengan diri kamu sendiri

Menurut AV, seseorang yang saya kenal, masturbasi adalah salah satu langkah mencintai diri sendiri. Kamu melakukan itu pada bagian paling intim dari diri kamu. So, secara tidak sadar, kamu juga sudah berhasil memperbaiki kualitas hubungan antara kamu dan diri kamu.

Pernah dengar bahwa segala sesuatu harus di mulai dari diri sendiri? Ya, menurut saya sih sama konsep nya dengan ini juga. Saat telah bisa mencintai diri sendiri, tentu saja mencintai dan di cintai oleh orang lain juga jadi lebih mudah.

Bagaimana bisa kamu meminta pasangan kamu menyentuh diri kamu sedangkan kamu sendiri saja jijik melakukannya? It’s so. . . *melakukan gerakan memutar dengan telunjuk menuju ke kepala*

4. 0% STD

Sexual Transmitted Disease. Thats what I’m talking about.

Saat bercinta dengan diri kamu sendiri, kamu tentu saja bebas STD. Ya, dengan catatan kamu tidak share ‘mainan’ kamu dengan orang lain juga sih. But I don’t know, adakah yang rela berbagi dildo atau vibratornya  atau jari nya dengan orang lain? Gross!

5. Penghilang stres paling ampuh

I told you before, para therapist banyak yang menganjurkan aktivitas ini untuk menghilangkan stres dan membantu tubuh dan pikiran kamu menjadi lebih relax.

Apakah lebih ampuh dari yoga? I don’t know, yang pasti sih lebih mudah. :p

6. Tidak merugikan orang lain

And we can’t stop
And we won’t stop
We run things, things don’t run we
Don’t take nothing from nobody
Yeah, yeah

Seperti sepenggal lirik dari Milley Cyrus di atas, we take nothing from anybody.

7. Murah meriah karena DIY

Terakhir, aktivitas ini murah meriah karena bisa DIY. Hayo kurang apa lagi?

Kenapa itu mesti tabu? Um, menurut kamu bagaimana?

By the way, ada satu artikel menarik tentang Cara Masturbasi Pada Wanita dari doktersehat.com. . . thanks sudah mampir dan jangan lupa tinggalkan jejak di bawah ini!^^

Advertisements

One thought on “7 Alasan Kenapa Masturbasi Tidak Seharusnya Tabu

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s