Seorang Vallendri Ternyata. . .

https://i2.wp.com/cdn.morguefile.com/imageData/public/files/j/JasonGillman/09/p/c3e239fde9634c472d508d8883e462d2.jpg

Di dinding apa lantai? Via Morguefile

Guys, tadi malam di postingan I Met An Indonesian Guy: ARL ini, saya ada mengungkit tentang pertemuan minum kopi dengan agenda ‘membahas sesuatu’ bukan? Nah, salah satu yang kami bahas adalah tentang ‘apa yang disukai, dan dikeluhkan’ dari masing-masing kami.

Well, bagi saya, dia baik-baik saja. Selama hampir tiga minggu yang kami lewati, dia masih belum mengeluarkan sesuatu hal yang membuat saya tidak suka atau kesal atau tidak nyaman atau apapun. Dia, masih sempurna. . .

Tapi ternyata tidak begitu hal nya dengan saya…

Ternyata ada satu hal yang dia keluh kan dari saya. Salah satu sifat saya rupanya ada yang membuat dia tidak nyaman. Dan itu adalah sifat terlampau cuek saya.

Menurut dia, saya memiliki sifat terlampau cuek yang membuat seakan dia tidak berarti bagi saya. Pokoknya sifat saya itu membuat hubungan kami berat sebelah. Dia mempertanyakan apa posisi dia bagi saya. Di mana letak dia di hati dan hidup saya. Dia bilang setiap saya di dekat dia, dia tidak tahu tentang emosi saya dan sebagainya. Pokoknya sifat saya itu, bukan sifat yang membuat dia senang.

Dia bahkan dengan sukarela menunjukkan percakapan whatsapp kami dari awal sampai akhir dan menyuruh saya mencoba mempelajari bagaimana percakapan kami berlangsung. Menurut dia (dan kalau saya lihat-lihat memang begitu,) semuanya berjalan dari arah dia dan menuju ke saya. Saya tidak pernah memberi kabar saat dia tidak bertanya. Saya tidak pernah ingin tahu tentang apapun aktivitas dan kegiatan dia jika dia tidak berinisiatif untuk memberitahu. Saya, sangat pasif dalam komunikasi kami.

Lalu kemudian saya menceritakan semua itu pada teman (mantan saya) dan ternyata menurut dia saya memang begitu. . .

20160902_172205

I can be tough at times (pakai S). He remember certain moments (sekali lagi pakai S) saudara-saudara. . .

Bagaimana bisa orang-orang merasa seperti itu sedangkan saya sama sekali tidak pernah merasa tough atau memperlakukan mereka dengan tidak berharga?

All women are different but have similarities. . . apa menurut kalian similarities yang di miliki semua wanita? Dengan hati sensitif (berhubung lagi PMS), saya menyimpulkan bahwa mantan saya ini membicarakan tentang sikap BITCHY yang ada pada wanita (khususnya saya) dalam hal ini.

God, am I really bitchy, guys?

Saya juga tiba-tiba teringat pada mantan saya yang lain. . .

20160823_033409.jpg

Dia juga bilang bahwa saya adalah wanita yang membuat dia tidak tahu posisi dia saat bersama saya.

Saya diam-diam merasa buruk dengan sifat saya itu, tapi mau bagaimana lagi? Hmm,,, memang nya apa yang salah dengan wanita yang tidak terlalu peduli dengan apa yang di lakukan pacar nya? Apa yang salah dengan wanita yang tidak pernah memulai percaapan whatsapp dan serius menyelidiki aktivitas pacar nya seharian?

Saya memiliki urusan saya sendiri, hobi saya sendiri, aktivitas saya sendiri, dan macam-macam, dan mungkin itu membuat saya terlalu sibuk untuk menanyakan dan memperhatikan dia selama 24 jam dalam sehari. Itu membuat saya tidak sempat mengirim ucapan selamat pagi dan sebagainya. . . tapi itu bukan berarti dia priceless di mata dan hati saya.

Hhhhh, , , *menghembuskan napas berat*. . . Hhhhh. . .

Advertisements

10 thoughts on “Seorang Vallendri Ternyata. . .

  1. Membuat cowok merasa tidak berharga tuh kyk pisau bermata dua, kalau si cowok itu dominan, kamu pasti dikejar2… Apapun dia lakuin deh, untuk bisa diperhatiin kamu.. Tapi bisa juga kamu ditinggal gtu aja.. Bukan karena kurang perhatian, tapi karena egonya terluka.. Haaaa ngomong apa sih aku..

    Liked by 1 person

    1. Hmm, benar juga sih Dikdik..

      Ada satu mantan yang terobsesi banget sama aku (MJ, pernah baca pasti)..

      Ada juga emang ninggalin aku pas aku bilang ‘i just want a fuck buddy relationship’ ha ha Dan kata temen ku (temennya juga) egonya terluka…

      Hff,, cowok! Kenapa sih kalian harus ribet?

      Like

  2. Saya jadi aneh bacanya. Tapi biasanya sifat yang melekat pada perempuan itu ya perhatiannya. Nanyain kabar dan lain2. Meskipun saya sendiri kurang ngerti untuk apa melakukan semua hal tersebut.

    Liked by 1 person

    1. Aneh.. ha ha ha ha :p

      Nah itu dia Shiq, sifat yang melekat pada kebanyakan wanita itu, sepertinya tidak ada di saya. . .

      I mean saya juga mempertanyakan itu untuk apa. I mean sekali sehari sih masih fine. Tapi untuk berkesinambungan kan nggak ada gunanya juga. Iya nggak sih?

      Like

      1. winona571

        Iyalah… sehari sekali cukup…
        Kadang bingung juga… Dulu saya posesif. Tapi habis itu belajar, cowok kebanyakan ga terlalu suka digituin.

        Tapi Val… mungkin yaaa… sekali – sekali bolehlah duluan yang memulai percakapan WA. 😀 Kalau nggak gitu, kesannya memang pihak sana doang yang minat.

        Liked by 1 person

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s