Tips Buat Pria Indonesia: Cara Mendekati Wanita Di Dating Site

Hasil gambar untuk dating site
Via dailybruin.com

Tadi siang di pembicaraan saya dan Pao-Pao Oppa, salah satu yang kami bahas adalah isi dari dating site-dating site yang ada di Indonesia (nasional) misalkan OkCupid, Indonesian Cupid, Tinder, Badoo, dll.

Pendapat saya tentang isi dating-dating sites di atas adalah: kebanyakan sampah.

Kenapa? Apakah karena hanya ada beberapa bule di sana? Apa karena tidak ada yang keren? Tidak. Itu karena, yang menghubungi saya di sana kebanyakan adalah ABSTRAKERS. . . ha ha ha ha

Readers: Apa sih maksudnya Val? Apa sih yang abstrak?

Vallendri: Itu lho, cara mereka mendekati saya nya!!!!

Sebelum lebih jauh, yuk mari kita lihat sekilas deretan pesan yang masuk di akun saya tersebut. . .

Perhatikan baik-baik dan mari menarik kesimpulan. . .

Dengan melihat sekitar 30 sampel pesan tersebut, saya bisa menyimpulkan bahwa tipe mendekati yang di lakukan oleh pria Indonesia bisa di bagi menjadi:

a. Tipe “Hai” atau “Hi” alias “Hey”

Ini mendominasi dengan jumlahnya yang lebih dari 50 persen sampel.

Hm, ok. Kreatif sekali. Bagus. Tingkatkan dan teruskan jika memang kalian ingin di abaikan.^^

I mean, semenarik apapun kalian, saya tidak akan membalas pesan yang hanya berisikan satu kata singkat itu. Menurut saya, tipe kalian ini adalah tipe yang paling malesin! :p

b. Tipe “Salam kenal ya”

Hayo lho, yang cewek pasti senyum pas baca yang tipe ini. Ngerasa konyol enggak sih, dapat pesan ini sebagai pesan pertama?

Uhm, sebenarnya perasaan ada banyak yang begini isi pesan pertama nya. Tapi kok yang terscreenshoot cuman satu ya? *muka bingung*

Pokoknya yang pasti saya ingat sekali saya sering membaca jenis pesan yang ini dari para approacher (ada enggak sih kata ini?) Indonesia. Hi hi^^

Doi: Salam kenal ya. . .

Vallen: Emang situ sapa? *muka songong*

c. Tipe “Hey cantik”

Uuuu, tambah kreatif dong dari yang point a. Tambah satu kata lagi soalnya. . .

Yang ini juga saya banyak mendapatkannya kalau enggak salah, tapi kok enggak ada masuk ke foto? Ugh, saya sudah sangat malas berbalik lagi ke sana untuk mengambil foto. Percaya saja lah, ini masuk dalam salah satu tipe pesan yang masuk.

Sapaan semacam “Hi, hey, hai” di tambah dengan pujian seperti “Cantik, manis, cute, dll”.

Okkk,, thanks for that,, but,, kebetulan enggak ada uang receh. Maaf ya…

d. Tipe “PIN BB”

Uew.. saya penasaran, ada berapa pin bb yang sudah berhasil mereka kumpulkan? Apakah mereka semacam lembaga yang mengumpulkan pin bb untuk sesuatu? Atau WA. Atau LINE ID.

Pernah suatu ketika, tapi lupa yang mana orangnya dan saya males nyari tapi saya ingat jelas arahannya begini:

Doi: Hi boleh minta pin BB gak?

Vallen: Gak ada pin bb. Btw buat apa sih pin bb.

Doi: Oh gitu. Buat nambah temen ajah. Kalau LINE?

Vallen: Gak make juga.

Doi: —- lupa saya^^

Dafuq! Nambah temen saudara-saudara!

Saya jadi seketika ingat dengan masa SMP dan SMA di mana BB baru saja menIindonesia dan hampir semua orang memilikinya. . . Hampir setiap saat BBM saya berbunyi dan isinya adalah broadcast promosi pin.

Dari dulu saya sudah heran… Why? Kenapa minta di invite kepada orang-orang awam yang tidak kita kenal? Aneh. *dahi berkerut*

Guys, saya hanya satu dari entah berapa banyak yang kalian hubungi seperti itu. . . Tapi, bagaimana jika saya adalah satu dari 90 persen wanita yang merasa konyol mendapati pesan jenis seperti itu?

Gaswat dong!

Iya, makanya di sini saya hadir dengan sukarela dan gratis untuk memberi pencerahan supaya kalian bisa paling tidak sedikit menggugah keinginan membalas yang ada pada diri seorang wanita yang kalian kirim pesan. . .

Ahhh, bagi saya pribadi, ada tiga jenis pesan yang akan saya tanggapi tanpa peduli tampang si pengirim:

1.ย  Pesan panjang lebar

Yang saya maksud dengan pesan panjang lebar adalah pesan yang kira-kira berisi salam, perkenalan, dan sapaan I want to know you more. . .

Contoh:

Hi, pagi. Gue Aldo, 27, teller di BNI depan kampus kamu. You looks cute and boleh dong tahu lebih banyak tentang kamu selain fakta bahwa kamu hobi ‘menulis dan membaca’.

Boom! Simpel sexy dan menarik.

Di sana kamu sudah dengan sopan memberi salam pembuka, kemudian kamu juga memperkenalkan diri kamu dengan cara yang uhum, dan kamu juga sudah menunjukkan ketertarikan dengan mengobservasi foto aku sehingga berhasil menyimpulkan bahwa saya cute, plus, tidak hanya si otak dangkal yang hanya peduli foto, kamu juga sudah membuktikan bahwa kamu cukup berusaha membaca profil aku untuk mengetahui hobiku.

2. Pesan becanda

Pesan jenis ini seperti judul nya ya sudah jelas berisi candaan.^^

Contoh:

Di profil saya, saya menulis “Sexy, free, and single”. . . lalu kalian mengirim pesan:

Oh, ternyata dari sini SuJu mendapat ilham untuk single nya itu. I know, I know.

Atau misalnya secara tiba-tiba saja kalian mengirim pesan:

Mama. Dari tadi di cari-cari ternyata asik di sini. Anak kita, anak kita, dia udah bangun dari tadi dan kayaknya laper banget. Mama gimana sih. . .

Saya, secara pribadi paling suka pesan jenis ini yang mana belum pernah saya terima dari Indonesian guy. . .

3. Pesan simpel

Selain pesan bercanda seperti di point nomor dua, saya juga sangat menyukai pesan yang simpel namun straight.

Well, in fact, pesan ini yang mempertemukan saya dengan ARL. Ingat ARL yang saya ceritakan di I Met An Indonesian Guy: ARL ini?

Ya, kami bertemu setelah dia mengirim pesan:

Hi Val, mau jalan bareng?

Saya yang kebetulan sudah ada janji malam itu kemudian menyatakan bahwa saya tidak bisa dan mengusulkan hari lain. Tiga hari kemudian, kami minum makan steak (istilah kerennya dinner) di Abuba.

Yaiyy.. akhirnya sampai juga di penghujung tulisan.

Bagaimana? Setuju? Ada sanggahan atau tambahan? Mangga!^^

Love you guys. . .^^ *claps and bow*

 

Advertisements

24 thoughts on “Tips Buat Pria Indonesia: Cara Mendekati Wanita Di Dating Site

  1. Tin

    Hallo kk salam kenal ๐Ÿ™‚ aku idah baca hampir semua tukisan di blog kk dan aku suka sama pola pikir kk :). Bagi email dong kk pengen nanya2 dan sharing nh ๐Ÿ˜€

    Liked by 1 person

      1. ha ha ha ha.. ungkapan ‘jelek sih’ ini kok amis ya? Ini bukan gegara gak dapet-dapet dari situ, kan? #kidding

        Yaudah tar aku coba. Kali aja jodoh yang ku cari selama ini udah nunggu di sana^^

        Like

      2. :))) Tiba2 sadar,, kyknya kasar banget yah,, bukan jelek sih,, cuma aplikasinya “mentah” gtu lah,, Walaupun secara konsep keren banget ituh,,

        errrr… yaaaa.. gmana yah,, bukan gak dapat2.. mungkin gak ada yang cocok aja… #menghindar..

        Liked by 1 person

  2. winona571

    Saya memang baru bulan lalu coba bikin akun di Dating Site. Saya coba Badoo… Dan, kurang lebihnya setuju sama tulisanmu Val…
    Yang model just hi gitu, paling jauh ya saya balas hi… (lha mau apa lagi?), kecuali fotonya extremely cute. Hahaha… Itu pun saya pribadi akan lihat koleksi fotonya, baca – baca profilnya, ya minimal buat bahan omongan.

    Yang kedua, yang model “Hi cute, Hi beautiful, Hi Sexy… Hahaha… biasanya malah bikin ilfil. Pernah loh, ngajak ketemuan malah saya batalkan, karena saya mual sama hujan ucapan “manis” tadi. Nggak ada bahan omongan yang lebih masuk akal apa? ๐Ÿ˜›

    Lalu, saya coba tambahkan keterangan mengenai apa yang saya kerjakan di sini (Phd student), hobby traveling, background saya (Chinese Indonesian, krn kadang banyak yang menyangka saya dari RRC atau Vietnam), dan ternyata ada orang yang pdkt ngajak kenalan nya nanyain soal bidang ilmu dan penelitian saya. Lalu tanya berapa lama saya bakal berada di Leuven, serta tanya – tanya hal – hal yang menarik dan masuk akal. sweet, smooth dan nggak norak pdkt nya. —> Nah yang model gini yang akhirnya berlanjut (pe sekarang). Ya bener, minimal, dia “riset” tentang diri saya, sebelum ngajak kenalan. Terlihat waktu kopdar pertama, orangnya memang tidak mengecewakan.

    Liked by 1 person

    1. Nah itu dia thanks sekali udah share cerita nya.. ternyata sama ya,, hi hi

      Emang mati gaya kan kalo udah “Hi”… ha ha.. setelah di bales “hi juga”, untung kalo dia kreatif, kalo enggak, ya udah blep.

      Hff,, *geleng-geleg*

      Dan bener, ilfil banget sama yang muji berlebihan.. sebanding gak kreatif nya sama yang bilang hi itu.. he he.. dan saya juga selalu berpikir, seberapa banyak yang dia puji denga pujian murahan dia itu? dan apakah dia bakal berpikir “kena lu” saat saya berbunga dengan pujian dia..

      Oh, Kez.. semoga lancar sampai akhir deh sama dia.. *ikut nyengir bahagia* … hmm,, riset sebelum kenalan membuktikan bahwa dia pantas di beri kesempatan. . . tapi susah nyari yang begini… hi hi khususnya di daerah sini.. sejauh ini baru nemu beberapa padahal udah nenek-nenek di dating site.. lol

      Like

      1. winona571

        Disangkanya semua cewek bakal senang kalau digombalin. Hahaha….
        Lucu aja…. kok bisa ya, tahu kalau cantik atau seksi hanya dengan melihat foto? Malah aneh kan?

        Liked by 1 person

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s