Cinta Beda Agama, Terlalu Posesif, Do’i Nggak Mau Balikan Lagi

Andre (nama samaran) curhat:

Jadi orang perasa diantara teman-teman yang selalu berpikir logis susah juga.

Setiap saya cerita masalah ke teman atau sahabat saya. Semuanya seperti menganggap enteng. Kebanyakan cuma bilang santai aja,lupain aja, lemah kamu gitu aja sedih.

Saya pernah di posisi mereka yang ngga tau gimana rasanya, sampai suatu saat saya ngerasaain seperti ini dan sadar kalo perkataan spt itu sangat tidak membantu. Sepertinya sepele tapi tidak bagi yang merasakan.

Orang itu juga macem-macem ada yang cepat pulih ada yang lambat. Saya mungkin yang lambat. Jujur sampai saat ini saya bingung mau bagaimana. Saya akan mulai cerita masalah saya.

Cerita saya tentang cinta beda agama. Kalo udah  sayang. Kadang logika pun dikepinggirkan. PDKT mungkin udah hampir 6 bulan. saya ditolak udah dari bulan kedua. harusnya saya udahin aja habis saya ditolak pertama kali. tapi doi nggamau saya pergi. jadi kita masi tetep deket sampe bulan ke 6.

kita baru jadian di bulan ke enam. mungkin waktunya juga belum lama banget tapi saya ngerasa saya sayang banget sama doi. Soalnya rasanya udah klop aja sama doi dalam segala aspek. Saya mungkin terlalu posesif saat pacaran. Karena takut kehilangan doi. si Doi emang lebih banyak berteman dengan cowo.

Sebelumnya juga pertengkaran yang ada itu gara2 saya yg setiap waktu selalu pengennya sama dia. Jadi dia mngkin kurang bisa bergaul sama temennya.

Suatu waktu doi belajar di tempat temen cowonya yang juga sahabatnya. Mungkin saya yang terlalu posesif karena waktu itu juga udah malem banget dia blajar disananya. Saya jadi nuduh dia yang engga2. Semenjak itu doi minta pisah.

Sebelumnya dalam 9 bulan mnjalin hubungan. Doi atau saya udah berulang klai memutuskan untuk udahan soalnya ntar kalo beda agama pasti bakal sulit kedepannya. Cuma dalam 9 bulan itu masing masing dari kita tetep kukuh sama sama soalnya juga sama sama sayang.

Sekarang dia kukuh ngga mau berhubungan gara gara masalah yang terakhir itu. Sementara saya masih diselimuti rasa bersalah karena kesalahan yang saya buat. Saya nggamau pisah. Saya masih berharap saya bisa memperbaiki kesalahan yang ada.

Karena masalah ini saya ngga fokus dalam berbagai hal seperti sosial dan pekerjaan.

Miss Vallendri Arnout yang cantik jelita memberi pandangan:

Ya, saya sependapat dengan kamu tentang semua orang beda-beda, ada yang mudah melupakan, ada yang susah. Dan saya setuju bahwa teman-teman kamu itu agak menyebalkan.

Tapi ketahuilah bahwa mereka sebetulnya niatnya baik, pengin nya si teman mereka yang super cute ini (kamu) balik lagi kayak dulu dan enggak galau sepanjang waktu lagi. Hanya saja, mereka mungkin tidak mengerti bagaimana supaya muncul dengan solusi dan bukan hanya semacam pernyataan “ah lemah lu, begitu doang mewek…” yang sebetulnya menyakitkan hati kamu.

Ok kalau begitu mari langsung ke permasalahan utama saja ya. . .^^

Pertama saya peringatkan bahwa jawaban di sini akan jauh lebih mendetail daripada jawaban yang saya berikan di Riliv. Saya akan memisahkan seluruh curhatan kamu menjadi enam bagian yang masing-masing akan di akhiri dengan check atau cross. Jika check maka itu artinya baik untuk hubungan kalian, namun jika cross maka itu tidak baik untuk hubungan kalian:

1. Beda Agama

Di dalam tulisan 6 Dasar Membangun Sebuah Hubungan Ideal saya pernah mengatakan bahwa salah satu dasar untuk membangun sebuah hubungan adalah: kesamaan dalam fundamental value.

Dan salah satu yang termasuk ke dalam fundamental value adalah: AGAMA.

Akan sangat narrow minded jika saya mengatakan bahwa cinta beda agama tidak akan berhasil. Akan sangat narrow minded.

Cinta beda agama bisa saja kok berhasil dan happily ever after. Hanya saja akan sedikit lebih sulit. Saya sepertinya sudah pernah membagi kisah tante saya yang kebetulan menikah beda agama di tulisan 12 Kondisi Dimana Kamu Harus Memutuskan Dia point 10.

CROSS

2. Kebanyakan Investasi

Kamu sudah menyatakan cinta dari bulan ke dua, lalu di tolak-tolak-tolak sampai akhirnya di terima di bulan ke enam yang artinya dia menolak kamu selama empat bulan namun kamu terus berjuang dan menunjukkan cinta kamu.

Mencintai seseorang seharusnya sama konsep dengan investasi Andre tercinta. . .

Pertama kamu harus bisa melihat peluang bagus dan kapan harus mulai menanamkan aset kamu. Kedua kamu harus bisa menentukan seberapa banyak investasi awal yang boleh (bukan bisa!) kamu tanamkan. Ketiga kamu harus bisa membaca perkembangan investasi kamu dan apakah kamu boleh (bukan bisa!) untuk menambahkan investasi tersebut, atau lebih baik bertahan dulu.

Saya setuju dengan pernyataan kamu yang mengatakan “harusnya saya udahin aja habis saya ditolak pertama kali” ini Dre. . .

Kita mungkin banyak salah dalam melihat peluang atau pun memutuskan seberapa banyak kita harus investasi di tahap awal, tapi seharusnya kita bisa menebus dua kesalahan awal dengan lebih baik dan matang dalam membaca perkembangan serta memutuskan tentang investasi lanjutan.

Saat kamu terlalu banyak berinvestasi dalam sebuah hubungan, kamu hanya akan tersakiti lebih banyak. Percaya deh!

Mungkin ini terdengar terlalu memakai logika, tapi saya yakinkan bahwa tidak selamanya hati menuntun kamu pada kebahagiaan. Kamu butuh hati dan logika untuk bertahan hidup dan berbahagia.

CROSS

3. Terlalu Posesif
Hasil gambar untuk posesif
Possessive? Its kind of annoying! www.gaulgelaa.com

Saya mungkin terlalu posesif saat pacaran. Karena takut kehilangan doi.

Saya akan mencoba menunjukkan point ini dari sudut pandang pacar kamu. Ya, karena saya juga sedang mengalami hal ini (dekat dengan orang yang sangat posesif).

Mungkin bagi kamu ini adalah tanda cinta dan takut kehilangan. Ok, saya terima, tapi tahukah kamu bahwa inilah yang malah bisa membuat kamu kehilangan?

Sikap posesif yang berlebihan bisa membuat seorang pacar tercekik dan tidak bisa bernapas. Siapa yang mau hidup dengan seseorang yang membuat dia sulit bernapas? Tidak ada!

Bagi saya secara pribadi, posesif berlebihan adalah tanda bahwa kamu sama sekali tidak (kurang) memiliki kepercayaan dalam hubungan tersebut.

screenshot-9_25_2016-4_14_03-pm

Mungkin saya harus menyarankan kamu untuk membaca salah satu tulisan saya yang lain yang judul nya Cara Mengontrol dan Mengatasi Perasaan Cemburu.

CROSS

4. Kamu Batasi Dunia Dia

Ndre, sebelum dia jadian sama kamu, dia punya teman, keluarga, hobi dan lain-lain kan?

Menurut kamu, adil tidak untuk menghilangkan dunia lain nya itu hanya karena dia berubah status menjadi pacar kamu? Kalau saya sih merasakan bahwa itu tidak adil.

Dengan menjadi pacar kamu, dia tidak harus serta merta menjadikan kamu satu-satunya dunia dia.

CROSS

5. No Balikan

Hm, saya tidak tahu bagaimana dan mengapa dia tidak mau balikan dengan kamu, tapi saya akan sedikit share mengenai bagaimana saya dalam menanggapi urusan balikan.

Begini-begini, dengan gender dan golongan darah yang katanya kebanyakan plin plan ini, dalam urusan balikan saya termasuk yang keras.

Saya adalah orang dengan tipe yang sekali putus ya putus saja! Menurut saya, balikan lagi hanya akan membuka pintu untuk putus-putus selanjutnya. Which is akan membuat hubungan menjadi tidak sehat dan konsisten. Yang dalam hal ini sudah kamu buktikan dari hubungan yang sedang kamu jalani:

Sebelumnya dalam 9 bulan mnjalin hubungan. Doi atau saya udah berulang klai memutuskan untuk udahan

Saya sarankan sih kalau berhubungan sebaiknya pikir baik-baik sebelum mengatakan putus. Karena putus yang pertama akan menimbulkan putus yang selanjutnya.

CROSS

6. Mengacaukan Hidup

Karena masalah ini saya ngga fokus dalam berbagai hal seperti sosial dan pekerjaan.

Di dompet, kamu ada menyimpan foto Mama sama Papa enggak? Di atas meja belajar? Ok ok, di handphone maybe? Really? Ya sudah, kalau begitu sekarang telepon mereka dan dengarkan suara mereka baik-baik.

Ingat dan resapi wajah serta suara dua orang yang dari saat kamu masih embrio sampai sekarang, sangat sayang dan menginginkan yang terbaik buat kamu.

Maukah kamu hanya karena seorang wanita, membuat mereka kecewa? Apakah pantas hidup kamu yang didasari oleh keringat, doa, dan air mata Mama dan Papa di kacaukan hanya oleh seorang MANTAN?

Hell NO!

CROSS

Setelah dengan panjang lebar sampai ribuan karakter saya menjabarkan semuanya (tentu saja dari point of view saya), akhirnya marilah kita menuju ke:

KESIMPULAN:

Hasil gambar untuk mantan
Mantan itu. . .www.ayeey.com

Pertama saya akan menyarankan agar kamu bisa berdamai dengan masalah ini. Tenangkan hati dan pikiran kamu dengan melakukan point yang nomor enam.

Percaya deh, orang tua dan Tuhan adalah dua rumah yang harus kamu datangi di setiap kondisi. Mereka adalah yang akan ikut bertepuk tangan saat kamu sedang berbahagia, dan akan ikut meneteskan air mata di saat kamu sedang terluka.

Semua point yang saya bahas diatas memang memberatkan ke arah merelakan saja, hanya di akhir ini saya kembalikan ke diri kamu nya lagi tentu saja.

Merelakan atau terus berjuang untuk kembali, semuanya terserah pada kamu.

Saat memutuskan untuk berjuang terus dan kembali pada dia, saya sarankan kamu dan dia harus bisa memperbaiki dan mengontrol point-point yang sudah kita bicarakan di atas sana tadi.

Dan saat memutuskan untuk merelakan, ya banyak hal yang harus di lakukan.

Pertama saya membenarkan apa yang di katakan oleh gambar di atas, mantan itu benar-benar persis seperti mimpi buruk, semakin di lupakan, semakin kita teringat.

So, jangan fokus untuk melupakan dia, tapi seperti yang kita bicarakan di chat tadi, fokus untuk menjadi lebih baik dan membiarkan Tuhan menuntun kamu nantinya seperti apa.

Dengan menjadi lebih baik, bergaul lebih luas, melakukan aktivitas yang lebih bervariasi lagi, saya yakin dengan sendirinya masalah kamu bakal dapat penerangan dan move on.

Tuhan selalu punya jalan. . . Iya Tuhan begitu. .

Salah dua aktivitas yang bisa saya sarankan untuk kamu supaya enggak galau dan bisa mendapatkan teman-teman baru adalah:

1. Bekerja secara sukarela mengajar adek-adek ke desa terpencil (di Bogor sih banyak komunitas kek gitu). Selain akhir pekan jadi sibuk dan kamu enggak ada waktu buat mikirin dia, siapa tahu kepincut sama temen yang sama-sama ngajar di situ^^

2. Nulis blog. . . kalau kamu suka nulis sih, mending bikin blog di wordpress dan mulai menulis. Selain komunitas wordpress itu friendly dan luas, kamu juga bisa berpeluang dapat duit nantinya. he he

Semangat!!^^

Note: Curhatan ini dari Reliv dan publikasi di sini sudah mendapat izin dari Bang Andre nya sendiri. . .

Bukti:

20160925_144014

Advertisements

11 thoughts on “Cinta Beda Agama, Terlalu Posesif, Do’i Nggak Mau Balikan Lagi

    1. Itu namanya ngeborong! Lol.

      Selagi ceweknya mau sih gak masalah. Yang masalah adalah saat cewek nya merasa tercekik di gituin.. Hi hi

      But, sekali lagi, semua orang beda-beda. Ada paling yang fine aja dunia hanya berputar di sekitar dia dan sang pacar 🙂

      Like

  1. winona571

    Mantab!!!!!

    Tapi entah ya, memang kalau hubungan beda keyakinan itu susah. Tapi lucunya, saya justru belajar sesuatu dari pengalaman saya. Agama sama tidak menjamin punya value yang sama. Sebaliknya, beda agama, sesekali bisa malah value nya… tergantung dari bagaimana kita memposisikan TUHAN dalam hidup kita.

    Liked by 1 person

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s