Irit Mana Vape Sama Rokok Biasa? (Update 12 Desember 2016)

img-20160928-wa0004.jpg
Vapor si ARL yang satunya. . .

Pertama saya ingin mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Mas Indra (yang komentar), karena ternyata butuh 43 hari (termasuk weekend) bagi saya untuk akhirnya memperbaiki eror pada perhitungan saya yang sebelumnya memakai rokok harga 50.000 padahal sebenarnya rokok tidak jadi naik (?)

Terimakasih dan saya sangat open untuk kritik ataupun saran nantinya jika masih terdapat eror. So jangan sungkan jika itu memang untuk yang lebih baik ๐Ÿ˜‰

Nah setelah masalah klarifikasi dan permohonan maaf sudah selesai, mari kita langsung cuz ke topik utama.

Mari kita jawab pertanyaan-pertanyaan galau tentang vapor seperti. . . Berapa sih harganya? Irit mana (vapor) kalau di banding sama rokok konvensional? Bikin dompet menangis nggak sih vape ini? Etc. .

Nah untuk membandingkan biaya antara rokok dan vape, kita tentu saja harus menghitung detil-detil biaya mereka satu per satu dulu. . . dan sekarang untuk yang pertama mari di mulai dengan menghitung biaya. . .

A. Rokok konvensional

Pertama saya akan tanya dulu, rokok konvensional apa yang kamu konsumsi? 

Saya baru saja kembali dari sebuah warung dan menanyakan (mengambil foto) tentang beberapa rokok favorit. . .

Marlboro seharga Rp. 22.000
Dji Sam Soe seharga Rp. 15.000
Gudang Garam seharga Rp. 16.000
Djarum Super seharga Rp. 15.000
Sampoerna seharga Rp. 15.000
Magnum seharga Rp. 16.000

Itu lah penampakan-penampakan enam besar. . . Serem? Iya! Baru sadar bungkus rokok kok bisa dibikin seserem itu sih? *rolling eyes*

Kata Mbak-mbaknya yang paling favorite anak muda itu Marlboro, makanya saya taruh di paling atas. Maka mari kita ambil Marlboro sebagai contoh. . .

Misalkan kamu memakan sebungkus rokok setiap sehari (isi 16 rokok) dengan Rp.22.000, maka sebulan (30 hari) kamu menghabiskan Rp. 660.000

Dan untuk membakar Rp. 660.000 itu kamu hanya membutuhkan satu pemantik api kali ya (untuk satu bulan)? Yang harganya Rp. 10.000.

So total yang dihabiskan untuk mengonsumsi rokok konvensional dalam sebulan adalah Rp.670.000 jika rokokmu seharga Rp. 22.000 setingkat Marlboro.

Kalau semacam Dji Sam Soe yang harganya Rp.16.000 (isi 12 rokok) itu, ya hitung kasar sekitar Rp. 500.000

B. Vapor / Vape / Rokok elektronik

Nah sedangkan untuk vapor sendiri, karena kita ingin mendetail tak melewarkan biaya apapun maka persiapkan teh dan camilan,maybe akan sedikit panjang (mengingat saya juga kadang suka sambil curcol๐Ÿ˜‚). . .

Kita mulai dengan membagi dua macam biaya untuk bisa menikmati vapor. .

1. Biaya tetap (fixed cost)

Untuk penjelasan fixed cost tanpa mau repot saya langsung kasih screenshoot nya saja. . .

Pengertian dan contoh biaya tetap (fixed cost) diambil dari materiakutansi.com

Intinya biaya dasarnya ya. . . mau dipake ataupun disimpen pokoknya kalo kalian punya vape maka biaya ini bakal terhitung ada.

Untuk kasus kita yang termasuk ke fixed cost ya si vape itu sendiri yang kalau kalau kita hitung detailnya menjadi. . .

  • Mod

Absolutely gimana mau ada vape kalo nggak ada mod?

(Untuk penjelasan lebih detil tentang mod, atomizer (tank), batrey, liquid, dll a.k.a vape secara mendetail, silakan kunjungi chitchat all about vape yang sudah saya tulis sebelumnya.)

Nah harga mod ini sendiri beragam lho pemirsa. . .

Untuk pico kecil yang dibawah ini, yang sering direkomendasikan untuk pemula. . . Soalnya affordable dan tentu saja ngebul๐Ÿ˜‰

Istick Pico pic taken from Tokopedia

Volvox-Vapor, salah satu seller bintang dua di Tokopedia membanderol dengan harga Rp. 325.000

  • Atomizer

Seperti yang saya katakan di tulisan chitchat all about vape, kamu akan diperhadapkan dengan dua pecahan utama tank dan banyak sekali model dan warna dan tentu saja harganya juga beragam.

Tapi di sini saya secara khusus memilihkan RTA yang penampakannya seperti ini. . .

Eleaf MELO III Mini Atomizer taken from Tokopedia

Yang menurut saya pribadi tampak paling serasi sama mod yang sudah terpilih. . . dan itu akan dikirimkan ke kamu setelah membayar sebesar Rp. 170.000. . .

  • Battery

Nah batrey vapor ini awalnya saya pikir bisa sembarangan battery ya. . . tapi ternyata tidak. . . ha ha. . .

Salah satu battery vapor ARL

ARL memberitahukan bahwa batery yang seperti di foto di atas harganya Rp. 100.000

  • Charger
Chargeran vapor from Tokopedia

Toko bintang empat di TokopediaVapeOi menyediakan dengan harga Rp. 165.000

Dan itu dia empat komponen fixed cost yang kalau ditotalkan akan menjadi Rp. 765.000

Komponen fixed cost vapor ini kita hitung humble akan bertahan selama satu tahun (12 bulan).

Jadi per bulan jatohnya adalah Rp. 63.750

2. Variable cost

Nah ada komponen fixed cost, tapi tetap saja nggak akan ngebul kalo nggak ada komponen variable cost nya. .

Pengertian variable cost diambil dari materiakutansi.com

Dan dalam hal ini komponen variable cost kita ya. . .

  • Liquid

Seperti yang saya bilang sebelumnya, liquid teh banyak rasa banyak macem merek segalanya. . . ada yang liquid dalem negri, ada liquid malaysia, ada liquid USA pokoknya terserah kamu maunya apa. . .

ARL sih katanya lebih suka produk USA ya. . . rasanya entah gimana kata dia lebih manteb. .

Yang Indo fine juga cuman no to Malaysian. . .katanya nggak enak. . .

Nah untuk harga berkisar dari Rp.50.000 sampai yang mahal banget Rp. 500.000 (sekali lagi tergantung darimana dan bagaimana yang dibeli)

Mari kita hitung berdasarkan liquid yang di konsumsi pacar saya saja ya. . .

Salah satu liquid vapor ARL

Nah saya asal ambil aja tuh foto lupa tanya itu rasa apa dan bagaimana. . . yang pasti itu 60 ml harganya Rp. 200.000 dan habis 1.2 bulan.

Perlu diketahui bahwa ARL menghisap rokoknya itu dimana saja dan kapan saja alias ngebul all the time.

Well, mengingat itu baru habis 1.2 bulan, jadi maukah kalian mengikuti saya untuk sepakat bahwa biaya liquid untuk satu bulan nya di bulatkan saja menjadi Rp.150.000?

No? Ok, then lets go with Rp.200.000 saja! *rolling eyes*

Jadi per bulan liquid vapor untuk perokok berat nominalnya terhitung sebesar Rp.200.000

  • Kawat

Seperti yang dikatakan Mas Indra, saya sangat salah jika melewatkan perhitungan untuk mengganti kawat dan kapas.

So here we go, di pembaruan ini saya datang dengan memasukkan kawat. . .

Kawat untuk vapor

Sebenarnya kalau di Bogor ganti kawat dan kapas ke Bogor Vape House sih gratis. . .

Cuman mengingat kamu harus melakukan hal ini setiap dua (max tiga) hari maka saya asumsikan kamu lebih suka DIY kan daripada bolak-balik Bogor Vape House?

Makanya saya disini hitung dengan asumsi DIY saja.

Kawat harganya Rp. 60.000 per satu gulung.

Satu gulung cukup kok untuk satu tahun sekalipun kamu pakai atomizer dua lilitan.

Kawat bisa tahan sampai dua minggu lebih lho. Kan kamu bisa cuci (lain kali saya detailkan bagaimana mencucinya) aja kalo dicuci belum item artinya masih bagus. Bisa sampe sebulan juga lho. . .

Nah berhubung Rp.60.000 itu untuk satu tahun, maka satu bulannya adalah Rp.5.000

  • Kapas

Nah benda ini nih boros banget nih. . . soalnya ganti tiap dua hari apalagi yang RDA  . . .

Kapas organik buat vapor punya ARL

Yang begitu satu bulan habis tiga bungkus. Satu bungkusnya Rp.25.000 jadi satu bulannya untuk kapas butuh uang sebesar Rp.75.000

Untuk peralatan mengganti koil dan kapas kamu bisa pakai alat sederhana yang bisa kamu temukan dengan mudah di sekeliling kamu seperti gunting, pinset, dll. . . tapi kalau pengen yang udah set dari sononya kayak yang ARL, ntar kapan-kapan saya tulisin๐Ÿ˜„

ARL’s vapor bag
  • Bayar listrik

Ha ha ha ha jangan lupa memasukkan biaya untuk daya pembakar ya. . .๐Ÿ˜

Di kosan saya ini kalau bawa satu barang semacam kipas angin dan ricecooker gitu per bulan bayar listrik di hitung Rp.20.000 lho.

Si saya pikir ikutkan saja lah Rp. 20.000 ๐Ÿ˜† Setujek?

Nah sekarang saatnya kita mentotalkan jumlah pengeluaran per bulan untuk komponen variable cost vapor yang ternyata sebesar. . . . Rp.300.000

Lalu setelah kuliah pervaporan panjang lebar tadi mari kita langsung masuk ke soal latihan. .

Soal 1.

Andi memutuskan bahwa dia untuk semumur hidupnya harus mengikuti seluruh trend kekinian dan itu termasuk trend ngebul pakai vapor. Jika per bulan diketahui variable cost untuk vaping adalah sebesar Rp.300.000 dan biaya tetapnya sebesar Rp. 63.750. Berapa pengeluaran total Andi untuk vaping setiap bulannya?

Jawab:

Diketahui: biaya variable= Rp.300.000, biaya tetap= Rp. 63.750

Ditanya: biaya total. . .?

Dijawab:

Biaya total= biaya tetap+biaya variable

Biaya total=Rp. 63.750+ Rp.300.000

Biaya total=Rp. 363.750

Jadi, untuk vaping setiap bulan Andi harus menyediakan biasaya sebesar Rp. 363.750

Irit mana sama rokok konvensional? Bisa bandingkan sendiri!

Note tambahan:

Menurut ARL merokok konvensional masih lebih irit, tapi itu karena dia suka ngeborong liquid. . . ganti sono ganti sini padahal masih banyak yang belum abis. . . *rolling eyes*

Dan lagi, saya akan sangat berterimakasih atas feedback yang diberikan. Baik itu kritik ataupun saran, silakan ketik dengan bahasa yang baik dan benar lalu tinggalkan di bawah!^^

Love you guys. . . xoxoxoxo

Advertisements

23 thoughts on “Irit Mana Vape Sama Rokok Biasa? (Update 12 Desember 2016)

  1. Arzee

    Ada dua aspek sih sebenarnya yg dilihat. Kalo dari aspect cost (dari fix dan variable cost diatas) jelas, vaporizer lebih hemat dengan catatan hemat liquid dan ga borong macam2 rasa ampe selusin hehehehe… Klo dr perhitungan kapas dan kawat saya rasa sdh pas (apapun jenis mod nya mo yg mahal atau murah dengan catatan juga bukan org yg suka beli mod mulu. Kalo beli yg mahal terus ampe 3 biji beda lagi) bila bener2 komit buat stop smoking start vaping. Krn saya perokok sdh 20th dan beralih ke vaping utk jangka panjangnya vaping lebih hemat.

    Aspect kedua, kesehatan… Jelas… Kalo dipersentasikan dr literatur2 yg lalu lalang, dikatakan antara konvensional vs vaporizer tingkat bahayanya adalah 20.000 berbanding 4000 (bila dengan liquid memakai nicotine).

    Choice is in your hand ๐Ÿ˜‚ untuk bagaimana hematnya vaping bisa lebih hemat bila coling dan wicking sendiri. Kalo roko ya sudah fix beli 20 rb sehari. Kecuali mau target sehari cukup 5 batang. CMIIW

    Like

    1. Well said, Arzee. . .

      Itu dia pertimbangannya. Dari segi kesehatan dan long time cost, vapor emang TOP. Yang jadi masalah ya bisa enggak nya nahan diri supaya nggak ngeborongs emua liquid atau MOD keluaran terbaru setiap abis gajian. Kebanyakan orang ngomong vapor lebih mahal ya karena tipe nya sama kayak cowok saya. Kalo ada liquid rasa baru, beli. Kalo ada MOD yang keliatan keren dan ‘katanya’ bakal bisa ngasilin rasa yang lebih berasa/asep yang lebih tebel, beli. Gimana nggak boros. *meringis*

      Anyway thanks udah berkomentar dan bagi pengalaman. Keep ngebul ๐Ÿ™‚

      Like

  2. Vape lover

    Maap2 aja ni gan. Ini pengalaman ane pribadi ya. Klo ane si make vape emank jadi sangat amat boros. Tp dr segi kesehatan si emank ane lebih sehat. Klo ane liquid us 60ml 3 Hari udah habis and beli lg. Bayangin aja 3 hari ane paling kenceng jarum super 4-5 pack. So per bungkus 20rb x 5 =100rb. Klo liquid 3 hari 180rb. and ud pernah ngakalin nyoba liquid murah c* itu lah yg 90rb tp sialnya ane alergi Dan sariawan segede 2 gaban. Begitu stop liquid c* itu ya udin sariawan lngsung ilang. so gmn2 jg Klo yang kuat make liquid murmer ga Ada sariawan ato panas dalem si kyknya bisa lbh murah dikit. Belom trmasuk coiling dkk loh ya. Itu pendapat pribadi ane Dan pengalaman pribadi ane.

    Like

    1. Sipp thanks udah sharing ya Vape Lover. . .

      Menurut cowok saya juga begitu. Hanya saja beda nya dia nggak sebanyak itu dalam konsumsi.

      Dan aku udah ngomel-ngomel bilang ia terlalu banyak ngevape-_- Ha ha ha ha

      Like

    1. Uhm terimakasih Rajendra atas koreksinya. Saya baru liat ternyata yang istick pico coil kapasnya begitu.

      Saya salah karena mengasumsikan bahwa semua vape pada dasarnya memiliki komponen sama. Ternyata istick pico agak berbeda dan koil kapasnya.

      Saya akan caritau lebih lagi dan kembali memperbarui tulisan ini saat saya sudah paham benar.

      Sekali lagi terimakasih dan jangan pernah jera untuk saling memperbaiki^^

      Like

  3. sukesi

    sebenrnya ya tergantung pemakaian, intensitas, build coil dsb
    tapi kalo ditung2 rata2 pemakai kayanya tetep boros vaping
    kalo sy sih jauh lebih boros vaping
    pemakaian liquid aja 55ml atau 60ml habis 2 hari
    baru untuk liquid, udah diirit2 tetep gak bisa
    pas ngrokok umild / sampoerna mild sehari 1-2 bungkus
    tapi ya udah kerasa banget efeknya gak ngos2an dll

    Liked by 1 person

    1. Oh gitu ya Mas Sukesi? Entar deh saya klarifikasi pacar saya. Jangan-jangan saya yang salah denger. Jangan-jangan yang dia bilang bukannya habis dua minggu, tapi dua hari. Hi hi thanks udah sharing. . .

      Di tulisan:

      https://pursuingmybule.com/2016/09/19/apa-itu-vaporvape-chit-chat-all-about-vaporizer-with-vallendri/

      Saya juga memang ada mendapatkan dan share jurnal ilmiah yang sudah berhasil meneliti tentang manfaat pindah ke vapor bagi organ pernapasan.โ˜บ

      Like

  4. indra

    Wah maaf sebelumnya, kalo posting and share sesuatu tolong cek sumber yg falid… mengenai topik di atas, saya kurang setuju kalo vaping lebih murah… saya perokok berat… dan tidak masalah dengan biyaya… ketika saya saat ini beralih ke vapor (berhenti rokok) biaya membengkak… saya pakai tesla i3 + rdta dotmod 22mm + batrei LG 2 buah + charger = 1.000.000 , untuk liquid yg beredar di vaporstore rata2 100.000 paling irit pemakean 2 minggu… dan karna saya pakai RDA jadi saya harus rutin ganti kapas + coil… itu biaya lg… untuk ganti itu semua butuh peralatan khusus… beli lagi… kalo gak punya minta tolong ke vaporstore terdekat dan bayar rutin… jadi saya merasa biaya ber kali2 lipat dibandik rokok tembakao… fyi sampai saat saya tulis ini… saya masih vaping…

    Liked by 1 person

    1. Thank you buat masukannya Mas Indra. . . My giant fault iti๐Ÿ˜“

      Nanti saya check. Sumber harga itu salah ternyata ya. Kemaren (waktu nulis) saya crosscheck ke beberapa website lain juga sih dan sama jadi saya pikir infonya bener.

      Untuk kapas dan coil bukannya ganti tiap 2-3 hari ya Mas? Dan kalau di Bogor sih gratis dateng aja ke vapestore langganannya. Mantan cowok saya biasa ke Bogor Vape House yang di jalan Beo.

      Nanti saya coba edit dan hitung ulang dengan menambahkan komponen kapas dan coil masing-masing jika DIY maupun datang langsunh ke toko vapornya.

      Terimakasih sekali masukannya.๐Ÿ˜Š

      Like

    2. Sekilas mmg vapor terasa lebih mahal tp sebenarnya lebih irit.. karena bukan sekali pakai trus buang.. kecuali kapas dan kawat coil.

      Anggap aja itu invest.. ane beli mod therion dna75 + mage RTA + awt + charger awt + kawat homies ware nichrome + kapas vapors takers + DIY mini kits tools + liquid = 2.650.000.

      Selanjutnya untuk perawatan hanya beli kapas dan liquid kira sktr 150rb..

      Saat ini dah jalan lebih dari 2tahun. Dan selama itu ane bebas dr rokok tembakau..

      Liked by 1 person

      1. Nah ini thanks Bang Alfian udah menjelaskan dengan sangat jelas dan mudah dipahami.

        Niat saya juga sebenernya pengen bilang persis seperti yang Bang Alfian bilang.

        Sekilas emang gede, tapi jangka panjang enggak.

        Thanks udah sharing, semoga berguna bagi pembaca lain ya. . . ๐Ÿ™‚

        Like

  5. wah, itu harga untuk kapan?
    ditempatku masih sama sekitar 20k kebawah..
    aku perokok, tapi aku tetep bisa berhenti kapanpun aku mau..
    tapi rasanya gak enak juga kalao ngak ngerokok apalagi merokok udah hal biasa dan wajib saat kumpul-kumpul dengan teman

    Liked by 1 person

    1. Eh masih belum naik?๐Ÿ˜ฎ wah dipertanyakan nih sumberku ๐Ÿค” itu aku dapet dari website. Harga di kehidupan nyata bya sih masih belum ketahuan (nggak nanya dan nggak pernah liat ada yang jual rokok kecuali warkop dan uda lama nggak ke warkop).

      Nggak kecanduan gitu Mas? Wah bisa? ๐Ÿ˜ฎ

      Like

      1. hmmm… entahlah…
        aku jarang kecanduan sesuatu, kecuali cinta *ups.. wkwkwk
        aku juga tau enaknya rokok itu seperti apa, cuma walau gak ngerokok seminggupun tak jadi masalah..
        tapi kalau gak bercinta.. hmmm, bisa gak ya? wkwkwkwkw

        Liked by 1 person

      2. Hya! Kasian dong sama yang jomblo ngomongnya begitu. Mereka terakhir kapan? ๐Ÿ˜ซ

        Dan buat yang masih pacaran juga sama kasiannya. Weekend kan masi lama!๐Ÿ˜ข

        Mas Nur nggak pengertian!๐Ÿ˜“

        Like

  6. Itu serius harga rokok skrg segitu??
    Aq pikir masih 20ribuan perbungkusnya. Hehehe
    Dan para perokok masih enjoy aja ya dgr hrga rokok yg mahal.
    Aq penasaran sm vape tapi ga tertarik utk nyoba krn bukan perokok. Hahaha.

    Km val, perokok juga kah?

    Liked by 1 person

    1. Gatau juga sih. Itu dapet dari website yang ada di situ ku tulis. Tapi beberapa web juga nulis sama sih.๐Ÿ˜‚

      Dan perokok masih enjoy gegara itu udah kayak nasi buat mereka Syer. Semahal-mahalnya nasi bakal kita beli kan nanti๐Ÿ˜‰

      Da aku mah juga bukan perokok Syer. Sama sekali nggak pernah nyicip pun.

      Nyoba waktu SMP dulu tapi langsung batuk-batuk gak karuan akhirnya jera. Dan sekarang malah benci asap rokok konvensional๐Ÿ˜…

      Like

    1. Ada bapak angkatnya ARL sih nggak ngerasa cocok sama Vape masih mending rokok biasa katanya.

      Emang sih bisa nggak enak katanya apalagi kalo langsung milih yang no nicotine..

      Rokok elektronik kah rokok biasa kah tetep buang-buang duit bagi aku yang bukan perokok. Ha ha.

      Masalahnya rokok elektronik kamu bakal suka ganti-ganti rasa gitu.. (kalo kayak ARL). Jadi boros juga lah.

      Like

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s