Deg-deg-an Mana, Nunggu Kejelasan Pacar Apa Kejelasan Panggilan Kerja?

Fromย Huffington Post

Pada tau kan kalau saya adalah seorang mahasiswa angkatan tua? Iya! Angkatan tua yang harusnya sudah lulus tapi masih belom lulus-lulus. Sudah semester 9 ini…

Nah yang begini (kalau sudah ngalamin) pasti pada tau juga, kalau rasanya sudah agak gimanaaaa gitu kalau mesti masih minta duit dari orang tua. Iya nggak? Rasanya kayak malu gitu sama umur.๐Ÿ˜…

Akhirnya setelah dipikirkan matang-matang, saya memutuskan bahwa saya ingin berusaha menghentikan rasa malu tersebut. Saya akan menghentikan keadaan “dikirim duit tiap bulan” itu.

Caranya? Melamar kerja!

Nah dengan berbekal mencari lowongan kerja sana sini lewat si handpone pintar, saya akhirnya menemukan beberapa lowongan yang ingin saya raih.

Lowongan tersebut mayoritas dikuasai oleh Developer Property dan bidang pekerjaannya adalah Marketing Executive.

Fisika lari ke marketing? Ha! But there’s my passion, my dream. . .

Dengan yakin saya mengirimkan surat lamaran dan CV ke mereka masing-masing (ada 8 perusahaan). Tidak menggantungkan sebegitu banyak harapan sih, tapi cukup untuk bermimpi bakal soon mengenakan rok span+blazer entah bagaimana๐Ÿ˜‚

Terus beberapa hari kemarin handphone saya berdering. (Senin kalu nggak salah)

Suara seorang wanita yang lembut nan sopan langsung terdengar saat saya mengangkat. Siapa? Ternyata dari salah satu perusahaan yang saya lamar. Sebut saja perusahaan A.

Wuidih dapat panggilan wawancara dong eike! Seneng dong๐Ÿ˜Š.

Iya seneng! I mean satu langkah lebih maju kan saya?๐Ÿ˜„ Di suruh datang hari kamis kemarin.

Nah pas hari rabu, sehari sebelum wawancara di A, saya dapat telepon lagi pemirsa, tapi dari perusahaan B.

Panggilan wawancara lagi? Iya! Dan ajaibnya sama-sama minta hari kamis juga. Beda jam sih. Yang A jam 10, sedangka yang B jam 1 pm.

Nah yang perusahaan A itu adanya di daerah Thamrin Jakpus. Jakarta Pusat maksudnya? Iya! Sedangkan yang B adanya di Cilebut Bogor.

Kalau kamu ada di posisi saya, kamu bakal datang ke mana? Yang nun jauh di sana? Atau yang di sekitar kamu? Atau kedua-duanya?

Ha! Nggak mungkin lah milih kedua-duanya. Nggak mungkin keburu. Harus salah satu bray.

Nah saya juga memilih yang di sekitar dengkul saya dong, Bogor.

Akhirnya saya merelakan perusahaan A dan fokus ke B.

Jeng-jeng-jeng-jeng. . . Wawancara berjalan fine walau dengan berbagai kekurangan sana sini (saat saya evaluasi diam-diam di rumah), dan mereka bilang “Terimakasih sudah datang, nanti tim HRD akan menghubungi untuk perundingan masalah salary.”, saya langsung pulang.

Nah pertanyaannya adalah “Nanti kapan? Serius bakal ditelepon?” ๐Ÿ˜ฐ ha ha

This is my first and im so nervous. Otokhae? Hampir gila rasanya. Lebih gila daripada apapun yang pernah saya rasakan๐Ÿ˜‚

Mau makan, saya mendengar dering telepon. Mau mandi, saya mendengar dering telepon. Mau tidur, saya mendengar dering telepon. Saya mendengar dering telepon sepanjang waktu๐Ÿ˜ฃ saya rasanya hampir gila๐Ÿ˜ฅ

Adakah yang pernah mengalami hal sama? Adakah? Bagaimana kalian menghadapi stres yang seperti itu?

Advertisements

28 thoughts on “Deg-deg-an Mana, Nunggu Kejelasan Pacar Apa Kejelasan Panggilan Kerja?

  1. Pingback: www.nurahmanafandi.com

  2. Samaan nih dapet interview kerja.. tapi ya gitu yg telpon duluan perusahaan A tapi saya pinginnya ke B. Sedangkan si B gak nelpon-nelpon. Kaya cari pacar. Sukanya ke si A eh si B yang dateng hahaha ๐Ÿ˜€

    Liked by 1 person

    1. Ha ha gitu deh Bit… kadang di php in, kadang ditolak tok.. aduh….๐Ÿ˜…

      Tapi lebih mending di phpin cowok deh kayaknya.

      Nunggu telepon dari perusahaan/pekerjaan impian tuh rasanya. . .๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜“

      Semoga Ebit dapet yang di pengen ya. . ๐Ÿ˜„

      Liked by 1 person

      1. huahaha, maaf mbak salah tangkap..
        iya sih bnyak gtu, tapi gmna lagi kebutuhan semakin mahal klo cuma ngandalin salah satu kadang berat, klo dua-duanya kerja hrus ada yg kalah, klo dititipin orang tua ngerepotin, yah jadi mau ga mau k pengasuh, huhu ๐Ÿ˜ฆ *jadicurcol

        Liked by 1 person

  3. Jadi yg wawancaranya bilang “nanti tim HRD kami akan menelepon masalah salary”? Kalo aku sih pasti langsung menganggap aku diterima. Tinggal nego gaji aja kan.
    Itu pendapatku. Mudah2an beneran diterima.

    Liked by 1 person

    1. Cinca Grant? Kamu bakal mikir gitu? Oh tapi aku takut berharap.. cari kerja kan biasanya susah dan jarang yang sekali wawancara langsung keterima.. ha ha takut naroh harapan.๐Ÿ˜…

      Amin makasih doanya… i need that job…๐Ÿ˜‚

      Like

      1. Cinca? Gampang ya jadi marketing?

        Cantik sih aku rasanya.. dan di interview aku juga ngomong yang terbaik yang aku bisa…

        Duhh doain aku ya.. itu adalah pekerjaan impianku.. merencanakan pemasaran dan menjadi otak dari para sales… ๐Ÿ˜‚

        Like

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s