Mengangkat Telepon Saat Sedang Penetrasi, Salahkah?

ByΒ Whisper

Seperti yang sudah teman-teman ketahui, saya sedang setengah gilaΒ menunggu panggilan kerja dari perusahaan impian saya.

Iya! Setiap telepon, setiap dering, saya berharap dengan sepenuh hati bahwa itu berasal dari sang HRD tercinta.

Saya tidak akan mengabaikan setengah dering pun. Saya terobsesi dengan handphone saya. Iya! Separah itu.

Nah tadi pagi, pas saya dan ARL lagi diatas-atasnya, pas sudah hampir di puncaknya, telepon saya berdering dong!

Berhubung lagi woman on top, dengan mudah dong saya langsung berdiri dan mengangkat telepon.

Dan saya pikir ARL kesal.

Ah, sebegitu bikin mood jelek kah saat kamu tetiba menghentikan itu sejenak untuk menjawab telepon yang bisa jadi adalah panggilan kerja?

Ujung-ujungnya sih temenku yang nelpon. Temen yang minta bantu terjemahin paper.πŸ˜ͺ

Tapi siapa tau? Siapa tau itu cuman permintaan menerjemahkan paper?😣

Pernah melakukan hal yang sama? Apa yang kalian lakukan untuk menebus kesalahan kalian (jika itu bisa di sebut kesalahan, saya sih tidak merasa bersalah)?

Urgent sekali😢

Advertisements

31 thoughts on “Mengangkat Telepon Saat Sedang Penetrasi, Salahkah?

    1. Iya sih. Disayanya juga nggak enak banget. Tapi seperti yang saya bilang sebelumnya, untuk saat ini setidaknya dering telepon adalah yang utamaπŸ˜‚

      Dan well, seperti yang kamu bilang, abis itu langsung lanjut aja lagi..πŸ˜…

      Liked by 1 person

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s