Kisahku Dan ARL》》 Part 1

Kami berkenalan melalui salah satu aplikasi perkencanan yang namanya Badoo. Iya Badoo yang kalau di menu utama penampakannya seperti. .

Badoo in main menu

Badoo yang kalau pas pertama di buka bakal langsung keliatan seperti. . .

Badoo’s appearance

Badoo yang ownernya Badoo Trading Limited dan created by Andrew Andreev itu. Iya😎

Itu kira-kira pertengahan bulan yang Agustus kemaren, perkenalan kami.

Ceritanya pas sudah empat bulan berlalu sejak terakhir kali saya bertemu NB. Empat bulan sejak NB balik ke Canada dan LDR, saya memutuskan untuk “tidak tahan” dengan dunia per-LDR-an.

Berat guys. Berat sekali saat kamu hanya bisa melihat dia dari balik layar monitor. Berat saat tidak ada kencan-kencan romantis yang biasa. Berat.

Lalu saya tetiba meladeni lagi mantan saya yang sebelum saya ketemu NB, MJ inisialnya.

Nggak nyangka, saya malah di buat jengkel sama dia. Pokoknya ada yang bikin saya jengkel (belum ada saya ceritain di blog ini kayaknya).

Nah seperti yang saya ceritakan sekilas di tulisan ini, ada teman FB yang tetiba mengundang saya untuk ke Badoo.

Dan beberapa jam pasca login, waktu saya lagi boring di KRL pas pengen makan ke Bekasi, secara random saya memutuskan untuk membalas salah satu dari pesan-pesan abstrak yang masuk di profil Badoo saya tersebut.

Mainstream. . . Salam kenal katanya. . . Ha ha
Cara nanya “kamu udah punya pacar” yang nggak kalah mainstream😂

Begitu kira-kira pembicaraan awal kami. Flat kan ya? Tapi tebak apa yang bikin saya tertarik sama dia?

This:

Dia langsung ngajak saya meet up.

Saya suka cowok yang straight to the point dan bergerak cepat. Bukan yang butuh berkirim pesan di handphone sampe quota sekarat dulu baru ngajak ketemu. No no!

Itu pertama kalinya saya tertarik ke ARL.😂

Dan setelah itu, besoknya dia. . .

Dia bener-bener ngerealisasiin yang dia bilang.

Bukan sekali doang sih saya batal bertemu dengan seseorang dari dating site. Biasanya bilang fixed fixes fixed ketemu hari ini jam ini bahkan udah punya rencana pakai baju ini, tapi giliran hari H, nggak bisa dihubungin.

ARL, dia benar-benar mengajak saya bertemu.😄

Singkat cerita sore berikutnya setelah menempuh kemacetan Bogor yang menggila, sekitar jam lima-an, saya melihat ARL untuk yang pertama kalinya. . .

Rib eye medium rare saya. . .😍
Ah lupa namanya tapi itulah penampakan sang dessert

Kami ketemu pertama kali di Abuba Steak soalnya jadwal saya minggu itu memang makan steak😆

He is so cute with those curly hair sekalipun sempet down gegara dia perokok, tapi terselamatkanlah soalnya dia ngonsumsinya rokok elektronik yang friendly sama saya si non perokok ini😇

Di sini awal saya melakukan kesalahan. Pas balik dari Abuba dia nanya “Mau kemana lagi?” dan secara otomatis kepala saya langsung berpikir:

Makan sudah, dessert sudah, tinggal ‘ehem-ehem’ dong. Di otak saya niatan awalnya itu One Night Stand (ONS). Di bayangan saya dia bakal bawa saya ke rumah/ apartement dia.

Seneng banget dong. *claps*

But then dia tanya “Suka ngopi?” yang saya jawab “Sudah penuh banget nggak ada tempat kopi.”

Itu pembicaraan tentang kopi itu sekitar jam delapanan ya, di dalem mobil yang parkir di depan Abuba.

Dia menjelaskan tentang vapor, menunjukkan botol liquid, dan menghisap rokoknya beberapa kali disitu sambil menunggu saya memutuskan destinasi selanjutnya.

Akhirnya saya bilang saya benar-benar kenyang ‘untuk masalah makanan’. Iya saya memasukkan itu di dalam kalimat sebagai hint kalau saya sudah siap ke sesi selanjutnya.

Tapi kemudian tampaknya dia melewatkan hint tersebut. Dia masih saja tidak ada inisiatif untuk membawa mesin menderu ke rumahnya.

Hf saya lupa detailnya bagaimana yang pasti waktu itu kami berputar-putar mencari Fat Buble gegara itu tempat makan incaran saya setelah makan steak, lalu kemudian melaju kearah Dramaga dan di perjalanan dia ada memberitahu saya jalan masuk ke rumahnya yang lewat sebelahnya Yogya.

What? Bagaimana dengan ONS nya? 아  멀라! Pokoknya dengan jalanan yang lancar jaya waktu itu tanpa terasa tiba-tiba kami sudah di depan gerbang menuju kosan saya.😑

Danssbelum saya keluar dia cuman bilang “Disini? Makasih ya udah mau ketemu. Nice to meet you.”

Udah begitu doang? Iya! Dan dengan konyolnya sebelum keluar dari mobil saya malah nyium dia! 😂 Di pipi dong cipika-cipiki.😆

Ih bego nggak sih tapi? Awkward banget berhubung dia masang ekspresi terkejut gitu😝😪

Saya lupa isi tepatnya apa tapi kalo nggak salah beberapa menit setelah itu dia ngirim pesan “Makasih ya udah mau ketemu sama aku.”

Dan kalau enggak salah saya balas “Iya hati-hati dijalan ya.”

Nah waktu itu Minggu malem dan besoknya Senin. Pas Senin itu saya memang sudah ada rencana buat ke Ragunan kan. Jadi ya saya berangkat ke Ragunan.

Malem itu setelah sampai rumah dia telpon saya. Kita ngobrolin banyak hal termasuk masalah ke Ragunan dan dia pengen balik bareng, kan dia kerja di Jakarta juga.

Setuju Ana! Ya iya lah wong pertemuan kemaren berjalan lancar😆

Dan ternyata oh ternyata, Ragunan tutup di hari Senin. Galau dong! 😅

Untung ada penyemangat, ARL. Fakta bahwa dalam beberapa jam saya akan bertemu dia lagi membuat saya kembali bersemangat sekalipun gagal ke Ragunan.

Persis perampok bank

Nah di pertemuan setelah dari Ragunan, yang mana merupakan pertemuan kedua ini yang saya pikir merupakan titik awal dimana saya mulai menyukai ARL.

Di pertemuan pertama ini dia mengungkapkan satu kekurangan besar dia (which is not really a big deal menurut saya). Dia bilang dia merasa harus memberitahukan itu karena tidak ingin saya terkejut kedepannya.

Apa kekurangannya itu? Maaf saya tidak bisa memberitahu tapi percayalah itu benar-benar bukan hal yang berarti menurut saya.

Itu bukan semacam rahasia bahwa dia pernah menikah sebelumnya, atau punya anak haram, atau impoten dsb. No. Its really a very small flaw for me.

But denger dia curhat tentang itu dengan seriusnya membuat saya ingin memeluk dan memberi rasa nyaman yang dibutuhkan. #modus

Tapi sebenernya jauh didalam hati, saya merasa sangat spesial karena itu,😁 karena dia menunjukkan kekurangannya di depan saya.

Iya! Sesederhana itu saja untuk mendapatkan hati saya. *tepok jidat*. Be real and let me know your flaw. ha ha

Dan lagi dong saya mikir bahwa malam itu akan menjadi malam kami😅. Dan lagi juga dia mengantarkan saya langsung sampai kekosan.😖 Dan masih lagi saya mencium dia namun kali ini di bibir dan dia lebih shock.

Bayangin dia bahkan mengungkapkan shock nya dia di pesan yang dia kirimkan beberapa menit setelah dia kembali melaju di jalan raya.

Sampai akhir kebersamaan kami, dia masih saja sering menggoda saya tentang malam itu, tentang bagaimana saya yang tetiba ‘nyosor’ , begitulah dia menyebutnya😝

Sungguh menyedihkan jika mengingat seberapa banyak tawa yang kami bagi bahkan sejak pertemuan pertama dulu. Sungguh menyedihkan saat mengetahui bahwa tawa itu sudah berakhir. #galaulagi😂 *geleng-geleng*

Dan seakan saya masih belum cukup terpesona dengan dia dan rahasia kecilnya, besoknya lagi dia mengambil hati saya lebih banyak saat dia menjemput dan mengantarkan saya pulang dari Fat Buble.

Ceritanya kan saya dan sahabat saya SSY keluar janjian buat nyemil. Lupa dalam rangka apa yang pasti waktu itu saya lagi kebagian nraktir si sahabat saya ini. Dan tempat makan pilihan kami adalah Fat Buble.

Berhubung saya yang nraktir, jadi saya sudah mengeluarkan duit banyak dong ya. Ha ha banyak ukuran mahasiswa sih, cuman dua ratus rebuan lebih dikit padahal. Nggak nyampe tiga ratus😋

Pokoknya begitu sudah ngeluarin duit banyak di satu titik, saya selalu menekankan pengeluaran di titik lain.

Nah berhubung titik yang ngelonjak itu bill makanan, maka saya hanya bisa menekan di bill transportasi dong.

Ah terkutuklah sistem satu arah. Trans Pakuan jadi nggak lewat Fat Buble lagi baliknya. Angkot juga jadi kudu naik tiga kali kalo dari situ (which is ribet dan lama berhubung tiga kali ngetem). Sedangkan cuman dua transport itulah yang murah.

Naik grab mahal dong! Apalagi mengingat saya yang kudu grabcar gegara saya takut naik motor.

Si SSY yang nyebelin? Di jemput cowoknya!😣 Seandainya dia nggak di jemput sih kita jadi bisa share bill grab dong. Bagi dua kan lumayan.

Dan di tengah kegalauan itu, cowoknya SSY ngajak boti (bonceng tiga)!😆 Gila kan! Naik motor sendiri sama supir aja saya gemeteran. Begimana boti?

Dan di tengah kegalauan itu pula ARL menghubungi menanyakan apakah saya having fun atau tidak.

Saya bilang saya having fun dan sedang bersiap akan pulang. Terus dia tanya begimana saya pulang. Dan saya jawab maybe gojek. Dan dia langsung bilang “Tunggu di sana biar aku yang anterin kamu pulang.”

Alasannya apa coba? Berhubung waktu itu hujan, dan dia tau saya bahkan bakal sakit cuman gegara kena kentutnya hujan, dia harus jemput dan mastiin saya sampe rumah nggak kena hujan.

So sweet nggak sih kalo ada seseorang yang rela meninggalkan kwetiau nya demi jemput kamu?

Iya! Saya yang gila drama Korea ini merasa bahwa itu sangat spesial saudara-saudara. . .

Bukan fakta dijemput dan bisa ngirut ongkos, bukan! Tapi fakta bahwa dia merelakan waktunya untuk urusan simpel saya itu lho😁

I mean mantan-mantan saya sebelumnya pasti pada bakal “I will call you a cab, wait a minute” dan jajang…. blue bird dateng ngejemput.

Apa spesialnya? Ha!

Saya belum bertemu banyak cowok di dalam hidup saya, tapi saya sudah bertemu dengan yang meninggalkan kwetiau nya demi menjemput saya yang jalan-jalan sama sahabat saya.😍 Saya sangat berbahagia.

Kalau dia mengantarkan pulang waktu lagi jalan bareng dia sih biasa, tapi yang menjemput dan mengantarkan pulang waktu lagi jalan bareng orang lain, bagi saya, diam-diam walaupun tidak mengakuinya, itu spesial😆

Mungkin bagi kalian yang lain itu juga biasa. Tapi sekali lagi itu spesial soalnya tidak pernah terjadi di hidup saya, baru ARL😅

Bersambung. . .

Apakah kalian penasaran episode selanjutnya. . .?😉

Advertisements

16 thoughts on “Kisahku Dan ARL》》 Part 1

    1. He he he he. . . Mian. . .soon deh sambungannya.. lagi ngedit😉

      Iya ARL yg Indo Syer. . Ah ribet juga ya pake inisial tuh jadinya bisa ketuker-tuker.. lol

      Dan bisa jadi. . . Bisa jadi gegara dia bikin aku penasaran. Dia itu kayak kado dari orang tuaku di hari ulang tahun. Hal baru dan entah bagaimana terasa berharga😁

      Like

    1. Ha ha ha ha. . . Iya ini versi lengkapnya. Semoga nggak mual ya pas baca😂

      Dan iya. Setidaknya bagi saya, orang yang curhat tentang kelemahannya itu adalah orang yang menakjubkan. I mean dia tidak menceritakan hal itu pada sembarang orang kan. Dalam hal itu dia mempercayai saya.😄

      Like

  1. winona571

    Mau…. nunggu lanjutannya…. menarik… pa lagi kalau dibuat ala cerpen. Hehehe…

    Tapi asem, ya…. dirimu bikin ingat kisahku sendiri. 😀 Kalau SVR (Flemish guy – Dutch), kenalnya di Badoo… dari awal chat, sudah deg deg an, padahal blm pernah ketemu. Yang sekarang ST (Walloon guy – French), dapatnya dari OK Cupid, orangnya asyik, selalu bikin ketawa – ketawa, dan nyaman. Tapi nggak “nyosoran”. Dua – duanya cerdas, mapan dan good looking.

    Liked by 1 person

    1. He he he he thanks udah excited Kez.. seneng 😄🤗

      Dan aku ingat, he he, kamu pernah bilang kalo kamu dan SRV ketemu di Badoo..😊

      Ah begitulah good luck sama si French ya..

      Habis pelangi yang satu hilang, pasti akan terbitlah pelangi lain. So galau nggak bole lama-lama😂

      Ketemu good looking, mapan, cerdas, bikin nyaman, bikin ketawa, aksen seksi (French), apa bisa pisah sama SRV dikatakan bencana? Ha ha ha ha

      Dan by the way, bukannya kamu nggak suka yang “nyosoran” ya? Jadi yang baru ini rada lebih pas😀

      Like

      1. winona571

        Krn ST ini pernah tinggal di Jepang selama 4 tahun. Dia itu atlet Judo, jadi waktu remaja dapat kesempatan belajar di Jepang. Jadi sedikit banyak sudah tahu Asia dan budaya nya. Badannya Six Pack gt….

        Pertanyaannya sama dengan Mb. Ida…. knp ARL hrs keluar dari hidupmu. Dirimu yang mutusin kan? Kok sedih… dan penasaran, karena sdh baca episode sblmnya… masa iya, alasannya cuma itu doang?

        Liked by 1 person

      2. Oh cinca atlet Judo?😃Mau mau mau. . . Ha ha. #gubrak

        But yeah saya punya special interest ke atlet Judo gegara suka nonton The Return of Superman which is salah satunya di bintangi atlet Judo kemaren😅

        Ehm, ntar deh pas sudah baca semua episode pasti kamu bakal ngerti kenapa.

        Itu semacam beberapa hal kecil dan puncaknya ya di situ kemaren.

        Like

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s