6 Tips Berselingkuh Dengan Aman Ala Pursuing My Bule

Beberapa bulan terakhir ini salah satu teman saya (sebut saja Mawar), hidupnya dia jalani sebagai seorang selingkuhan.

Ceritanya Radit ini adalah pacarnya si Mawar pas SMA. Tapi pas awal-awal masuk kuliah mereka langsung putus. Nah putus itu Radit jadian sama salah satu teman Mawar yang sebut saja namanya Melati.

Empat tahun kemudian Mawar dan Radit bertemu, dan munculah rasa itu kembali. Tapi Radit kan sudah punya Melati, gimana dong?

Ha! Ajaibnya Mawar mau-mau saja memperjuangkan si Radit dengan sembunyi-sembunyi alias jadi selingkuhan😥

Ok singkat cerita, belakangan Radit mulai berubah. Radit greedy. Radit yang awalnya cuman tikung-able oleh Mawar, sekarang sudah mulai mengembangkan diri menjadi tikung-able untuk beberapa wanita lain.

Dan Mawar ngomong gini:

Kasian Melati dikibulin sama Radit begitu, polos banget. Waktu aku bareng Radit, dia nggak ada nyembunyiin apapun. Pesan si Melati dia kasitau ke aku, dan dari sana aku tau seberapa polosnya si Melati. Ugh kasian banget aku sama dia.

Nah beda sama saya dia.

Saya sih nggak kasian sama sekali sama Melati. I mean sampai akhir dia tidak tahu gaes, sampai akhir!

Si Mawar yang menyedihkan kalau kata saya. Iya nggak sih?

Gini lho, kita dikibulin habis-habisan, tapi kita nggak tau, kita taunya disayang dengan sempurna, ada efek nggak ke kita?

Ha! Berangkat dari pengalaman itu akhirnya saya memutuskan untuk mempersilakan saja pasangan saya untuk mendua atau mentiga atau menyeratus. . . whatever. . . asal:

1. Jangan terlalu banyak berhubungan via handphone

Pas saya berangkat ke kamar mandi kamu langsung nyamber handphone, lalu pas saya balik kamu beburu naroh tu handphone lagi?

Ohoh, *geleng-geleng* jangan!

Sekalipun kamu bales pesan si dia dulu, bales aja selow! Saya nggak akan meriksa juga but please act naturaly. Jangan bikin saya curiga karena curiga adalah awal dari peperangan😂

Pergunakan dengan baik kepercayaan saya untuk membuat saya sepenuhnya bahagia dan bebas patah hati. Oka?

Pas bareng saya (setidaknya), please kurangi komunikasi kalian.

2. Jangan ambil foto sama dia

Dan sekalipun kalian kencan liburan bareng ngeliat Aurora ke Kutub sekalipun, nggak usah selfie bareng.

Gimana kalau kalian nggak berakhir dengan baik, kamu menyesal bohongin saya, tapi si selingkuhanmu nggak kalah sakit lalu dia bales dendam dan ngirim foto kamu yang lagi dikasih BJ dengan background Aurora ke saya?

Ngerti kan kenapa mesti nggak boleh ambil foto? Buat jaga-jaga supaya nggak ada jejak nyata yang mungkin saja bisa saya temukan.

3. Jangan sampai diketahui oleh orang dekat kita

Mungkin terdengar seperti percakapan di dalam film, tapi saya benar-benar paling benci hidup menyedihkan dan dikasihani.

I mean lets say salah satu temen ember nggak bisa jaga rahasia saya tahu tentang fakta bahwa kamu main gila di belakang saya. Dia bakal menyebarkan itu dan tentu saja itu akan berakhir di saya.

Lalu kemudian kita putus dan orang-orang bakal sibuk silih-berganti bilang “Sabar ya. . .” which is gonna make everything thousand times worse than they really are .

I mean gaes, I am this kind of girl that pas kesandung batu dan itu rasanya sakit banget tapi tetep kuat nahan. But saat ada yang bilang “Jangan nangis ya,” dan mengundang semua orang ikut bilang itu, saya justru akan mulai menangis.

Ngerti nggak sih maksudnya? ha ha ha ha

4. Jangan berlebihan mengarang cerita

Saat misalnya kamu pamit mau tidur tapi tetiba satu jam kemudian kamu masih online whatsapp buat chat sama si 비츠dan saya mempertanyakan itu, please jangan terlalu over mengarang cerita nya yes🙄

Jangan pernah muncul dengan semacam “Tadi tuh aku udah mau tidur tapi Mama tetiba nelpon dari kantor polisi dan minta kirim pulsa lalu aku ribet lagi ngurusin pulsa buat Mama dan beres itu tetiba Adek nge-WA katanya gula darah Papa droft lagi dan semua orang panik sehingga aku harus menenangkan mereka lewat WA ini. But no worries all is well now.”

Ha! Pertama karena alasan ribet kayak gitu nggak bakal berakhir di malam itu juga dipikiran saya. Saya akan khawatir smpai besoknya dan bisa jadi saya bakal kirim keranjang buah berisi ucapan GWS ke rumah keluargamu dan saat itulah kamu bakal ketahuan bohong.

Dan saya tidak akan diam saat dibohongi.

Efeknya kebohongan kamu bakal terbongkar dan itu juga ujung-ujungnya bakal berimbas ke terbongkarnya kasus perselingkuhanmu. Di situ saya akan tersakiti. But remember our deal? Dont hurt me no matter what! Boleh selingkuh tapi jangan ketahuan ingat?

5. Sekali diam ya diam selamanya

Ini alasannya saya suka kalimat Pak Pendeta just before the vow. . .

If anyone here has any reason why these two should not be joined together, let him speak now or forever remain silent.

Yep! Memakai konsep itu saya pengin kamu menyesuaikannya dengan situasi kita.

Kamu sudah membohongi dan menduakan saya selama ini, please tetap seperti itu sampai kamu sadar (atau hubungan kita berakhir)!

Jangan pernah tetiba mengaku dengan alasan merasa bersalah atau sebagainya. Oke?

6. Sok selingkuh sama yang setipe sama kamu

Kalau kamu selingkuh sama yang pinter putih tinggi langsing kaya dan ketahuan saya, saya benar-benar akan merasa sangat sedih.

Tapi saat kamu selingkuh sama yang tipe nya sama abstraknya kayak kamu sih, ha ha saya ketawain saja!

Dan gaes, itulah dia tips buat para tukang selingkuh di luar sana. .  . Semoga berguna😉

But by the way catat ya! KARMA ITU BERLAKU DI DUNIA.

Baca pendapat saya tentang perceraian Angelina Jolie dan Brad Pitt. 

Advertisements

15 thoughts on “6 Tips Berselingkuh Dengan Aman Ala Pursuing My Bule

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s