6 Perbedaan Antara Playboy Dan Pria Sejati

Oh Gentleman. . . From Pinterest

Banyak sekali yang bilang bahwa cinta itu buta. Tapi menurut saya sih beda.

Cinta? Normal-normal saja. Orang-orang yang jatuh cinta lho yang suka langsung buta. Iya! Nggak pake rabun, nggak pake katarak, langsung buta tok! *rolling eyes*

Dan kalo cuman buta doang sih masih mending, ini sekaligus tuli biasanya. Nggak usah jauh-jauh, sewaktu menulis tanda-tanda PHP kemarin saya sudah menyinggung contoh si buta-tuli ini, sahabat saya sendiri.

Suer, yang kelihatan jelas tuh nggak keliatan sama dia. Yang nasehat bener dianggap mitos. Apa bukan buta tuli? #nyinyirlagi

Nah biasanya yang buta-tuli ini rada percaya sih sama yang terpintar di dunia, Mbah Google. Makanya keberadaan artikel-artikel mencerahkan semacam ini sangat diperlukan.😁

Dan without further ado, lets go stright to enam tanda yang membedakan player dan loverπŸ˜‰

1. Perkataan mereka

Gaya ngomong playboy sama yang enggak itu sangat beda lho kalo kamu perhatikan. Coba deh!

Yang playboy teh cenderung mengatakan hal-hal yang pengin kita dengar, sedangkan yang pria sejati cenderung mengatakan realita.

Bersama si playboy kita akan merasa seperti sempurna, merasa seperti princes, dan untuk berbagai hal salah pun kita bakal dapat pembenaran. Sedangkan bersama si pria sejati, kalo nggak sempurna ya dia bilang nggak sempurna, kalo salah ya dia bilang salah.

Bersama pria sejati kadang kamu akan merasa seperti sedang bersama dengan titisan orang tua kamu. Itu karena mereka cenderung merasa bertanggung jawab atas diri kamu. Jadi kalau kamu salah ya kudu diluruskan ke jalan yang benar.

Dan seperti yang saya katakan di tulisan Apakah Dia Real Love Ku, Ataukah Hanya Sekadar Mister Almost?, seorang pria sejati (real love) itu kudu dewasa dan bertanggung jawab.

Lha yang playboy? Bodo amat mereka mah yang penting kamu seneng dan ngasih apa yang mereka pengen. Urusan kamu mau jadi apa, mau bagaimama setelah ini, emang mereka pikirin?

Dan bayangkan seberapa banyak gadis lain yang mendengar kalimat itu dari bibirnya!πŸ˜…

Pic Fron LoveThisPic

2. Passionnya

Untuk masalah passion juga sangat-sangat beda dan jelas sekali perbedaannya antara pemain dan pecinta.

Yang pemain teh aduh, menggebu-gebu kalo di awal-awal.

Nah saya tidak mengatakan semua yang menggebu-gebu itu buruk dan playboy lho, tidak!

Yang saya bilang, kalau dia benar-benar sayang dan bukan playboy, passion nya kalo di awal menggebu-gebu, ya terus begitu sampe nanti-nanti. Kalau yang playboy? Awal-awal doang, percaya deh!

Kayak grafik y=-x kalo playboy teh di bikin grafik, turun!

Saya bukannya bilang passion si pria sejati nggak bisa turun ya. Bisa saja. Yang namanya hubungan begitu mana ada sih yang fresh terus?

Tapi kalo pria sejati teh turunnya nggak sedrastis para playboy. Turun juga ntar naik lagi kayak grafik cos-sinus.

3. Centre of attention

Saat kaalian melakukan percakapan pendalaman satu sama lain, siapa yang lebih mendominasi? Dia?

Oh no! Playboy biasanya cenderung self centered. Mereka akan blah blah blah membanggakan diri dan menceritakan yang baik-baik tentang mereka because just that is exactly what they want you to know. Keistimewaan dan kebesaran mereka.

Makanya saya jatuh langsung saat ARL mengizinkan saya masuk pada sisi tidak sempurna dia.

Trik ya guy, , , tunjukkan kelemahan kamu maka dia akan merasa sangat spesial.

Kalo playboy teh biasanya nggak mau. Soalnya ini beresiko juga. Nggak semua cewek terpesona dan mau nerima kelemahan seseorang even thought its not really a big unperfection.

But you know what, a girl that love your flaw, absolutely worth it. *nunjuk diri sendiri*

4. Gaya bercinta

The real gentleman will not left you unsatisfied, believe me!

Kamu bakal jadi prioritas dia karena dia tahu kadang wanita lebih sulit untuk datang daripada dia.

Kalo dia tipe yang cuman masuk-keluar-masuk-keluar tanpa memperdulikan kamu, maka itu artinya dia adalah tipe pria patut masuk bak sampah.

Kemungkinan besar dia playboy dan dapat dipastikan bahwa dia bukan pria sejati. Dia adalah pria egois.

5. Publikasi

Ok call me odd, but when we are officialy date, we should put some label on us.

Saya jelas mengatakan bahwa pasti ada apa-apa kalau dia tidak mau mengakui kamu sebagai pacar di keramaian.

Entah dia malu sama kamu, entah ada inceran dia yang bisa jadi melihat, entahlah!

But the thing is, if he really love you, he would claim you. Dia akan dengan bangga mengatakan bahwa “ini lho pacarku”.

It such a special feeling when he introduce you to the world as his girlfriend, believe me!

ARL kemaren ngelakuin itu dan saya merasa sangat special. I mean im not even on Path but he put our pic on there and say “Sayangku. . bla bla bla”. Isnt that cute?

Real Geltleman From Pinterest

Ok maybe a litle alay, but yeah, saya mempertaruhkan hidup saya dan mengatakan itu pasti jutaan kali lebih baik daripada diajak backstreet.

Maybe tidak semua yang mempublikasikan hubungan itu pria sejati, but si playboy bisa dipastikan akan merahasiakan sebuah hubungan.

Si playboy tidak akan memperkenalkan kamu ke teman nongkrong, teman kantor, apalagi keluarganya. Trust me on that! πŸ˜‰

6. Pendapat orang dekat

Teman-teman, sahabat, dan keluarga, entah mengapa mereka kadang memiliki mata briliant untuk menilai pasangan kita. Somehow!

So yeah, tanya mereka!

Kalau ibumu pengin muntah pas ngeliat dia, pasti dia ada apa-apanya. Mereka pintar sekali lho membedakan playboy dan pria sejati.

Dan. . . . sampailah kita di penghujung artikel. . . bagaimana pendapat kamu?

Love you. . . xoxoxoxo

Advertisements

14 thoughts on “6 Perbedaan Antara Playboy Dan Pria Sejati

  1. winona571

    Satu lagi artikel yang bermanfaat… Thanks

    Tapi bgmn kalau ditambah, playboy suka mengumbar kata – kata pujian gombalan? Mksdnya menghujani kita dengan gombalan2 yang bikin kita muak sendiri.

    Trus soal passion… nanya kalau ini… gimana kalau sekarang nggak menggebu – gebu ngejar macam dulu (dulu tiap hari ngajak ketemuan), tapi diganti… memang nggak tiap hari, tapi perhatiannya ganti… jadi nanyain hal – hal yang riil…. misalnya, apakah aku baik2 saja… kalau sakit juga diperhatiin…

    Liked by 1 person

    1. He he yeah Kez, itu yang saya maksud di point 1. Soalnya kan kebanyakan cewek suka yang manis2 yang gombal2 gitu dan begitulah buaya darat beraksi😁

      Dan tentang passion, , , menurut pemikiran saya sih kalo dia kayak yang kamu jelasin itu sih nggak bisa di bilang turun. Dia hanya sadar bahwa ya hubungan harus lebih dewasa dan nggak ngrusuk-grasak kayak orang kesetanan. Nggak ada lah yang ngajak ketemuan tiap hari sampe bertahun2. Nanyain hal riil itulah yang bakal bikin bertahan dan jalan terus. Sekali lagi its in my opinion.πŸ˜„

      Like

      1. winona571

        Maksudku gini… err… mungkin ini malah playboy bodoh kali ya yg menghujani kita dengan pujian yang bikin kita muak. Soalnya kalau aku nangkapnya dari tulisanmu, yang namanya playboy itu lbh cenderung ke memberikan approval pada apapun yang kita lakukan meski itu buruk. Supaya kitanya nggak lari…

        Wkwkwk… suka sama istilah grusak grusuk kayak orang kesetanan.

        Liked by 1 person

      2. Iya juga ya. . . Ada niat sekaligus untuk menghujani dengan pujian, selain mengaprove apapun kelakuan kita di point satu itu cuman gak di jelasin aja ya.. ntar deh ditambah satu point lagi kalo gitu.. and muji berlebihan itu di mata mereka (mikirnya) kita suka lhoπŸ˜‚

        He he he he. . .

        Like

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s