8 Permintaan Aneh ARL Yang Sebenaranya Bikin Saya Melted😍

Pic from 100jelanii.ru

Ok mungkin bagi beberapa diantara kalian ini bukanlah suatu hal aneh. But it is, odd, for some people, at least me.

I mean ini bukan semacam permintaan untuk bersama-sama datang ke gereja, mengiris tangan, dan meneteskan darah kami di atas kitab suci sambil berjanji sehidup semati atau sejenisnya. No its not.

Its just random common things that I never been experience before. So thats why it become weird on my case.

(Peringatan keras: alay gila ala-ala yang lagi jatuh cinta so kalo alergi alay silahkan kembali)

1. Cium tangan

Ha ha ha ha! Dari serial Kisahku dan ARL Part 1, Part 2Part 3 kalian pasti sudah tahu bahwa kebiasaan saya sebelum berpisah sama dia itu ya kiss and hug.

Well dia ikuti sistem itu, dipertemuan ke empat dia dengan tepat balas memeluk dan balas mencium saya.

It was a great special good bye habit that we do till now. But you know what, it would be even greater if we also have special greeting signature. And we dont have any, yet. . .😶

Dan suatu ketika beberapa minggu yang lalu suddenly dia menjulurkan tangannya pas baru ketemu saya. And Im like “What? You want to holding hand?” dan dia cuman mengangkat tangannya ke wajah saya dan meminta sebuah kecupan di sana.

I dont know guys. . . its kind of sweet for me. Nothing sexual but romantic and just. . . you know. . . saya merasa sangat dicintai. . . #reader(s)padamuntah😅

2. Salam ya. . .

Yang ini benar-benar sangat aneh menurut saya pada awalnya.

I mean kronologinya waktu itu saya lagi whatsappan sama dia terus dia tanya saya lagi apa terus saya jawab saya lagi santai sama temen (atau telponan sama Mamah) saya dan dia bilang “Salam ya. . .”

What the f*ck! You cant just “Salam ya” ke teman apalagi Mamah saya. . .

But then dia memperkenalkan saya ke teman-temannya dan menurut salah satu teman saya itu artinya “Dia mengakui saya dan dia tidak hanya menginginkan saya, tapi seluruh paket hidup saya termasuk teman dan keluarga. . .”

Dulu sih nggak pernah saya sampaikan tapi sekarang saya sampaikan. . . .

You know what my lovely Mum said? “Jangan macam-macam ya. . . Kalo udah begitu mending nikah wae. . . !”

Ha ha ha ha Ma, udah nggak sabar banget supaya berenti ngirim uang jajan? 😅

3. Perbanyak komunikasi

Aneh dan risih sekali lho awalnya. . . Tapi sekarang sih saya malah suka dan bahagia.

Ceritanya kan waktu itu kami berantem gegara saya yang jadi rada tertekan dan stres dengan tuntutan “saling mengabari tingkat ekstrim” ini.

Saya curhat ke teman saya. . . Saya curhat semua tentang betapa saya kadang berpikir “What?” saat harus membalas pesan dia yang berjejer memberitahukan aktivitas rutin dia.

I mean tentu saja saya harus membalas, tapi apa yang harus saya balas? Misalnya dia bilang “Aku udah di kereta ya. . .” apakah tidak aneh kalau saya membalas “Ah araso” seperti kemarin, kemarinnya lagi dan kemarinnya kemarinnya lagi? Tidak kreatif sekali. Tapi saya juga bingung menanggapi pesan semacam pemberitahuan naik KRL atau pemberitahuan sudah sampai rumah.

Lalu teman saya bilang “Ya Tuhan kasih ARL ke saya! Kamu lihat saya yang selalu mengemis-ngemis pesan pacar saya? Saya rela melakukan apapun supaya dapat yang seperti ARL. Kamu harusnya bersyukur dia masih sabar sama kamu dan SMS-SMS singkat kamu itu.”

And yeah. . . I become thankfull after that. . . I love that my boyfriend remember me in every of his activities. . .😊

4. Jangan bohongin Mamah

Saya adalah the biggest liar in the world jika itu jatuh ke urusan kedua orang tua saya. . .

Saya melakukan itu bukan tanpa alasan. Itu demi mereka sendirk, demi kedua adik saya juga.

I mean jika Mama mengetahui paling tidak setengah dari fakta kehidupan saya, maka beliau akan langsung darah tinggi dan stroke. Lalu Papa pulang-pulang akan terkejut dan bertanya-tanya “mengapa” soulmate nya jadi stroke, dan kemudian setelah tahu, Papa juga akan terkena serangan jantung. Sepeninggal Papa, Mama akan menjadi semakin kurus dan tertekan dan kemudian meninggal juga. Dan kami bertiga akan menjadi yatim piatu, miskin, kurang makan dan ikut meninggal dan tamatlah riwayat keluarga.

So dengan pemikiran itu saya mulai banyak berbohong. Seperti misalnya kalau akhir pekan Papa dan Mama bertanya “Emang jalan sama siapa?” saya akan jawab “Sarah. . .” Dan pas udah malam ditanya “Sudah pulang?” Saya akan jawab “Sudah” padahal sebenarnya sudah sampai hotel bareng ARL.

Well, dia meminta saya untuk sedikit lebih jujur seperti misalnya pas lagi jalan dan ditanya saya jawab aja bareng dia lagi jalan gitu. . .

And itu terdengar seperti bertanggung jawab. . .dan real love. . .Iya tidak? 😁 #muntahnihreaders

5. Please cepet selesaiin tugas akhirnya

#Akh. . . Tajem nih permintaan yang satu ini. . . I mean guys idk kok saya rasanya aaaaaaaaaaaaaaaa sekali ya menghadapi tugas akhir. . .

Padahal sebenarnya tugas akhir S1 adalah tugas akhir teemudah katanya. . . Well bukan masalah sulit sih. . . Just, bosan dan malas. . .😴

Dan ARL adalah penyemangat utama supaya saya cepat menyelesaikan tugas akhir. . . Idk, itu bikin semangat dan sekarang saya sedang mengusahakan itu😄 I mean kalo belum lulus kan gabisa nikah😂

He want me to be happy, and chase my dream. . . Its kind of sweet. . .😍

6. Jangan boros

Dari awal ARL memang selalu menasehati supaya jangan boros dan sebenarnya saya juga sudah dari dulu mengiyakan.

But saya nggak terlalu mendengarkan nasehat itu sampai suatu ketika dia ngomel panjang lebar pas saya ketahuan bohong ngurangin belanja online padahal paket zalora saya datang tiga hari berturut-turut.

Dia bilang gini:

“Kamu harus belajar hemat. . . Gimana nanti keuangan kita kalo kamu masih boros dan belanja mulu begini? Kan yang megang uang itu kamu, cewek.”

Oh my God. . . Its like. . . Wow. . . Someone actually see me as his future and its feel sooo special. . .

I mean ini beda lho sama konteks pas kita denger impian yang cowok kita cecuapkan pas kita lagi ada di pelukan dia dan baru abis orgasme. Beda. . . Ini teh kerasa kayak. . . Oh my God. . . 😊

7. Jangan suudzon

Kalau kalian adalah pembaca setia yang sudah berlangganan, maka kalian tentunya sudah tahu bahwa saya adalah tipe yang sedikit “takut jatuh cinta dN memulai sebuah hubungan serius”. . .

Well, actually bukan jatuh cinta nya yang bikin saya takutkan, tapi setelah jatuh cinta itu. . .

Saya akan mulai insecure dan suudzon dan cerewet dan cepat ngambek dan sakit hati dan menggila. . .

I dont know why imajinasi saya bisa menjadi sangat tinggi saat berhubungan dengan urusan hubungan percintaan. Itu semua sampai pada tahap tidak tanggung-tanggung alias menakutkan. . .

And you know what? ARL once said “Jangan suka suudzon. Aku nggak mau kamu sakit hati sendiri padahal sebenarnya nggak ada apa-apa. I love you.”

Ok kalian boleh muntah kalo saya terlalu alay but its sweet. . . Like really sweet for me. . .

8. Natalan pulang

Ini juga. . . Permintaan agar saya pulang sewaktu Natal. .

Well you know jadwal IPB teh rada beda sama jadwal kampus lain. IPB nggak ada libur akhir tahun so selama empat tahun belakangan saya sama sekali tidak pernah merayakan Natal di rumah.

Pulang, nikmati waktu bersama kedua orang tua dan adik kamu. Sungkem minta ampun minta maaf ke Mama Papa. Lebih banyak lagi peluk dan peduli sama adik. Dll yang actually saya tahu harus tapi jarang sekali saya lakukan.

You know, saya lebih ke yang cuek dan “Ok, Im on my room if you people need anything and they never need me and Im ok”

Itu dia cecuap kali ini, ceritakan apa saja permintaan biasa dari pasangan kalian yang bikin melted. . . I want to know. . . 😉

Advertisements

24 thoughts on “8 Permintaan Aneh ARL Yang Sebenaranya Bikin Saya Melted😍

  1. Cieeee Val ihiiyyy hahahaaha.
    Soal mengabari dan saling kasih kabar itu juga berlaku di hub aq sm mas kok.
    Bahkan dia menekankan utk saling berkabar skalipun aq lg pergi sm abang gojek hahaha
    Kalo perlu kasih nomer abang gojeknya ke dia buat memastikan klo saya baik2 aja dan smp dg selamat (tkt saya diculik sm abang gojek).
    Simpel tp manis 😀
    Seprti ARL kamu gt lah

    Liked by 1 person

    1. Hi hi hi hi. . . Harus bagaimana Syer supaya aku inget dan konsisten menjalani komunikasi seperti ini? Kami lagi sedikit bermasalah nih barusan gegara komunikasi😭 dia lagi marah. . .

      Manis sih tapi kalo lagi lupa gimana dong? Si Mamas kalo Syera lupa sms ngambek juga nggak sih?

      Eh selain sama-sama strict dalam komunikasi, mereka juga seumuran Syer. . .😄 *jangan bilang saling kenal?* ha ha

      Liked by 1 person

      1. Hhehe makanya bikin komitmen aja sm diri sndiri Val.
        Bagi km mgkn sepele, tp kan blm tntu pasangan km menganggap sepele.
        Setidaknya km tau klo ARL itu peduli sm diri km, wlau kudu ngabarin apa2nya berlebihan. Tapi mau gmn dong drpd dicuekin jd yg ada kya pacaran tp ga berasa pacaran.

        Liked by 1 person

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s