bersama ARL, hilang semua prinsip ku

Sudah dari kemarin sih ini. I mean prinsip awal saya kan “sekali putus ya putus aja”, tapi buktinya sudah berapa kali saya dan ARL putus nyambung? Baru dua kali sih dan ini putus yang ketiga kalinya. Walaupun sebenarnya baru kali ini yang ada “jadian” dan “udahan” nya. Yang lain mah kita ngejalanin casual, berantem dan baikan. Gitu.

Pokoknya intinya saya kemarin malam minta putus dan bilang nggak mau komunikasi lagi dan mau ganti kartu dan gak ngasitau dia sekalipun dia bilang minta dikasitau no baru kalo saya bener2 ganti kartu. DAN HARI INI, barusan banget saya sms “Kangen. I miss you.” Dan dia bales “I miss you too, so much.”

Konyol ini tapi hati saya kok jadi seneng ya?

Lau saya bales “Pacaran emang selalu dari sononya selalu rumit dan ujung2nya kek begini. Gegara aku takut ngalamin situasi yang kek begini makanya dari dulu gapernah pacaran dan gamau suka sama orang. Kok bisa aku suka sama kamu ya? Kok bisa aja masih seneng pas jadian padahal tau bakal nangis ujung2nya? Aku berusaha ikhlas, aku tau kita ga cocok, tapi kok sedih?”

Dan dia bales lagi “Namanya juga hubungan, pasti ada moment senang dan sedih, yang penting susah senang selalu bersama ngejalanin hidup, saling mendukung dalam segala hal, saling terbuka karena ga ada hubungan yang ga ada masa sulit tapi kalau bisa mengatasinya itu juga masa indah.”

Lalu saya bales “I dont know what to say. Just a warm hug and kiss.”

Ah, cuman pengen share seberapa sedihnya kisah cinta kami yang terpisah tapi saling merindukan dan mencintai. . . hiks. . .

Advertisements

2 thoughts on “bersama ARL, hilang semua prinsip ku

  1. winona571

    Lah, okay berarti ya… beres kan ya? I am glad to hear that. 🙂

    Berarti cuma pertengkaran ya? Kali lain jangan cepat2 bilang putus. Ada seseorang… senior ku di KU Leuven, Beliau sedang Phd bidang Psikologi, dan punya pengalaman segudang soal relationship. Karena tahu saya bener2 cupu soal ini, beliau kasih nasehat…. pacaran, pasti awalnya manis banget… tapi habis itu mulai ada pertengkaran – pertengkaran. Yang menentukan bagaimana hubungan itu nantinya, adalah bagaimana cara dari kedua orang yang pacaran ini meng”handle” bila terjadi pertengkaran. Dari situ kan kelihatan juga kedewasaan dan seberapa besar hati dari masing – masing orang untuk minta dan memberi maaf.

    Liked by 1 person

    1. Ahh Kez. . . baca komentarmu aku kok jadi ketampar gini ya? Kelihatan dong kalo aku dewasanya masih “kadang-kadang” doang😁

      Iya kalo kami balikan lagi, bakal usaha supaya nggak bilang putus lagi… Aduh…. Hmmmmm….. 😵

      Keceplosan juga aku semalem Kez. Nggak niat.. Kita pas pisah masih hug and kiss beberapa kali juga walaupun udah putus. Aneh ya kalo di pkir2.

      Like

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s