Kadang PHP Itu Cuman Mitos, Kamunya Aja Yang Kelewat Pede

jjjkhljjl
Via Love Banget

Ini judul yang agak menampar. . . tapi serius deh, saya mau tanya sedikit. . .

“Apakah dia pernah mengatakan dia suka kamu, cuman nggak ngajak pacaran?”

“Apakah dia sebelumnya ada menjanjikan akan menikahi kamu, tapi setelah kamu menjawab ‘iya’ lalu dia menghilang?”

Sebagian mungkin menjawab ‘iya, ada.’ Tapi sejauh yang saya temukan disekitar saya, masih seratus persen menjawab ‘tidak ada’.

Yeah, tidak ada janji, tidak ada pernyataan cinta yang resmi, hanya saja si dia menghilang dan kamu menyebarkan status di facebook mengatakan bahwa dia mem-PHP-kan kamu.

Saya membuat judul itu terinspirasi dari sebuah kata kunci pencarian yang masuk. Seseorang menemukan blog ini dengan mengetikkan judul di atas. Terima kasih untuk inspirasinya. . .

Membaca kata kunci itu, saya seketika langsung teringat akan kejadian di semester tiga lalu.

Iya! Waktu itu saya ada dekat dengan seorang cowok asal Malaysia yang kalau tidak salah sudah pernah saya mention di beberapa tulisan di sini. Iya, yang ketemu di klub les privat, yang sering ngerjain PR Kimia saya itu.

Dia menyebut saya PHP dan itu langsung merusak hubungan kami.

Itu sebuah kesalahpahaman dan saya merasa sangat tersinggung dibilang PHP (maklum masih muda, sensi, dan alay). Jujur sampai saat ini sih saya masih males senyum kalo ketemu (yang untung jarang).

Jalan, nonton, makan, berkirim pesan, dan telponan beberapa kali lalu kemudian nggak gitu lagi, sama sekali nggak bisa menjadi alasan untukmu menyebut seseporang PHP ya. . .

Pahamilah bahwa PHP itu adalah singkatan dari Pemberi Harapan Palsu.

Apakah kegiatan-kegiatan yang saya sebutkan diatas memiliki makna khusus dan spesial bagi kamu? I dont know, maybe. But ini dunia, dan dunia ini luas. Kita tidak bisa menerapkan aturan kita sendiri ke orang lain.

Please jangan terlalu banyak pede dan langsung berimajinasi terlalu tinggi hanya karena dia mengantarmu pulang dan kemudian mengirim pesan “Aku udah sampai rumah. Mau langsung tidur. C u tom.”

gambar-dp-bbm-php-radit
Dengerin Bang Radit noh!

Okay, this is a rough talk. Tapi serius, renungkanlah!

Jika kalian merenungkan, memahami, dan menjalankan apa yang saya katkan diatas, Insha Allah kalian tidak akan pernah di PHP lagi.

Tapi jika kamu adalah termasuk yang ‘ngotot’ mengatakan bahwa hal-hal semacam membalas pesan dan begitu-begitu bisa dianggap sebagai pemberi harapan, kemudian sekarang kamu sedang berada pada titik dimana kamu bertanya-tanya “Dia kayaknya lagi PHP-in aku deh. Duh, tapi bingung ngebuktiinnya gimana. . .”, saya punya enam point untuk pencocokan. . . *wink*

Terakhir, kalo misalnya ada kata yang salah tolong jangan masukin hati. I just want you to be a strong girl so no one can hurt you anymore. And its all because I love you. . . oh dear reader(s). . .

See you soon. Jangan lupa follow, like, dan share kalau kalian merasa tulisan ini worth untuk itu^^

Advertisements

8 thoughts on “Kadang PHP Itu Cuman Mitos, Kamunya Aja Yang Kelewat Pede

  1. winona571

    Betul…. Saya dulu juga gitu kok…
    Kalau ada cowok baik sedikit, kalau cowoknya kece… langsung deh kepikiran. Itu konyol sbtlnya… Barangkali karena kitanya sudah ada bibit suka, terus ngarep, jadinya ngayal macem2…

    Liked by 1 person

  2. Cewek2 nih yg sering gitu. Terlalu pake perasaan. Padahal yg laki cuma berbaik hati ngajak makan atau nganterin pulang. Atau telponan aja biar punya teman cewek. Eh kepedean ha ha ha……

    Liked by 1 person

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s