3 Alasan Kenapa Blokir Mantan Itu Hukumnya Mubah Menurut Saya

Hasil gambar untuk block an ex
Keep calm o matic

Topik yang sangat seru untuk dikenang dan dibahas, mantan. . . *nyengir*

Selamat datang, kali ini mari kita berbicara masalah ‘memblokir mantan’ dari segala sosial media dan kontak.

Bagi sebagaian orang, even saya yang di masa lalu, mungkin hal ini (memblokir mantan) merupakan hal yang sangat silly dan aneh.

“Why?” Gituh. Putus bukan berarti musti hilang silaturahmi dan bla bla bla. Masih bisa berubah menjadi sahabat dan tempat curhat lhooo.

*rolling eyes*

Can be, actually. Apa sih yang enggak mungkin di dunia ini? Semua memang bisa terjadi jika Tuhan menghendaki. #tsah

Tapi, tapi siapa yang tahu persis mana kehendak Tuhan dan mana kehendak ‘hati ngotot yang belum mau move on’? LoL

So, pas kesini-kesini, saya yang awalnya memakruhkan pemblokiran mantan, malah berubah menjadi memubahkannya.

Alasannya? Cekidot!^^

1. Tidak ada alasan penting untuk tetap menyimpan kontaknya

Yeah, you have no reason to save him on your phone.

Sering menghubunginya di waktu mendatang? Can be, jika kalian sudah cukup dewasa dan putus dengan cara yang dewasa pula (atau di waktu yang benar-benar jauh dari waktu putus). Tapi kebanyakan saya yakin akan seperti saya, tidak sedewasa itu.

“Terus apakah akan menjadi duit dan bikin kaya?” Kata ARL saat saya mengatakan ingin sekali untuk something tidak penting yang saya lupa apanya, yang pasti kalau diingat-ingat sekarang, itu cukup lucu. :p

Anyway abaikan yang paragraf tiga dari subjudul ini, point yang ingin saya sampaikan adalah,  nggak ada alasan yang kuat dan penting untukmu tetap menyimpan kontak dia.

2. Meringankan beban hatimu

Malah kalau misalnya masih kamu simpan di awal-awal putus, yakin deh bakal sering kebolak balik ke kontak itu, selama beberapa saat mandangin si kontak disana sampai kemudian lembar-lembar kenangan manis diantara kalian mulai bermunculan dan menghasilkan danau air mata di tempat tidurmu.

IDK if it tidak berlaku di kamu dan lingkunganmu, tapi yang pasti hal ini entah mengapa selalu dialami oleh orang sekeliling saya dan juga saya (belakangan ini saat up and down dengan ARL).

(Baca juga: Jenis-Jenis Cewek Pasca Putus)

Dan jika hal ‘memandang kontak sambil mengingat kenangan’ ini berlaku untukmu, dengarkan yang saya katakan ini:

“That is sooooo stupid. Di saat kamu menangis-nangis kepikiran hubungan kalian seperti yang saya bicarakan sebelumnya, dia bisa jadi sedang main game atau apalah disana yang ‘kemungkinan besar’ enggak melibatkan air mata. Why, why you waste your youth for something as silly as crying on an ex?”

Move on, segera lupakan dia, dan itu bisa lebih mudah dengan mengambil tindakan ‘memblokir kontak’ sebagai langkah pertama.

Kalau mau lengkapnya, baca artikel saya yang lain yang berjudul Susah MOVE ON? Ikuti 10 Steps Briliant Ini!

3. Menghindari perang dunia III

Ini bagi kamu (atau dia) yang sudah ada gebetan baru ya. . .

Saya juga memasukkan ‘atau dia’ di dalam kurung karena saya berasumsi bahwa kamu semua yang ada disini adalah kamu-kamu yang tidak memiliki hoby atau pekerjaan sambilan sebagai pembuat onar di dalam hubungan orang lain (even mantan). Ya kan?^^

Kata ARL, mantan itu bisanya sedekat-dekatnya hanya bisa sampe ‘sebatas saling sapa’ doang. Sahabat dan temen cuhat? No way.

Terlalu banyak kenangan alias memori penuh intimasi untuk bisa fokus sebagai sahabat dan teman curhat biasa.

Terus, terus kalau misalnya kalian berdua (sesama mantan) bisa, apakah kalian yakin bahwa mereka yang sekarang bersama dengan kalian itu bisa?

Mungkin mereka mengatakan bisa dan fine dengan senyuman, tapi ketahuilah, pasti ada paling tidak sedikit ‘pang’ dihati apalagi kalau kamu dan si mantan terdengar ‘seru’.

Pam pam pam pam, itu dia setidaknya tiga alasan mengapa saya memubahkan kegiatan memblokir semua kontak mantan dari dalam kehidupan.

Bagi yang setuju silakan like dan share, bagi yang tidak, saya pengin tahu alasan mengapa kalian tidak. . .

Love you guys xoxoxoxo

Eh by the way jangan kek yang dibilang gambar ini juga ya:

Gambar terkait
Pinterest
Advertisements

10 thoughts on “3 Alasan Kenapa Blokir Mantan Itu Hukumnya Mubah Menurut Saya

  1. Maksudnya mubah mungkin Val? wkwkwk
    Sayang banget kalau mesti diblokir 😦 Bener sih poin2 yang kamu bikin, terutama nomor 2 itu (aih, nyeseknya). Tetapi sayang aja gitu kalau sampai bener2 putus komunikasi. Suatu saat mungkin akan tumbuh rasa sosial yang kuat, di luar nikah dan pacaran

    Liked by 1 person

  2. aku gk mudeng maksudnya mukbah dan mukrah, tapi yang pasti kalo mantan klo orangnya baek ya nggak aku blokir tapi klo mantan orangnya “gk terlalu baik” ya di blokir aja daripada bebanin pikiran.. hihihi.. harus bisa move on loh yaa.. haha

    Liked by 1 person

    1. Wkwkwkwkwk mukbah itu bhasa arab nya boleh malah dianjurkan. Kalo mukrah itu boleh tapi nggak dianjurkan. (Sotoy padahal bukan orang Islam) temenku banyak pake istilah itu soalnya 😂

      Ern, naj baik ataupun enggaknya, harus siap mental kan kalo misalnya mau tetep save nomernya.

      Kalo nggak siap mental, nggak bakal bisa move on😂

      Salam kenal😄

      Like

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s