5 Alasan Kenapa Kamu Harus Menikah ‘Pada Waktunya’

menikah
Gambar diambil dari vemale.com

Pada waktunya lho ya! So, anak-anak ABG yang baru sok-sok an jatuh cinta jangan pernah berani-beraninya kebelet nikah dan mengatasnamakan tulisan ini sebagai pendorong. *muka sangar*

Nikmati saja waktu yang ada, menggilalah dulu sebelum berpikir untuk serius membaca tulisan ini wahai kalian akhir teens dan awal 20-an. . .

Kehidupan pernikahan usia muda tanpa persiapan matang (apalagi kalau kurang dukungan orang tua) tidak akan seindah tulisan ini.

Yeah, this is just for kita-kita yang diatas 25 aka memang sudah waktunya jika mengikuti adat Indonesia.

Cuz number one ya. . . ^^

1.Perintah agama

Di Islam sih sudah pasti kita tahu digembar-gemborkan sekali untuk menghalalkan seseorang sebagai pelengkap ibadah dan mengikuti jejak nabi. . .

Tapi bagaimana dengan yang Kristen?

Ada, , ,

Kejadian 1 ayat 28:

Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambahbanyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung diudara dan atas segala binatang merayap di bumi.”

Kejadian 2 ayat yang ke 24:

Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.

Dan. . . I dont know maybe theres more perintah lagi untuk itu. . .

So do di agama lain yang saya tidak tau (maybe kalian bisa share di kolom komentar). . .

2. Bahagiain orang tua

Nggak semua orang tua pengen anaknya cepat untuk menikah, tapi pastilah semua orang tua pengen anaknya menikah selambat-lambatnya itu.

At least di lingkungan saya, belum pernah saya mendengar ada ibu-ibu atau bapak-bapak yang mengeluh “Masak anakku yang 35 tahun itu harus menikah sih.-_-“ yang ada adalah yang mengeluh “Masak anakku yang 35 tahun itu belum nikah-nikah atau bahkan punya pacar pun, tolong kau carikan satu. . .”

But no worries guys, no pressure untuk urusan ini.

Setua apapun kalian, kalau memang belum menemukan yang tepat, ya nggak usah segitu kedesek nya kok.

The point is you should be happy with your life.

3. Mengurangi pengeluaran

Setidaknya untuk pengeluaran basic seperti kosan/kontrakan kan kalau sudah punya suami bisa nebeng suami. Terus groceries juga yang awalnya kita semua mulu dari A sampai Z sekarang udah bisa bagi dua :p

4. Bikin iri para jomblo

Wuahahaha jahat ya niatnya.

Abis mau gimana lagi, seru sih baca-baca status yang mengandung “Lha sayanya kapan, wong pacar aja belum punya.” *ketawa guling-guling*

5. Daripada dibuang mulu

Boom!

Keliatan banget ya kalau sebenernya saya udah kehabisan ide setelah point 2. :p

Tapi kalau dipikir-pikir lagi, yang saya bicarakan ini nggak salah-salah banget kok guys.

Pada hakikatnya kan Tuhan menciptakan itu untuk membuahi dan memberikanmu keturunan tuh. Tapi ya syaratnya harus ada pasangan yang mau nampung dan membuahi itu di dalam tubuhnya.

Di Indonesia kalau belum nikah siapa yang mau? Dibuang mulu kan? :p

Anyway this is Vallendri, have a nice day!^^ Xoxoxoxoxoxoxo

Advertisements

19 thoughts on “5 Alasan Kenapa Kamu Harus Menikah ‘Pada Waktunya’

  1. Disini rasa hati sudah ingin sekali, tp apadaya belum dipertemukan hahaha tp btw nih ya kak, aku kadang sering bgt risih kalau lihat abg abg gitu yg pengen bvt “kebelet” nikah, sampai yang bilang “halalin aku dong” atau yanv lainnya. Duh 😦

    Like

    1. Hi hi hi hi iya nih lagi libur dan aku tinggal di rumah baru yang guede banget dua tingkat di wilayah baru sendiri, rasanya teh pengen kerja kerja kerja dan kerja aja nggak usah libur nggak usah terlalu sering di rumah. Dan pas dirumah ya begini nyalain semua lampu, nyalain musik kenceng, main komputer sampe mabok :p

      Like

      1. winona571

        Kayaknya asyik…
        btw, terkait hal di atas, gimana kalau yang saat ini ada kemungkinan malah ga bisa diandalkan masalah financial… Hahaha… mungkin belum waktunya menikah. 😛

        Like

      2. Yeah, mungkin bagi sebagian orang akan mengatakan bahwa masalah finansial biar dipikir nanti pasti ada jalan yang penting sah dulu.

        Tapi bagi saya itu perlu sekali.

        Sekarang sendiri aja susah, gimana nanti udah berdua?

        Nggak cukup itu cinta. :p

        Bukan jangan, tapi entar dulu setidaknya yakinkan diri bahwa kita bisa setidaknya nanggung yang basic nya kita untuk hidup nyaman (bukan mewah).

        Like

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s