“Castle”, Serial Misteri Yang Menghabiskan Kuota

castle1
enjoy the music of your life

Pursuing My Bule harus diisi dengan rutin lagi!

Setelah sempat steady di angka 3.900-an, sekarang page view pursuingmybule.com kembali lagi ke titik awal 300-an per hari nya.

Yeah, exactly, thanks to keterlambatan saya dalam membayar domain sehingga untuk sekitar dua minggu kemarin, google kehilangan jejak blog ini.

I need to get back to the track.

Dan berhubung saya tidak terlalu konek dengan cara professional seperti backlink dkk, untuk sementara saya akan stuck dengan ide “menulis lebih banyak dan mengingatkan embah google secara manual” which is mean setidaknya untuk satu atau dua bulan ke depan, system ‘satu hari satu tulisan (SHST)’ wajib kudu musti harus aktif.

Nah speak of SHST, apa yang lebih ampuh untuk memecut SHST selain mengikuti challenge?

Saya harus mengikuti challenge menulis!

Tapi challenge menulis apa? Topiknya harus tidak terlalu sulit mengingat jadwal akan menjadi lumayan padat dengan dibukanya dua project baru perusahaan dan (dalam nama Yesus) bisnis kuliner saya di minggu depan.

Ingatan tentang 30 Days Movies Challenge yang diikuti Mbak Noni beberapa waktu lalu itu pun muncul.

Teng teng tong teng!

movie challenge
Nonie Khairani

Tercapai ataupun tidak, saya akan mencoba mereview semua film sesuai tema yang ditentukan selama 30 hari ke depan. #wishmeluck #really #ineededthat

Day 1 The Last Movie You Watch ; CASTLE

castlecast-1000x600
Castle

Saya sebenarnya tidak yakin apakah yang ini bisa ikut karena Castle bukanlah film=film melainkan sebuah serial TV 8 season (Cinta Fitri mah kalah :p).

Tapi saya akan tetap menuliskannya anyway mengingat seberapa desperatednya saya untuk menceritakan tentang serial ini ke kalian. Hi hi

Secara sederhana, saya akan mengatakan bahwa serial ini adalah kisah tentang petualangan Richard Castle (Nathan Fillion), seorang novelist tersohor New York, dan Kate Beckett (Stana Katic) yang merupakan seorang detektif pembunuhan.

Klasik, pertemuan mereka pada awalnya dibuat tidak disengaja.

Terjadi pembunuhan yang secara kasat mata seperti diinspirasikan oleh buku-buku Castle, dan Beckett adalah detektif yang menangani.

Kasus yang lumayan sulit dan hampir tak terpecahkan jika saja bukan dengan bantuan Castle.

Nah keberhasilan itulah yang kemudian membuat Castle ketagihan untuk ikut memecahkan kasus lainnya.

Another classic, Beckett tidak menyukai gagasan itu, tapi pada akhirnya suka juga dan bahkan sampai jatuh cinta dengan Castle.

I looooove this TV series.

Nggak cuman tok tok tok masalah pembunuhan dan misteri berbeda di setiap episode saja, tapi penonton juga dihibur dengan drama-drama kehidupan semua tokoh yang ada.

Disamping cinta-cintaan antara detektif Beckett dan Castle, ada juga antara Ryan dan Jenny. Kemudian tak lupa di episode berapaaaa gituh terungkap juga kisah antara Lennie dan Esposito.

Terus tidak hanya drama percintaan saja. Drama keluarga antara Castle, Alexis anaknya, dan Marthe ibunya pun tidak kalah menarik.

Rekomendasi sekali sumpah!

Sampai saat ini, 2 minggu berlalu sejak saya mulai menonton, saya sudah menghabiskan 3 season. ^^

Advertisements

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s