Rp.350.000 Untuk Paket Komplit Prostitusi Jakarta

20170905_234119
Hayooo, sapa yang pernah kesini. . .?

Sekitar empat bulan yang lalu, saya ada tepar dan hampir rawat inap di rumah sakit dengan keluhan muntah, keram perut akut, plus lemes derajat dewa.

Diagnosa nya? Keracunan alcohol. What? Yes! Saya hampir menginap di hotel putih bau obat itu karena saya keracunan alcohol.

How so? Ya karena saya kebanyakan minum alcohol lah! Ha ha

Jadi ceritanya saya waktu itu dapet tugas buat jemput klien kita dari bandara dan nganter kemana aja mereka pengen.

Yeah, saya jalanin, saya sanggupin. I mean apa susahnya sih cuman jemput dan anter doang. Denger keluhan, denger permintaan, turutin, done. Easy peasy, I’ve done it before.

But yang kali ini was nothing like before. Yang kali ini nggak cuman pengen nyari restoran seafood terbaik dan cuz anter istirahat ke hotel.

Yang kali ini pengen. . . have fun dulu!!!

Huah, no no no no, simpan imajinasi kalian itu.

Have fun yang saya maksud di atas bukan mereka pengen have fun sama saya yang dalam tanda kutip begitu ya, mereka pengen ‘diantarkan’ untuk have fun ‘oleh’ saya.

Okay, kalau masih gagal paham, MEREKA PENGEN SAYA CARIKAN CEWEK BUAT MALAM ITU. Get it? Bukan saya ceweknya.

Hah? Don’t “WHAT” me like that. Saya juga nggak kurang shock nya kok sama kalian waktu itu.

Dengan panic saya kemudian menghubungi bos saya untuk memberitahukan situasi yang saya alami.

Beruntung bos saya mengerti dan hanya menyuruh saya untuk menghandle mereka sampai beliau dan asisten 1 datang.

Yeah, saya diminta membawa mereka ke klub daerah manga besar dulu dan menunggu disana, DI DEPAN.

But these guys, they don’t have any patience to ‘menunggu’. They like. . . “Antarkan kami sampai kami registrasi ke klub saja. Kamu bisa tunggu di luar setelah itu.”

And am I have any other choice? Noooo. They were our big fish. Ibaratnya tuh ya, kalau mereka minta saya lari keliling monas buat bikin mereka senang, saya harus lakukan.

Dan pula, apa sih cuman masuk ke dalem buat nemenin regis doang. What harm it can cause. Ya nggak? Maka masuklah kami bertiga ke klub tersebut.

Dari luar sih nggak ada klub-klub nya sama sekali ya. Hotel tok. . . Tapi dalemnya. . .

Setelah registrasi di lobby yang terlihat seperti lobby hotel itu, kami masing-masing mendapat gelang karet dengan nomor di tangan kami. Semacam identitas baru, I guess. Yeah, it is, karena pesanan, bill, panggilan, dkk, semuanya memakai nomor itu.

Dan setelah kami selesai memasukkan semua barang ke loker, seorang wanita berseragam hotel pun membimbing kami masuk ke dalam klub yang sebenarnya.

Seketika kami mengginjak itu lorong remang kedap suara, hentakan-hentakan music up-beat ala-ala klub pun mulai memekakkan telinga.

Actually, its not that bad. Looks like a normal club with music, dance, and liquid.

But then. . . normal club doesn’t have what this club have.

Ada sederetan wanita seksi duduk manis teratur di sofa yang terletak sebelah kiri dari pintu masuk.

Well, still not that odd. I mean, mereka duduk di klub dan terlihat seksi? Very normal. Saya saja yang aneh ke sana dengan rok span dan kemeja.

Sampai kemudian. . . si petugas hotel pengantar kami tadi menyerahkan saya untuk berbicara dengan seorang wanita gembul bersenter dan kemudian saya mengerti apa itu maksud cewek-cewek berbaris seperti itu.

They are ‘mangkal’.

And berbaris manis di lantai yang agak lebih tinggi dari lantai lain di klub begitu? Untuk mempermudah pemilihan.

Dan by the way kalian penasaran apa guna senter nya si wanita gembul alias mami tadi? Buat memanggil si cewek-cewek yang mau di pilih.

Jadi gini, kita bebas mandangin dulu cewek disana mana aja yang kita mau, ngobrol ke mami, terus kalo rasanya mendekati fixed, mami bakal nyenterin itu senter ke wajah mereka dan mereka yang di panggil bakal dateng nyamperin kita buat perkenalan sejenak yang kalau lagi nasib baik bakal jadi transaksi.

This is the ‘petir menggelegar’ moment buat saya secara pribadi.

Not even a proper call or something, they choose you by flashlight on your face. I feel angry.

Dan you know how much they paid per ‘ronde’? Rp.350.000 saja dan plus Rp.100.000 untuk ekstra one girl aka kalo mau threesome or more.

Itu udah termasuk kamar dan tax (kalau ada tax) ya.

Semakin sakit setelah menghitung seberapa sih harga mereka itu sebenarnya setelah potong ini itu mami, hotel, make up, bla bla bla.

Ini kedengeran kek ngejudge ya, but no Im not. Im not in a position to judge anyone. I slept with my boyfriends for free anyway.

I just, tersinggung dengan approach rule yang ada di situ.

Yeah, that’s how I ended up drunk like hell that night.

20170905_235816
Empat gelas ini agaknya mengejutkan buat saya yang bukan peminum.

Tanpa pikir panjang saya pun mengorder margarita dan menegak sekali tegak. Mengorder lagi dan menegak habis lagi sampai dengan gelas ke empat dan nyaris tak sadarkan diri dan diantarkan pulang oleh asisten bos saya.

Guys, bagaimana menurut kalian? Drama kah saya? Apa pendapat kalian dengan Rp. 350.000 ini?

Advertisements

33 thoughts on “Rp.350.000 Untuk Paket Komplit Prostitusi Jakarta

  1. winona571

    Seharusnya ini dilaporkan gubernur baru. Masa cuma Alexis aja yang tidak diperpanjang izinnya. Dengar – dengar kan dia bilang mau bikin Jakarta jadi tinggi “standar moral”nya? Meski jujur ketawa juga soal itu.. Karena menutup tidak menyelesaikan masalah.
    Kalau mau ya… misalnya pengawasan lebih… lagian 350 ribu itu, astaga… murah bener… tidak ada penghargaan sama sekali. 😦 Yakin itu aman?

    Liked by 1 person

    1. Well, serah kalo ada yang mau lapor. Aing sih nonton aja. Ha ha

      Dan aku juga setuju tentang ‘menutup nggak nyelesaikan masalah’. Buktinya tadi pas ngobrol sama salah satu temen kerja dan dia cerita bahwa deket rumah dia di daerah Dadap (Tangerang) juga banyak banget yang perorangan dan itu rentang dari Rp.100 rebu sampe Rp. 200 rebu doang.

      Dan masalah keamanan aku juga ga tau. Yang pasti sih kalo di hotel yang aku posting diatas mereka pake kondom dan itu udah include di Rp.350.000 itu.

      Like

  2. Baru tahu ini. Padahal kan selain si Mbak-nya, ada jasa mami, sewa lapak (mejeng+kamar), keamanan (dalam/dari luar), laundry (ganti seprei, kali), bedak.. sampe beli senter baru kalo rusak :mrgreen: En ni jangan2 lagi masa promo gitu kali ya? 😀

    Liked by 1 person

    1. Iya aku juga baru tau dan kaget pas ngalamin.

      Kalo aku perkirakan ya, satu klien kek nya pendapatan bersihnya maksimal Rp.100 rebu doang paling ya. IDK.

      Dan itu, everyday harga segitu nggak ada promo-promoan. Dikata Matahari :p

      Like

  3. Wkwk… yang beginian beneran ada rupanya? Di kota yang sama tempat kita tinggal? HADUH!

    Ngeri banget Val baca ginian. Dan fakta bahwa tempat maksiat itu dekat bener-bener bikin sadar buat kita supaya pinter-pinter jaga iman plus jaga diri juga. Itu klien sumpah ya. Itu mami sumpah ya

    Oh ya, sama seperti dulu, nongkrong di sini selalu membuatku merasa bertambah dewasa saja! HAHAHA! Nggak berubah kamu mah

    Like

      1. Wow… such an useful info! 😂
        Kebetulan tempat magang di Pasar Baru. Nggak jauh-jauh amatlah. Moga info dari kamu nggak aku salah gunakan ya! 😂😂😂

        Like

    1. Iya Rp. 350.000 doang serius aku tau soalnya aku yang booking dan bayarin (pake card kantor tentu saja). Kalau tambah ekstra cewek misalnya mau threesome, tambah Rp.100.000 doang jadi Rp. 450.000. Asli! Totalan margarita ku sama totalan cewek itu hampir samaan.😂

      Like

  4. Wah kliennya jauh jauh ke jakarte endingnya begituan juga. Heh…. baru tahu saya seluk beluk pekerjaan para pekerja kantoran yang dikirim ke luar kota. Apalagi klo jabatan tinggi, kayaknya mesti pelampiasan biar nggak stres mua ha ha…. 😀

    Liked by 1 person

    1. Iya Shiq, ini jabatan tinggi banget makanya aku ga ada kuasa nolak.

      Dan itu bener-bener sekeluar nya mereka dari pesawat. Banyak juga kok klien kita yang ‘normal’ langsung capek dan pengen di anter ke hotel buru-buru. Tapi ya ada yang begini juga ternyata. Hua ha ha ha

      Like

    1. Stadium itu apa Mi? Nama tempat begitu juga? Aku baru tau lho di Indo ada yang begitu-begitu. Makanya shock. Awalnya tau dunia malam mangga besar ya dunia kuliner yang banyak tempat makan enak fav doang. Eh ada begitu-begitu juga. he he

      Like

      1. Yeah begitulah. Berarti shock saya waktu itu nggak drama-drama banget ya.

        Mengenai pasaran, ini aku jadi aneh ya kek tau banget masalah begini, tapi kemaren salah satu klien kita juga pas ke Balikpapan mah Rp. 2.400.000

        Liked by 1 person

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s