Perkenalkan JHL, Hadiah Terindah Dari 2018

20180930_211843
USG pertama, kandungan usia 2 bulan 3 hari

Sampai dengan hari ini Jum’at 28 September 2018, status perkawinan di KTP saya, masih belum menikah. Itu sama seperti setahun yang lalu saat masih aktif setor tulisan di blog ini, dan tentu saja beberapa bulan kemarin saat USG pertama itu diambil.

Jadi, tidak butuh banyak alasan bukan, untuk menjadikan momen pengambilan foto astronot gagal diatas sebagai momen terburuk didalam hidup saya.

Saking buruknya, saya bahkan sempat berpikir bahwa mendapat berita mengidap kanker atau nekat terjun dari lantai 21 masih lebih baik.

IMG_0319
A few months later. . .

Iya, separah itu, saya sempat ingin bunuh diri.

Siapa sih yang siap hamil di usia 24 tahun saat karir sedang bagus-bagusnya, dan hidup sedang seru-serunya? Terlebih karena pada saat itu, saya juga sedang tidak dalam keadaan bagus, dimana ada si ayah yang siap dibawa berbicara untuk mempertanggungjawabkannya bersama.

Tapi siapa sangka, tujuh bulan kemudian, saya mendapati momen lain yang ternyata jauh lebih dahsyat dari momen sebelumnya. Hanya saja kali ini, kategorinya berubah jadi yang terbaik.

20180930_214412
Suara paling merdu di momen yang paling indah.

Seseorang dengan berat 3.805 kg, panjang 51 cm dan lingkar kepala 35 cm, berhasil dikeluarkan setelah bang dokter membelah dan mengobrak-abrik isi perut saya.

Dia bayi laki-laki yang sehat, sesuai dengan yang sudah diamati lewat USG, dan saya menamainya JHL.

Sungguh anugerah yang tidak bisa ditukar dengan apapun, kebahagiaan terbesar yang pernah terjadi. Dan hebatnya apa coba, itu hanya awal dari rentetan kebahagiaan lain yang kemudian datang beruntun.

joel first picture
Pertama kali foto berdua. . .

Sekarang, hidup saya sudah berbeda. Kata orang-orang, akan jauh lebih berat. Masuk akal memang, mengingat membesarkan anak bedua saja sudah banyak yang ngeluh, bagaimana sendiri?

Tapi saya tidak menyesal. Mempertahankan JHL, saya bisa masukan sebagai keputusan terbaik nomor satu yang pernah saya ambil.

Saat masa-masa sulit itu datang nantinya, saya yakin Tuhan akan ada bersama saya. Kemudian selain itu, ada banyak foto kenangan indah di hape yang bisa turut menyemangati.

IMG-20180509-WA0019
Wefie bareng dokters. Dari kiri ke kanan. Dokter anak 1, dokter anak 2, JHL, Mama, dokter kandungan 2, dokter kandungan 1.

Itu, foto-foto lahiran diatas, diambil pakai kamera hape nya dokter kandungan saya lho.

Sebenarnya sih saya sudah pesan tukang foto melahirkan profesional dari jauh-jauh hari, hanya saja karena tempat renang JHL tiba-tiba bocor dua minggu sebelum tanggal seharusnya, tukang foto nya jadi nggak bisa hadir.

Puji syukur, sekarang sudah berhamburan telepon pintar kamera bagus. Jadi seketika ada momen berharga yang sayang tidak diabadikan, nggak perlu repot-repot nyari kamera DSLR dulu, bisa langsung cekrek pakai hape saja.

IMG_20180516_102631_613
JHL two days old

Makanya pas kemarin ada lomba berhadiah Huawei Nova 3i dari Blog Jiwo, sekalipun saya baru tau udah di akhir-akhir tinggal 2 hari lagi, saya tetap keukeuh pengen ikut, pengen rebut hadiahnya yang super kece.

Kapan lagi coba bisa dapat gratisan hape yang nggak hanya punya tampilan keren, kamera canggih AI, tapi juga dilengkapi memori penyimpan 128 GB dan GPU turbo buat game sepuasnya?

Nggak ada! Cuman sekarang di #GiveawayBlogJiwo berhadiah #HuaweiNova3i_ID aja!

Hadiahnya. . . Sumber Blog Jiwo

Nah setelah saya sentil tentang Huawei Nova 3i yang super kece, kalian pasti jadi penasaran kan pengen kenal sama dia lebih dalam? Kalau gitu simak baik-baik ringkasan keistimewaan Huawei Nova 3i yang bikin saya klepek-klepek dibawah ini:

  1. Tampilan keren.

Nggak usah keluarin duit buat beli case lagi! Berkat desain irish purple nya yang apik, Huawei Nova 3i sudah terlihat elegan dengan tampilan apa adanya.

Blog Jiwo
  1. Kamera canggih AI.

Kemudian untuk selfie, wefie, foto makanan, foto pemandangan, dan teman-teman, kalian juga nggak perlu khawatir. Dengan 4 kamera AI yang dimilikinya, Huawei Nova 3i bisa digandeng untuk mendapatkan jepretan-jepretan yang aduhai tanpa perlu setting sana setting sini sampai pusing pala inces.

  1. Storage buesar!

Kenapa saya menambahkan ‘u’ pada tulisan besar diatas? Tentu saja bukan typo, apalagi bermaksud alay. Itu karena saking besar nya memory Huawei Nova 3i ini.

Hasil gambar untuk huawei nova 31
Tribunnews

128 GB lho. Untuk ukuran smartphone mid-end, ini yang paling besar. Nggak perlu upload foto ke facebook dengan caption seperti “Hape kepenuhan, save di sini aja ya. . .” lagi kan ya. . .^^

  1. Kompatibel diajak main game.

Nah sekalipun sudah emak-emak, jangan kira saya serta merta nggak suka main game lagi. Malah makin senang! Maklum kan kalau anak sudah tidur tapi sendirinya masih segar bugar, apalagi yang bisa dilakukan selain scroll IG Mimi Peri atau enggak main game.

Dengan Huawei Nova 3i, saya akan bisa bermain game sampai puas tanpa kendala lemot-sendat lagi. Itu semua, terimakasih kepada inovasi GPU Turbo yang menyertainya.

Nah bagaimana? Kalian jadi pada ikut kepincut kan?^^

Tulisan ini diikutsertakan dalam giveaway blognya Jiwo.

Advertisements

18 thoughts on “Perkenalkan JHL, Hadiah Terindah Dari 2018

  1. Selamat atas kelahiran anak pertamanya, Mba Vallen.. Semoga anaknya jadi kebanggaan dan sehat selalu..
    Mba Vallen juga cepat pulih, selalu sehat, selalu semangat..
    Amin amin..

    Kagum sama cara kamu menghadapi kondisi ini, dan mengambil keputusan yg mengubah semua jalan hidupmu kedepan..

    Salam kenal btw, I am Pebri, your silent reader..

    Liked by 1 person

    1. Amiiin. Makasih mbak Pebri atas doa dan kesediaannya membaca blog ini. Doa terbaik buat kamu dankeluarga juga ya. . . ^^

      Aku setuju dengan ‘merubah’ yang mbak katakan. Berbeda sekali dengan banyak orang yang bilang ‘menghancurkan’. -_-

      Like

  2. Kamu kereeeen amaaat siik.
    Terimakasih sudah membuat keputusan terbaik yang menghidupkan 1 nyawa manusiaa. 🙂
    Konon katanya menjadi Ibu itu berat, kamu pasti kuat!
    Dan akan ada selalu keluarga yang mendampingi. Welcome to motherhood!

    Liked by 1 person

      1. Hua ha ha abisnya kemaren-kemaren nggak ada ide lain selain pengen tulis tentang ini, tapi nyali masih belum ngumpul, baru sekarang.

        Btw tentang nggak tidur, aku bener-bener nggak ngerasain itu lho. Anakku malem anteng banget bobo jam 5/6 sore, bangun-bangun jam 5 pagi. Capek gendong doang gegara anak bau tangan problem ku mah. Hua ha ha

        Like

  3. winona571

    Whoaaaa… Selamat Valendri… Mantab! saya kagum sama kamu, Val….
    Dan saya rasa, kalau hal ini terjadi pada saya, saya akan melakukan hal yang sama. Kemungkinan membesarkan anak sendiri, berat… mungkin iya. Tapi bisa dilakukan…

    Liked by 1 person

      1. winona571

        Iyalah… karena bagi saya tidak mungkin mengambil nyawa orang lain (apalagi darah daging sendiri) hanya karena saya tidak siap bertanggung jawab atas keputusan saya sndr. Ini juga sudah kesepakatan saya dengan SVR. Nggak ada yang namanya aborsi!
        Tetap SEMANGAT!!!!!

        Like

What you think guys?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s