9 Perbedaan Saat Memiliki Pacar Bule Dibanding Pacar Lokal

Via Wowkeren

Maybe banyak yang berpikir bahwa cerita diatas sangat aneh dan menjijikan, but somehow, saya malah merasa kagum dengan keberanian mereka khususnya si wanita. Saya yakin meskipun di luar negeri, dunia masih tidak sebegitu mudahnya untuk menerima pasangan yang se-ekstrim mereka.

Anyway, kembali ke postingan saya. . . BULE DAN LOKAL. . .

Warna kulit dan penampilan mereka saja berbeda, well, itu tidak sepenuhnya PASTI menjamin bahwa RASA berpacaran dengan mereka juga berbeda, but it DID actually.

BIG NOTE: TIDAK BERLAKU UNTUK SEMUA BULE DAN SEMUA INDONESIA. INI HANYA PENGALAMAN SAYA SECARA PRIBADI.

Saya tidak tahu pengalaman kamu, kamu probably memiliki lebih banyak pengalaman lagi, dan tentu saja wellcome untuk share di kolom komentar nanti, tapi ini pengalaman saya selama setidaknya lima tahun belakangan>>> 🙂

Continue reading “9 Perbedaan Saat Memiliki Pacar Bule Dibanding Pacar Lokal”

Sex Before Married ≠ Sin

sumber gambar: sivenation.wordpress.com260 × 335Telusuri pakai gambar

Beberapa minggu yang lalu, saya melakukan video call dengan NB, itu di hari Minggu.

Lupa dengan fakta bahwa dia beragama Buddha, saya menanyakan akankah dia pergi ke gereja nanti setelah siang (note: kami melakukan video call sekitar jam 11.00 WIB di mana di Vancouver masih jam 8 malam).

Dia berkata tidak, dan memberitahu bahwa dia Agnostik.

Kamu tahu apa itu Agnostik, kan? Kata dia. Saya jawab iya, tapi rupanya pemikiran saya tentang definisi Agnostik itu salah selama ini. Kapan sih kamu bener Val?

Continue reading “Sex Before Married ≠ Sin”

Maybe You Should Go and Love Yourself

fty

Long time ago, saya juga penggemar nya Justin Bieber. Long banget sih, soalnya saya pensiun seketika setelah dia berubah dari unyu-unyu, putih, cakep, imut, impian semua wanita menjadi bringas, ganas, blangsak, bertato, bertindik dan pelanggar aturan.

Suara JB yang dulu adem di dengerin contohnya di lagu Baby berubah menjadi suara yang ‘sange’ dan bikin merinding di lagu Boyfriend.

Saya memang tidak menjadi haters tapi saya juga berhenti menjadi fans. Saya tidak meludah terhadap lagu nya, tapi saya juga tidak mendengarkan dan meleleh seperti dahulu kala. *asek* Well, sampai beberapa minggu yang lalu saya ‘nebeng’ mendengarkan lagu di headset teman dan kebetulan teman saya itu mendengarkan lagu JB yang judulnya Sorry dari album Purpose 2015.

Continue reading “Maybe You Should Go and Love Yourself”

Kenapa Saya Suka Sama Bule? How Can You Be A Bule(s) Hunter?

paul-walker-fast-7-movie-cgi-scenes-fstoppersSumber gambar:fstoppers.com701 × 405Telusuri pakai gambar

Holla, its me, again^^

Mengingat pada postingan ini aku telah menjanjikan akan menulis tentang asal mula bagaimana cerita aku bisa menentukan ‘bule’ sebagai kriteria utama dan prioritas untuk menjadi pacarku, dan aku adalah satu dari sedikit orang di planet bumi yang (gaya nya) selalu berusaha menepati janji, maka aku membuat postingan ini. Mungkin panjang, jadi siapkan segelas kopi susu, camilan, dan silahkan menjadi ‘orang kepo’ beberapa  menit ke depan^^

Continue reading “Kenapa Saya Suka Sama Bule? How Can You Be A Bule(s) Hunter?”