5 Alasan Teman One Night Stand (ONS) Kamu Tidak Menghubungi Lagi

Kadang kamu akan bertemu dengan partner ONS yang memiliki label “Hot and Lucious” yang hanya dengan memandang dia saja sudah membuat kamu hampir orgasme dan berteriak “Oh God oh no oh wow!”

Atau kemungkinan lain juga kamu bisa saja jatuh cintrong pada pandangong pentama sama si dia dan beteriak “Oh my oh sh*t oh f*ck!”

Yeah. Those stuff happened! Sometime kamu memang akan secara magic bertemu dengan dia yang jauh di dalam lubuk hati kamu kamu inginkan lebih dari petualangan satu malam.

Continue reading “5 Alasan Teman One Night Stand (ONS) Kamu Tidak Menghubungi Lagi”

Advertisements

Kisahku Dan ARL》》 Part 2

Burung apa ya? Sedih banget muka nya. . .

Ah sebenernya malu sih bikin kek ginian. Apalagi sampe ber-part-part kayak Cinta Fitri.

But mau gimana lagi, jiwa berbagi saya benar-benar tidak bisa diabaikan. Dan juga saya benar-benar berharap dengan membaca ini teman-teman bisa belajar dari pengalaman kecil saya dan tidak akan pernah jatuh ke lubang yang sama.

Continue reading “Kisahku Dan ARL》》 Part 2”

(Cer-bung) One Night Stand: Chapter 3

Gambar sedekah dari Pao Pao Oppa.. sumbernya dari sini

Baca dulu:

Chapter 1, chapter 2

Sinar matahari masuk dari tirai yang terbuka dan memapar wajah Lusi. Ia menggeliat namun terasa sesak dan terlalu hangat, nyaris mendekati panas. Ada sesuatu yang berat menindih tubuhnya. Membuka mata dengan malas, Lusi nyaris berteriak saat melihat tangan kekar dengan bulu keperakan sedang menangkup payudara nya dari belakang.

Matanya menjelajah ke seisi ruangan, menyelidik dan menemukan bahwa dia berada di sebuah ruangan asing unknown area.

Dimana dia sekarang? Alis nya berkerut bingung masih dalam suasana setengah sadar. Lalu penggalan-penggalan kejadian yang terekam seperti film dewasa berkelebat di kepalanya.

Pertemuan di depan McD, perjalanan di mobil, check in di hotel, hingga ke teriakan-teriakan orgasme mereka.

Continue reading “(Cer-bung) One Night Stand: Chapter 3”

(Cer-bung) One Night Stand: Chapter 2

Gambar sedekah dari Pao Pao Oppa.. sumbernya dari sini

Dari kejauhan Sam melihat seorang gadis dengan hotpants, jaket biru laut yang setengah diresleting menyeberang secara ceroboh melewati keramaian, sementara di atasnya ada jembatan penyeberangan. Jesus, satu hal yang membuat Sam heran adalah mengapa orang-orang di negara nan cantik ini memiliki suatu hobby yang sama?

MELANGGAR ATURAN!

Menyeberang secara amburadul, mengabaikan lampu merah, mencoret tembok dengan graffiti aneh–mungkin lebih bisa di sebut tulisan-tulisan aneh–, banyak pula orang muda di komuter line, busway atau bus biasa pun membiarkan lansia dan ibu hamil berdiri, sementara mereka duduk nyaman.

Semakin mendekat, ia semakin mengenali bahwa wanita itu adalah Lusi. Ia menenteng tas tangan kecil yang mungkin berisi handphone dan dompet.

Sangat mudah di kenali, ia terlihat sangat mirip dengan yang di foto dengan rambut di gelung seperti itu, hanya saja  dalam versi yang lebih kecokelatan. Kamera 360 pasti. Ia tahu karena adik angkatnya Vanessa yang merupakan orang Indonesia juga tidak akan mau berfoto jika tidak menggunakan kamera 360 atau kamera edit lainnya. Bahkan melalui SLR pun Vanessa akan mengeditnya dengan entah apa itu photo editor keluaran Korea.

Continue reading “(Cer-bung) One Night Stand: Chapter 2”

(Cer-bung) One Night Stand: Chapter 1

Gambar sedekah dari Pao Pao Oppa.. sumbernya dari sini.

“Pengacara seksi (34D dengan bokong sebelas-dua belas Nicky Minaj) yang mencari seorang pria (atau lebih) untuk hubungan one night stand, fuck buddy (maksimal friend with benefit). #panjang minimal 17 cm dengan diameter sebesar-besarnya. Dan pastinya harus tahan lama. Yang suka makan terong, GO AWAY!”

“Oh My God.”

Keduanya, Lusi dan Kinar berujar setelah membaca kolom ‘Lain-lain’ di form dating site yang ingin di ikuti Lusi, namun dengan nada dan ekspresi berbeda.

Lusi penuh semangat dan full charge untuk menekan tombol Submit, sedangkan Kinar terbelalak ngeri seakan yang berada di layar adalah ribuan laba-laba raksasa. “Gila.” Gumam Kinar sambil mengeleng.

“Kenapa? Tidak akan melanggar hukum kan, menulis 34D walaupun ukuranku hanya 34C.” Lusi benar-benar telah menekan tombol Submit.

Continue reading “(Cer-bung) One Night Stand: Chapter 1”