Maybe You Should Go and Love Yourself

fty

Long time ago, saya juga penggemar nya Justin Bieber. Long banget sih, soalnya saya pensiun seketika setelah dia berubah dari unyu-unyu, putih, cakep, imut, impian semua wanita menjadi bringas, ganas, blangsak, bertato, bertindik dan pelanggar aturan.

Suara JB yang dulu adem di dengerin contohnya di lagu Baby berubah menjadi suara yang ‘sange’ dan bikin merinding di lagu Boyfriend.

Saya memang tidak menjadi haters tapi saya juga berhenti menjadi fans. Saya tidak meludah terhadap lagu nya, tapi saya juga tidak mendengarkan dan meleleh seperti dahulu kala. *asek* Well, sampai beberapa minggu yang lalu saya ‘nebeng’ mendengarkan lagu di headset teman dan kebetulan teman saya itu mendengarkan lagu JB yang judulnya Sorry dari album Purpose 2015.

Continue reading “Maybe You Should Go and Love Yourself”